___________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Doa pagi dan sore

Ya Allah......, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang, pajak, pembuat UU pajak dan kesewenang-wenangan manusia.

Ya Allah......ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim dan para penarik pajak serta pembuat UU pajak selain kebinasaan".

Amiiiiin
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________

Thursday, December 10, 2015

Siklus Kondratieff - Bagian 1

Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.


****Pembaca yang budiman, menyambung post yang lalu (yang agak lama..) berikut ini artikel mengenai fenomena siklus di dalam ekonomi yang disebut Siklus Kondratieff sering disebut supercycle. Artikel ini akan diulas pada bagian 1, 2 dan 3.. selamat menikmati ... keep calm and carry on reading .. ****


https://sp.yimg.com/ib/th?id=OIP.M8731e1bbc6c3c2e572139c23796968a5o0&pid=15.1&w=133&h=112&p=0Pembaca mungkin pernah dengar yang namanya Hyde Park corner di Central London. Bagian dari Hyde Park yang digunakan orang-orang untuk mengeluarkan speech/unek-uneknya dengan bebas. Banyak sekte-sekte keagamaan yang sering menyebarkan kepercayaannya dan merekrut pengikut, salah satu diantaranya adalah Hare Krishna dan Moonies. Pernah sekali, saya didatangi oleh pengikut dari sekte Moonies dan diajak bercakap-cakap. Ia seorang pria berkulit putih (caucasian). Tujuannya mudah diterka, yaitu mencari pengikut.


Dia menerangkan kepada saya tentang adanya siklus 2000 tahun. Pertama-tama, katanya, Tuhan menciptakan Adam. Pada penciptaan ini Tuhan ingin membuat suatu keluarga manusia yang bahagia dan sesuai dengan keinginan Tuhan. Tetapi ternyata kemudian gagal karena Adam melanggar larangannya. Karena Tuhan maha kasih, maka 2000 tahun kemudian dikirimkanlah Abraham (Ibrahim) sebagai mesiah dengan tujuan yang sama yaitu membentuk keluarga manusia yang sempurna. Nampaknya Abraham dianggap juga gagal, sampai-sampai anaknya harus disembelih. Dua ribu (2000) tahun kemudian, Tuhan mengirimkan mesiah baru, Musa dengan Tauratnya. Musa juga dianggap gagal, dia tidak hanya sampai melakukan penaklukan Jerusalem, tetapi misi untuk membuat keluarga yang sempurna masih gagal. Dan mesiah pada 2000 tahun berikutnya adalah Jesus, yang juga dianggap gagal karena Jesus tidak berkeluarga. Dan sekarang sudah 2000 tahun. Mesiah baru seharusnya muncul, katanya seakan mengakhiri hipotesanya dengan pintu terbuka dan mengharapkan pertanyaan dari saya mengenai siapa mesiah yang baru untuk abad ini. Karena tanggapan saya tidak seperti yang diharapkan, maka dia akhirnya menyebut pendeta Sun Myung Moon dari Korea Selatan sebagai mesiah untuk abad ini.


Teori siklus 2000 tahun ini sangat rapuh, kerana hanya mempunyai asumsi-asumsi dasar serta apa disebut kondisi perlu (necessary conditions) dalam ilmu logika dan matematik. Sayangnya suatu teori, walaupun disokong oleh puluhan kondisi yang diperlukan, tetap akan lemah tanpa kondisi cukup (suffiecient condition). Karena kondisi yang diperlukan, walaupun banyak tidak akan bisa mencukupi. Hanya kondisi cukup (sufficient condition), walaupun hanya satu, yang bisa membuat suatu teori tegar. Antara Abraham dan Musa serta Jesus, masing-masing berkisar antara 1000 – 1300 tahun, bukan 2000 tahun. Tetapi berdebat dengannya mengenai sejarah akan panjang, dan itu tidak saya inginkan. Saya akhirnya memperoleh suatu argumen yang elegan untuk mematahkan teori siklus 2000 tahun ini.


Anda tahu...., sebenarnya mesiah baru yang benarnya adalah anda, bukan pendeta Moon” kata saya. “Sebabnya, ...... Abraham adalah Yahudi berkulit putih dan bukan orang Oriental. Musa juga Yahudi, bukan orang Oriental. Jesus juga berkulit putih. Kalau anda mengikuti pola ini, maka seharusnya mesiah yang sekarang adalah berkulit putih dan disunat. Anda seperti itu bukan?” lanjut saya dan membuat matanya terbelalak dan tidak mampu berkata-kata karena tidak menyangka teori saya yang lebih baik itu akan menganggap dia lebih tinggi dari pada pendeta Moon yang diagungkannya.


Catatan:
Sekte Moonies adalah sekte yang suka menyelenggarakan perkawinan massal, terutama antara orang Korea dengan orang Barat. Nama resmi sekte ini adalah Unification Church atau Gereja Penyatuan.


Apa yang diceritakan oleh pendakwah yang saya temui itu, tidak 100% berasal dari Divine Principle, buku yang dijadikan pegangan oleh pengikut Moonies. Dalam Divine Principle, cerita siklus 2000 tahun itu tidak mengikut sertakan Abraham dan Musa. Padahal dalam Divine Principle ceritanya dari Adam ke Jesus kemudian ke Sun Myung Moon.


Hikmah cerita di atas mewakili opini-opini yang logis mengenai teori siklus. Dengan kata lain, teori siklus sosial, ekonomi tidak mempunyai dasar yang ilmiah. Tetapi banyak yang mempercayainya. Ini termasuk juga siklus ekonomi Kondratieff yang sangat terkenal di kalangan para investor. Saya bukan orang yang termasuk percaya pada siklus Kondratieff atau siklus-siklus sosial-ekonomi lainnya, kecuali siklus alam seperti siang-malam, siklus musim tahunan, yang semuanya memang ada kaitannya dengan perputaran benda-benda alam. Akan tetapi, demi memudahkan penjelasan dan mengenakkan jalan cerita, maka saya akan gunakan siklus Kondratieff ini sebagai pengantar cerita.


Nikolai Kondratieff adalah seorang akademisi dan ekonom Russia yang hidup di sekitar tahun 1920an yang mendapat tugas untuk menyelidiki naik-turunnya ekonomi kapitalis. Hasil risetnya dikemudian hari dikenal sebagai siklus jangka panjang Kondratieff. Periode yang ditelitinya adalah tahun 1785-1926 (14 dekade). Waktu itu the Great Depression 1930an belum terjadi. Karena Kondratieff mengatakan sesuatu yang tidak diharapkan oleh rejim komunis, yaitu kapitalisme tidak akan runtuh. Akibatnya ia dikirim oleh Stalin ke kamp kerja paksa di Siberia dan meninggal tahun 1938 pada umur 46 tahun, yang masih cukup muda untuk mengakhiri penderitaannya di kamp kerja paksa.


Teori Kondratieff, sekiranya bisa disebut teori, didasari oleh karakter harga, suku bunga, harga bahan dasar, upah, volume perdagangan internasional, dan data-data lain. Naik-turunnya aktifitas ekonomi (dan juga sosial), menurut pengamatannya, membentuk suatu siklus yang berulang setiap 50-60 tahun. Setiap siklus terdiri dari 4 fase yang dinamainya sesuai dengan 4 musim dalam setahun: musim semi (K-Spring), musim panas (K-Summer), musim gugur (K-Autumn) dan musim dingin (K-Winter). Kritik terhadap teori ini menganggap terlalu dini untuk membuat kesimpulan, karena datanya hanya merupakan 2 putaran siklus. Siklus 6-7 dekade diturunkan dari data sepanjang 14 dekade, kurang memenuhi syarat untuk dijadikan rumus empiris yang akurat. Tetapi hal ini tidak akan menghalangi kita untuk membahas teori ini.


Banyak analis dan penulis yang bergerak di dalam bidang ekonomi dan investasi mendasari analisanya dan menggunakan siklus Kondratieff ini. Seperti Marc Faber1 dalam bukunya Tomorrow’s Gold dan Gary Shilling2 dengan bukunya Deflation. Mereka hanya sebagian kecil dari sekian banyak pengarang yang menyelipkan siklus Kondratieff sebagai bagian dari bukunya.


Di dalam buku-buku yang ada sekarang contoh-contoh kejadian yang bisa dicocokkan dan relevan dengan fase-fase dalam siklus Kondratieff, biasanya yang berkaitan dengan Amerika Serikat. Hal ini bisa dimengerti karena dominasi Amerika dalam bidang akademi dan ekonomi yang menimbulkan kultur Amerika-sentris.


Fase Musim Semi (K-Spring – Fase Inflasi/Ekspansi)
Periode ini sering disebut dengan K-Spring. Bak musim semi, kehidupan dan segala aktivitas dimulai. Biasanya K-Spring dimulai setelah berakhirnya suatu perang yang didukung oleh rakyat sampai berakhirnya perang. Di dalam sejarah Amerika Serikat, perang menjelang K-Spring ini contohnya adalah Perang Dunia II (1938 – 1945) dan perang Amerika-Spanyol (1898).


Usai perang semangat untuk maju dan memulai lembaran hidup baru masih tinggi. Tingkat tabungan cukup tinggi karena kecenderungan menabung pada periode sebelumnya. Tingkat hutang masih rendah. Suku bunga masih rendah sehingga bisa menunjang investasi dan ekspansi ekonomi. Harga saham, properti dan komoditi masih murah. Pertumbuhan ekonomi mengalami percepatan. Harga-harga bahan komoditi, upah buruh, harga saham secara bertahap meningkat. Uang yang beredar dan perputarannya meningkat. Keuntungan perusahaan yang meningkat membuat investasi di sektor teknologi juga meningkat untuk membuat produksi barang dan jasa lebih murah. Pada masa ini investasi di saham, komoditi dan real estate sangat baik.

Tahun-tahun yang bisa dikatakan sebagai K-Spring menurut banyak analis adalah 1794-1800, 1844-1858, 1896-1907, 1949-1966.




Fase Musim Panas (K-Summer)
Pada fase K-Summer ini, ekonomi sedang menuju puncaknya. Pertumbuhannya tidak lagi secepat sebelumnya. Resesi muncul disertai dengan inflasi yang tercermin oleh naiknya harga barang, bahan komoditi dan suku bunga. Harga saham cenderung turun atau stagnan. Dunia bisnis juga tidak lagi membukukan pertumbuhan keuntungan. Perang, suatu aktivitas yang dibiayai pemerintah, juga banyak terjadi pada periode ini. Perangnya biasanya diakhiri dengan rasa ketidak puasan di dalam masyarakat. Di dalam sejarah Amerika, contohnya menurut Gary Shilling3 adalah Perang Dunia I dan perang Vietnam. Ini yang membuat harga bahan komoditi naik dan inflasi. Investasi yang terbaik pada masa ini adalah emas, bahan komoditi dan real-estate.


Periode-periode yang bisa dikategorikan ke K-Summer banyak analis adalah 1800-1816, 1858-1864, 1907-1920, 1966-1982.


Fase Musim Gugur (K-Autumn)
Ada yang mengatakan bahwa periode ini adalah periode bahagia, walaupun pertumbuhan ekonomi pada fase ini cenderung datar. Harga-harga, termasuk harga barang komoditi, perak dan emas cenderung untuk stabil atau turun. Sehingga bukan menjadi pilihan investasi. Bisnis bisa membukukan pertumbuhan keuntungan, tetapi tidak setinggi pada fase-fase sebelumnya. Yang menyolok lagi ialah, hutang akan tumbuh dengan cepat dan aksi spekulasi dengan menggunakan leverage (bantuan) hutang cenderung naik, mania merebak. Investasi yang terbaik pada periode ini biasanya saham, bond korporasi, real-estate, barang antik dan barang koleksi seni sampai ke investasi di sektor teknologi inovasi baru kemungkinan ditemukan pada fase ini.

Periode-periode yang bisa dikategorikan ke K-Autumn banyak analis adalah 1816-1835, 1864-1874, 1920-1929, 1982-2000.

Sampai disini dulu, saya akan lanjutkan Siklus ini di Bagian 2 : Fase Musim Dingin (K-Winter), dimana masa koreksi dominan

1 Tomorrow’s Gold, Marc Faber, CLSA 2002, hal 110-144
2 Deflation, Gary Shilling, McGraw-Hill, 1999, hal 137 - 143
3 Ibid

12 comments:

Anonymous said...

Pak IS, kalau saya lihat di kolom portofolio-nya sudah ada perubahan ya? Apakah Pak IS sudah tidak yakin dengan teori "US Dollar pulang kampung"? Mohon pencerahan. Terima kasih.

Imam Semar said...

Portfolio masih sama. Hanya saya perinci saja.

Saat ini saya sudah tidak punya saham.

Ada hutang dalam rupiah yng dikonversikan ke dollar

Ada dollar cash-fisik

Masih ada dollar dalam bank account.

Tidak punya emas kecuali perhiasan istri.

Sedang membunjuk istri untuk menjual berlian2 nya. Dimasa datang, harga berlian mungkin jatuh untuk selamanya, karena sudah ditemukan cara membuat berlian dengan nano-teknologi. Kualitasnya lebih baik dari pada berlian alam. Baik dari segi kekerasannya, sinarnya, kejernihannya,....

Imam Semar said...

Satu lagi --> Tidak punya properti nganggur.

Anonymous said...

Pak IS

Ada berita yg menyakini bahwa property akan melejit kembali tahun depan setelah lesu di tahun ini.
Bagaimana teori dan tanggalan pak IS?

Terima kasih

Imam Semar said...

Yakin kah property bakal naik????

Heru said...

Hehe...mungkin beritanya advertorial alias yg ngomong developer...belakangan saya juga lihat di berita2 seperti itu tapi ujung2nya yg bilang itu developernya sendiri :D

Unknown said...

Menurut pak IS, junkbond selloff akankah dimulai tahun ini juga atau tahun depan? Bagaimana dampaknya pada APBN RI 2016?

Thanks

Anonymous said...

Apakah 4 fase Musim itu berlaku utk indonesia juga?
Apakah sdh ada ahli ekonom yg memetakan perekonomian indonesia?

p45 said...

Sedikit informasi(unek2 tepatnya), untuk infrastruktur lumayan berat dgn eskalasi dibatasi max 10%(jomplang dgn nilai tukar acuan 2015 Rp12500/usd).

Pendanaan subsidi infrastruktur tambal sulam(menggeser dana pasif dr anggaran lama ke anggaran baru, ngutang ke anggaran lama).

Dana di atas baru terkumpul 30% dari total kebutuhan(ngutang ke depan, belakang, atas, bawah, kanan & kiri gak ada wujudnya)

Proses lelang dilakukan lbh awal dgn acuan Rp13900/usd (eskalasi 10% Rp15290/usd *kalo disetujui, yg kemarin sih gak disetujui)

Untuk APBN 2016 akan lebih berat direalisasi sektor infrastruktur(penggeseran APBN 2015 ke APBN-P 2015 baru 30%).

"2016 akan lbh baik" macam dejavu "september begini, oktober-november begini (nunjuk atep)"

Anonymous said...

Property bisa naik syaratnya suku bunga diturunkan dan uang di banjiri seperti QE, lalu inflasi maka naiklah property. Coba tanya The Fed kalau mau qe lagi tahun depan, baru property naik lagi.

Anonymous said...

Hamba-Nya,

Maaf tulisan saya ini melenceng dari topik, namun pesan ini begitu penting dan mendesak.

Membaca tulisan di atas saya sungguh terharu dan bangga pak IS bersama rekannya memiliki pola pikir yang sangat luas dan "matang" dan pro open-mind, jika sekiranya orang-orang seperti pak IS banyak ditemukan di negeri ini, pastilah kita aman dan damai.

Memang benar bahwa banyak ajaran sesat dan sekte-sekte menyimpang karena doktrin yang salah kaprah, dan Yesus sendiri sudah mengingatkan akan banyak muncul nabi-nabi palsu yang akan menyesatkan banyak umat-Ku, lebih baik batu kilangan diikatkan di atas kepalanya lalu ditenggelamkan ke laut. Yesus begitu marah sekali melihat nabi-nabi palsu dan orang-orang yang mengaku-ngaku sebagai Mesias.

Jujur saya katakan bahwa nabi-nabi palsu atau pendeta-pendeta palsu banyak kita temui mengembalkan jemaat dengan ajaran menyesatkan "Ajaran kemakmuran"

Berilah persepulahan, maka Tuhan akan memberkati Sdr/i berkali-kali lipat bahkan beribu-ribu kali lipat!
Sehingga jemaat pun berlomba-lomba memberikan persepuluhan kepada gereja karena mereka sudah mendapat doktrin yang salah, bahwa semakin besar persepuluhan ke gereja, maka semakin besar pula return-nya. Mengalahkan teori investasi dlm ilmu eonomi.

Celakanya, ada beberpa gereja yang saya dengar (fakta) dimana para pendeta berpesta pora menikmati uang yang melimpah yang diperoleh dari persepuluhan tadi tidak ada pembukuaan keuangan dari gereja tersebut dan tidak pernah diumumkan kepada jemaatnya, yang tahu hanya pendeta (gembala sidang)nya. Uang pemasukkan banyak, tidak kena pjak lagi.


Padahal arti dari persepuluhan itu sebenarnya Tuhan hendak mengajarkan umat-Nya agar iklas memberikan harta untuk diberikan kepada orang lain yang kurang mampu tanpa ada niat untuk mendapat balas dari si penerima.

Bagi Sdr/i yang mengaku sebagai orang Nasrani dan belum paham arti tentang persepuluhan, coba Anda renungkan ini:

Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang Maha Kuasa, Maha segalanya yang menciptakan alam semesta termasuk bumi dan isi bumi (harta benda yang kita punya adalah dibawah kendaliNya). Tuhan tidak kekurangan uang sehingga DIA harus minta kepada manusia untuk memberikan persepuluhan.

Menurut hemat saya persepuluhan tidak mesti diberikan ke gereja, persepuluhan juga dengan memberikan bantuan dari harta yang kita punya utk membantu orang yang benar-benarha membutuhkan.

Memang, sebagai warga jemaat tentu kita juga harus memikirkan uang makan dan kesejahteraan para pendeta. Dan itu tidak salah, kita berikan iuran kepada gereja.
Kalau bukan dari jemaat, siapa lagi.


Wow.... BERTOBATLAH HAI NABI-NABI PALSU HAI PENDETA-PENDETA PALSU!

Tuhan Yesus akan segera datang!



P.S

Besok minggu depan kita akan menyaksikan pembukaan dari Materai ke-3 sesuai nubuatan kitab Wahyu terkait dengan kejatuhan ekonomi dunia:
Economy collapse:junk bond, stock market, hihg-yield bond, everything will be revealed.. mirip dengan prediksi pak IS, namun endingnya adalah The End Time

INGAT!
Hanya penyerahan dan pertemuan Sdr dengan Tuhan yang sebenarnya sebagai SAFE-HEAVEN.


Salam,
Hamba-Nya.

Anonymous said...

Bagi komentator bernafas agama...
Bila memang niat murni misionaris, hemat saya sebaiknya langsung bertindak saja daripada anda hanya lewat tulisan.

Seperti mereka yg membantu fakir miskin, memberi zakat, bederma kpd panti panti atau ikut kelompok kemanusiaan.

Tindakan mulia akan lebih diterima daripada hanya tulisan atau kata kata.

Karena pada hakikatnya berbicara memang lebih mudah daripada bertindak.

Pak IS..kapan artikel bagian ke2 akan dimuat?
Mohon pertanyaan2 dari komentator berkaitan sebisa mungkin di balas spy kita artikel menjadi lebih hidup.

Terima kasih