___________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Doa pagi dan sore

Ya Allah......, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang, pajak, pembuat UU pajak dan kesewenang-wenangan manusia.

Ya Allah......ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim dan para penarik pajak serta pembuat UU pajak selain kebinasaan".

Amiiiiin
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________

Saturday, October 25, 2008

Chart Gallery - Kinerja Emas Dalam Beberapa Mata Uang

Untuk melengkapi tulisan minggu ini, kami tampilkan kinerja emas dalam beberapa mata uang asing. Anda akan terkejut karena emas membuat rekor baru dimasa krisis kredit saat ini.

Klik Chart untuk memperbesar.



















Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

DEPRESSI 1929, BAKRIE GROUP DAN EMAS (II)

MAU KE MANA ENGKAU EMAS

Pengantar
Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan minggu lalu.

Kami memperoleh banyak pertanyaan mengenai emas, terutama dari kalangan rekan yang awam mengenai investasi dan ekonomi. Oleh sebab itu EOWI kali ini akan menurunkan sebuah artikel yang berkaitan dengan investasi emas. Kami akan buat agak terinci sehingga orang awampun nantinya bisa tindak seperti professional.

Sebelum kami bercerita mengenai emas, kita lihat perkembangan dan perambatan krisis 2007 dan panik 2008. Dalam minggu ini, krisis yang dimulai dari subprime, berkembang menjadi credit crunch, dan sekarang terka? Emerging economy melt down. Belum sih...., tetapi sudah ada gejala ke sana. Seperti Argentina akan menyita dana pensiun untuk membiayai pengeluaran negara [link].

Oct. 22 (Bloomberg) -- Argentine stocks had their biggest two-day drop since 1990 and dollar bond yields topped 30 percent as a planned takeover of pension funds heightened concern the government is headed for its second default this decade.

The benchmark Merval stock index sank as much as 18 percent on speculation President Cristina Fernandez de Kirchner plans to use the funds' $29 billion to meet financing needs that have swelled as prices on the country's commodity exports tumbled. Argentina hasn't had access to international debt markets since its 2001 default and demand for its local bonds has dried up on concern the government is underreporting inflation
.

Surat hutang negara Argentina terancam gagal bayar. Seperti tahun 2001.

Tidak hanya Argentina, tetapi juga negara pencetak billioner terbesar selama dekade ini yaitu Russia, juga mengalami ancaman gagal bayar surat hutang negara. Uuup, ternyata bukan Russia saja tetapi Hongaria, Ukrania, Belarus, Romania, seperti yang dilaporkan the Telegraph. [link]

By Ambrose Evans-Pritchard
Last Updated: 5:50PM BST 24 Oct 2008

Russia's financial crisis is escalating with lightning speed as foreigners pull funds from the country and the debt markets start to price a serious risk of sovereign default.

The cost of insuring Russian bonds against bankruptcy rocketed to extreme levels yesterday. Spreads on credit default swaps (CDS) reached 1,123, higher than Iceland's debt before it sought a rescue from the International Monetary Fund.

Moves by Hungary, Ukraine and Belarus to seek emergency loans from the IMF have now set off a dangerous chain reaction across Eastern Europe.

Romania had to raise overnight interest rates to 900pc on Wednesday to stem capital flight, recalling the wild episodes of Europe's ERM crisis in 1992. The CDS spreads on Ukraine's debt have topped 2,800, signalling total revulsion by investors.

Rating agency Standard & Poor's issued a downgrade alert on Russian bonds yesterday, warning that a series of state rescue packages worth $200bn (£124bn) could start to erode the credit-worthiness of the state.

EOWI punya plesetan untuk Surat Utang Negara, SUN menjadi Sita Untuk Negara. Dari tahun ke tahun demikian lah kenyataannya.

EOWI tidak akan heran kalau Australia juga akan mengalami hal yang sama dengan Argentina, Iceland atau Russia. Bagaimana dengan Indonesia. Kalau sudah ada contoh Argentina, Russia, Iceland, apa yang membuat Indonesia terbebas dari terjangan tsunami ekonomi 2008 ini? Persamaan Indonesia dengan Russia dan Argentina ialah ketiganya selama 4 tahun ini ekonominya tumbuh karena naiknya harga komoditi. Kalau Russia dan Argentina tersungkur karena jatuhnya harga komoditi, maka Indonesia akan punya resiko yang tinggi. EOWI menganjurkan agar pembaca berhati-hati. Krisis datang dengan tiba-tiba. Musim panas tahun 1997 (Juni?), saya pindah ke Inggris. Di Indonesia masih baik-baik saja. Deru mesin ekonomi yang mau lepas landas masih nyaring (dekade 90 dicanangkan pemerintah sebagai dekade ekonomi lepas landas. Kemudian dilanjutkan dengan nyungsep - kata EOWI). Kemudian ketika musim gugur (Oktober), ekonomi Indonesia nyungsep. Cepat bukan? Untuk kali ini, mungkin bisa terjadi kembali, mungkin juga tidak. Yang pasti, tidak ada salahnya bersiap-siap. Apa yang terjadi tahun 1997-1998, bisa (tetapi tidak harus) terjadi kembali. Anda harus mempertanyakan, apakah tabungan dan asset anda sudah diamankan? Itu sebabnya EOWI kali ini menurunkan subjek emas, uang tanpa tanda tangan penguasa.


USAHA REFLASI
Uang hanya berharga kalau jumlahnya terbatas. Itu kata kunci untuk topik ini.

The Fed sudah mengeluarkan usaha yang maksimal unuk menggelontorkan liquiditas. Minggu lalu the Fed mengumumkan pinjaman tak terbatas, tidak salah baca: tak terbatas [link]

Release Date: October 13, 2008

For release at 2:00 a.m. EDT

In order to provide broad access to liquidity and funding to financial institutions, the Bank of England (BoE), the European Central Bank (ECB), the Federal Reserve, the Bank of Japan, and the Swiss National Bank (SNB) are jointly announcing further measures to improve liquidity in short-term U.S. dollar funding markets.

The BoE, ECB, and SNB will conduct tenders of U.S. dollar funding at 7-day, 28-day, and 84-day maturities at fixed interest rates for full allotment. Funds will be provided at a fixed interest rate, set in advance of each operation. Counterparties in these operations will be able to borrow any amount they wish against the appropriate collateral in each jurisdiction. Accordingly, sizes of the reciprocal currency arrangements (swap lines) between the Federal Reserve and the BoE, the ECB, and the SNB will be increased to accommodate whatever quantity of U.S. dollar funding is demanded. The Bank of Japan will be considering the introduction of similar measures.

Central banks will continue to work together and are prepared to take whatever measures are necessary to provide sufficient liquidity in short-term funding markets.

Federal Reserve Actions
To assist in the expansion of these operations, the Federal Open Market Committee has authorized increases in the sizes of its temporary swap facilities with the BoE, the ECB, and the SNB, so that these central banks can provide U.S. dollar funding in quantities sufficient to meet demand.

These arrangements have been authorized through April 30, 2009.

Tidak hanya itu, the Fed dan Dept. Keuangan US menodong bank-bank komersial supaya mau menerima bantuan liquiditas dan menyalurkannya. Ini beritanya di New York Times [link] demi melancarkan penyaluran kreditnya.

Drama Behind a $250 Billion Banking Deal
The chairman of JPMorgan Chase, Jamie Dimon, was receptive, saying he thought the deal looked pretty good once he ran the numbers through his head. The chairman of Wells Fargo, Richard M. Kovacevich, protested strongly that, unlike his New York rivals, his bank was not in trouble because of investments in exotic mortgages, and did not need a bailout, according to people briefed on the meeting.

But by 6:30, all nine chief executives had signed — setting in motion the largest government intervention in the American banking system since the Depression and retreating from the rescue plan Mr. Paulson had fought so hard to get through Congress only two weeks earlier.

What happened during those three and a half hours is a story of high drama and brief conflict, followed by acquiescence by the bankers, who felt they had little choice but to go along with the Treasury plan to inject $250 billion of capital into thousands of banks — starting with theirs.

Mr. Paulson announced the plan Tuesday, saying “we regret having to take these actions.” Pouring billions in public money into the banks, he said, was “objectionable,” but unavoidable to restore confidence in the markets and persuade the banks to start lending again.

In addition to the capital infusions, which will be made this week, the government said it would temporarily guarantee $1.5 trillion in new senior debt issued by banks, as well as insure $500 billion in deposits in noninterest-bearing accounts, mainly used by businesses.

All told, the potential cost to the government of the latest bailout package comes to $2.25 trillion, triple the size of the original $700 billion rescue package, which centered on buying distressed assets from banks. The latest show of government firepower is an abrupt about-face for Mr. Paulson, who just days earlier was discouraging the idea of capital injections for banks.

Analysts say the United States was forced to shift policy in part because Britain and other European countries announced plans to recapitalize their banks and backstop bank lending. But unlike in Britain, the Treasury secretary presented his plan as an offer the banks could not refuse.

“It was a take it or take it offer,” said one person who was briefed on the meeting, speaking on condition of anonymity because the discussions were private. “Everyone knew there was only one answer.”


Usaha-usaha reflasi the Fed sangat jelas, kalau dilihat dari datanya (Chari-6 dan Chart-7). Tahun 2008 ini kenaikan monetary base mendekati 40%!!!! Bagi orang awam, tidak perlu dipikirkan terlalu jauh mengenai arti monetary base, singkatnya adalah jumlah uang yang diciptakan. Tidak perlu dipikirkan bagaimana cara menciptakannya, apakah the Fed mencetak lembaran $100,000, atau $10 atau Cuma catatan elektronik. Yang pasti jumlah uang di ekonomi bertambah. Dan ini bukan hanya US tetapi juga Uni Eropa, Argentina, Russia dan negara-negara lain.

Kalau demikian pertambahan uang di ekonomi maka dollar akan melemah karena jumlahnya bertambah. Secara teoritis benar, dan secara teoritis juga mengatakan bahwa untuk pelemahan dollar memerlukan waktu. Usaha-usaha reflasi the Fed dan bank-bank sentral di dunia masih dalam tahap awal. Untuk kasus sekarang dan di US berbeda dengan krisis Asia dan krisis di negara selain US. Saat ini secara bersamaan dengan krisis, terjadi juga deleveraging carry trade. Artinya, banyak orang/investor berinvestasi dengan leverage yang besar dengan cara pinjam uang untuk dimainkannya. Uang yang dipinjamnya biasanya Yen. Bermainnya di saham dan bursa komoditi. Jadi ketika investor ini keluar, maka harga saham dan komoditi tertekan dan dollar naik. Kemudian oleh investor, uang dollarnya dikembalikan ke banknya sebagai Yen Jepang. Itu sebabnya Yen Jepang juga menguat.


Chart 6 (Klik untuk memperbesar)



Chart 7 (Klik untuk memperbesar)


BUBBLE DI US-TREASURY
Saat ini (tahun 2008) budget pengeluaran pemerintah federal US adalah $2.9 triliun. Dibandingkan dengan anggaran penyelamatan krisis liquiditas saat ini yang $700 milyar, dan bisa-bisa mencapai $ 2 triliun, akan membuat US berhutang banyak. Saat ini hutang pemerintah federal US mencapai sekitar $ 10 triliun. Dan harus menservis bunganya 4% atau kira-kira $ 400 milyar. Atau 13.8% dari pengeluarannya. Saya yakin 2-3 tahun mendatang bisa mencapai di atas 15% dari budgetnya. Dengan penurunan ekonomi, maka perolehan pajak akan menurun, dan defisit semakin besar (tentunya akan ditutup dengan hutang). Kami kadang bertanya, sampai kapan US bisa mengelakkan diri dari gagal bayar? Dengan kata lain, apakah layak US treasury yeild di bawah 4%? Apakah resiko surat hutang negara US sangat jauh resikonya dibandingkan dengan surat hutang Russia? Kalau mau cerita yang pesimistik mengenai hutang dan budget pemerintah US bisa dibaca di sini [link].

Brand dan image, itulah yang dipunyai US. Itu yang membuat surat obligasi negaranya sangat dipercaya. Sampai berapa lamakah image ini bisa bertahan. Kami punya suatu skenario bagaimana yang bisa meruntuhkan kepercayaan US kredit. Skenario ini bisa terjadi, mungkin juga tidak. Ini hanyalah andai-andaian EOWI.

Krisis moneter saat ini akan menghantam negara-negara pemegang surat obligasi pemerintah US seperti Cina, Petro Dollar, Russia, Jepang dan Asia. Dengan himpitan ekonomi, negara-negara akan berusaha menggairahkan perekonomiannya menggunakan tabungannya untuk membiayai pembangunan-pembangunan infrastrukturnya. Ini merupakan projek pemerintah. Artinya mereka akan melepas US treasury mereka. Ini akan membuat yieldnya naik. Atau harga surat obligasi itu turun. Apakah kemudian terjadi crash seperti bursa saham? Mungkin tidak. Tetapi yang pasti, untuk mengeluarkan surat hutang yang baru untuk membiayai defisitnya, US akan mengalami kesulitan. Untuk membayar surat hutang yang jatuh tempo juga sulit. Maka yang terjadi adalah gagal bayar. Pada saat itu investor bond pemerintah akan panik. Panik 2012 barangkali. Kapitalnya kemudian akan lari kemana? US dollar akan hancur seperti rupiah di tahun 1997-1998.

Haaah itu hanya mimpi saya saja......., tetapi siapa tahu akan terjadi.


KEBUTUHAN EMAS
Kebutuhan emas dari tahun ke tahun terus naik. Lihat Chart-8. Sejak tahun 2000, kebutuhan emas untuk perhiasan sebenarnya turun tetapi kebutuhan emas untuk investasi justru meningkat. Produksinya tidak pernah bisa mengimbang kebutuhannya (Chart-9).

Kebutuhan total meningkat 3.1% per tahunnya. Ini sejalan dengan jumlah emas yang diproduksi.
Untuk keperluan investasi dari tahun 2000-2007 kebutuhan mengalami peningkatan 16% per tahun. Ini cukup besar, mengingat jumlah cadangan emas di muka bumi ini terbatas. Terlihat kenaikan kebutuhan emas total kenaikannya tidak berubah, 3.1% tahun, yang berubah adalah sebagian porsi untuk perhiasan diambil oleh peruntukan investasi. Bersamaan dengan itu, terjadi juga kenaikan harga emas. Gejala ini bisa ditafsirkan bahwa investor bisa lebih berani memberikan harga dari pada pengguna perhiasan. Nah sekarang bisa dibayangkan kalau trend ini bisa berlangsung terus. Harga emas akan terdongkrak. Apalagi kalau sedikit saja investor lari dari pasar hutang (bond) karena adanya krisis di pasar bond. Tidak perlu banyak kapital yang segar masuk untuk membuat harga emas terbang, karena kapitalisasi pasar emas kecil. Selama berpuluh-puluh tahun, produksi emas hanya 3% per tahun. Sedangkan uang ......, hanya Tuhan yang tahu, karena bisa dicetak seenak udel para politikus. Wajar kalau sebagian kecil kapital yang tersebar dimana-mana (terutama di bond pemerintah) itu mengalir ke pasar emas akan membuat harga emas terbang. Waktunya kapan...., entahlah. Kemungkinan pada saat krisis keperacayaan pada bond pemerintah. Bond market crash.


Chart 8 (Klik untuk memperbesar)


Chart 9 (Klik untuk memperbesar)


EMAS MURAH DAN EMAS MAHAL – “MARK TO KAMBING”
Emas seperti halnya objek investasi lainnya seperti anthorium, ikan lohan, saham BUMI, bisa murah dan bisa bubble. Pada puncaknya harga ikan lohan bisa Rp 30 juta per ekor beberapa tahun lalu. Demikian juga pohon anthorium, valuasinya dilakukan dengan menghitung berapa lembar jumlah daunnya dan 1 lembar daun nilainya Rp 500,000. Jadi harga sebuah pohon athorium dengan 5 daun adalah Rp 2,500,000. Itu pada titik bubble nya. Pada titik normalnya, seekor ikan lohan paling-paling saat ini Rp 10,000 – Rp 50,000 demikian juga pohon anthorium. Karena dalam investasi emas juga terdapat unsur bubble, istri saya dan teman-teman saya menanyakan apakah pada saat ini emas sudah pada level bubble ataukah belum.

Valuasi emas yang paling mudah adalah dengan membandingkannya dengan kambing. Harga kambing sepanjang sejarah, rata-rata adalah ekivalen dengan 3 gram emas. Pada jaman Romawi, jaman Jesus, jaman nabi Muhammad, ...... sampai jaman modern, nilai tukar kambing terhadap emas kurang lebih 1 ekor kambing ukuran rata-rata = 3 gram emas. Jadi valuasi ini bisa dipakai untuk menentukan murah atau mahalnya emas.

Lima tahun lalu, ketika pertama kali kami menganjurkan untuk membeli emas, harga kambing adalah Rp 500,000 dan harga emas adalah Rp 100,000. Jadi 1 ekor kambing = 5 gram emas. Pada kondisi seperti ini harga kambing mahal terhadap emas. Atau dengan kata lain harga emas murah.

Saat ini, tahun 2008, harga seekor kambing adalah Rp 1,000,000 dan harga emas adalah Rp 260,000 per gram. Atau kira-kira 1 ekor kambing = 4 gram emas. Jadi harga emas masih murah.

Jadi investasi di emas sangatlah mudah. Beli pada saat emas di nilai tukar 1 kambing lebih dari 3 gr emas. Simpan, dan dalam jangka waktu yang lama maka harganya akan naik sehingga 1 ekor kambing dihargai dengan kurang dari 3 gr emas. Bisa saja emas mengalami bubble seperti di tahun awal dekade 80an. Pada saat itu diperkirakan harga kambing hanya 0.5 – 1 gram emas saja.

Mengingat kemungkinan besar akan terjadi bubble dan mania di sektor emas dalam dekade mendatang, kami akan mengajarkan bagaimana seorang professional berinvestasi dan memaksimalkan keuntungan. Kalau harga wajar emas adalah 1 kambing = 3 gram emas, kenapa kita harus menjual emas di level tersebut. Kalau harga emas naik lagi, bagaimana? Bagaimana strategi untuk memperoleh keuntungan yang maksimal dengan resiko kecil.

Kalau harga emas masih di level: 1 ekor kambing harganya lebih mahal dari 3 gram emas, maka saat itu bagus untuk membeli emas.

Kalau harga emas di level: 1 ekor kambing = 3 gram emas, level adalah level netral.

Kalau harga emas di level: 1 ekor kambing perlu emas kurang dari 3 gram kita bisa terapkan sistem hold, ambil untung sebagian dan trailing stop.

Kami biasanya akan melakukan aksi ambil untung sebagian (50%), ketika keuntungan mencapai 100%. Kalau misalnya harga emas mencapai level 1 kambing = 1.5 gr emas, maka 50% dari emas di portfolio diliquidasi. Dan sisanya, yang berupa keuntungan murni dibiarkan terus mengarungi keuntungan yang lebih tinggi. Liquidasi sebesar 50% ini adalah untuk memastikan bahwa kapital kita utuh.

Sisa emas yang tinggal 50% ini tetap dihold dalam portfolio dengan trailing stop. Yang dimaksud dengan trailing stop adalah sebagai berikut. Untuk memudahkannya kita anggap harga kambing tidak berfluktuasi selama setahun (anggap harga Iedul Adha diabaikan). Misalnya trailing stop = 30%. Harga kambing Rp 1,500,000 per ekor. Liquidasi pertama kita pada saat harga emas di Rp 1,000,000 yaitu 1 kambing = 1.5 gr emas. Pada saat ini trailing stop kita adalah 70% dari Rp 1,000,000. Atau Rp 700,000. Artinya jika harga emas turun melampaui Rp 700,000, maka kita akan meliquidasi semua emas kita. Dan permainan selesai.

Tetapi jika kemudian harga emas naik misalnya ke Rp 1,400,000 per gram. Maka trailing stop kita ada di 70% dari 1,400,000 yaitu Rp 980,000. Artinya jika kemudian harga emas turun menembus level Rp 980,000 maka semua emas akan diliquidasi, dan permainan selesai. Jadi trailing stop mengikuti harga emas dan dipatok dari harga tertinggi yang pernah dicapai.

Misalnya ternyata kemudian harga emas naik lagi ke level Rp 2,000,000 per gram kita akan liquidasi lagi 50% dari sisa emas yang ada atau 25% dari investasi mula. Trailing stop juga sudah di naikkan ke Rp 1,400,000. Dan seterusnya.

Singkatnya, liquidasi dilakukan pada keuntungan 100%, 200%, 300% dari nilai wajar emas (1 kambing = 3 gram emas). Trailing stop selalu naik mengikuti harga tertinggi yang pernah dicapai. Tentang trailing stop, angka 30% bisa disesuaikan dengan kemampuan anda menerima resiko. Kami tidak sarankan di bawah 30 karena volatility emas sangat tinggi pada saat bubble. Sehingga kalau terlalu rendah, kita bisa gagal mengikuti rally yang lebih tinggi.


RENUNGAN
Emas pernah mengalami masa bubble, yaitu diawal dekade 80an. Mania emas dipicu oleh pemutusan hubungan dollar dengan emas oleh Nixon pada tahun 1973. Hampir 10 tahun harga emas naik, dan dari ketidak percayaan terhadap US dollar kemudian berubah menjadi mania dan bubble. Bersamaan dengan akhir masa mania emas, ada sebuah lagu yang populer dinyanyikan oleh Bruce Cockburn judulnya If I had a rocket launcher. Lagunya enak didengar dan liriknya juga bagus. Saya anjurkan anda untuk mencoba menikmatinya.

If I Had A Rocket Launcher
Here comes the helicopter, second time today
Everybody scatters and hopes it goes away
How many kids they've murdered only God can say
If I had a rocket launcher...I'd make somebody pay

I don't believe in guarded borders and I don't believe in hate
I don't believe in generals or their stinking torture states
And when I talk with the survivors of things too sickening to relate
If I had a rocket launcher...I would retaliate

On the Rio Lacantun, one hundred thousand wait
To fall down from starvation, or some less humane fate
Cry for guatemala, with a corpse in every gate
If I had a rocket launcher...I would not hesitate

I want to raise every voice, at least I've got to try
Every time I think about it water rises to my eyes.
Situation desperate, echoes of the victims cry
If I had a rocket launcher...Some son of a bitch would die


Lagu yang dirilis di tahun 1983 ini, punya lirik mencerminkan ketidak sukaan terhadap penguasa yang menimbulkan kesengsaraan. Kesengsaraan bukan hanya penyiksaan tetapi juga penipuan, ketidak adilan dan pengekangan. Pajak, inflasi, penetapan nilai jual objek pajak (NJOP), penetapan upah minimum, perlindungan TKW/TKI perlu dipertanyakan. Bea masuk atau pajak eksport, kenapa pajak semacam ini harus ada? Jasa dan andil apa yang pemerintah berikan kepada pelaku ekonomi di bidang import dan eksport barang sehingga ada kita harus membayar? Juga pajak penjualan, apa jasa pemerintah pada bisnis jual beli ini sehingga pemerintah meminta bagian? Kenapa di airport Sukarno Hatta ada jalur khusus TKI? Apa bedanya TKI dengan CEO dan manager Indofood, atau TKI professional Apa karena TKI terpelajar, CEO dan manager Indofood tahu hukum dan terpelajar, sedangkan TKI/TKW-buruh kasar, tidak. Catatan: saya lama menjadi TKI di Saudi dan Malaysia, tetapi kalau pulang tidak pernah lewat jalur itu. Dan petugas tidak berani memaksa saya, karena saya tampak terpelajar. Jadi tidak tahu apa yang ada disana. Tetapi, pada suatu masa Depnaker membuat peraturan bahwa setiap TKI yang cuti pulang, harus lapor ke depnaker dan membayar $25 untuk servis/jasa yang tidak jelas - yaitu memberi ijin TKI berangkat lagi ke Timur Tengah. Teman saya yang punya rate $ 1000 per hari harus kehilangan penghasilan yang $1000 per hari di samping $25. Gila!! memangnya TKI ini budak milik pemerintah?. (Sekarang aturan ini sudah dihapuskan).

Di bidang moneter, dengan ketidak-bijakan inflasi terkontrol nya,..... hey, kenapa nilai uang harus turunkan? Kenapa tidak dipertahankan saja. Kenapa, dalam jangka panjang nilai uang terus turun?

Di EOWI, kita banyak menampilkan data sejarah bahwa pemerintah tidak bisa dipercaya. Apalagi kalau dalam kondisi terjepit. Mereka bisa memberi janji. Kalau ditagih, dikasih janji. Sampai akhirnya kita lupa. Kalau anda tinggal di jalan Ampera, arti Ampera adalah Amanat Penderitaan Rakyat. Ampera ini berkaitan dengan Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat) yang salah satu adalah turunkan harga. Angkatan 66 yang beberapa tokoh-tokohnya adalah Akbar Tanjung, Kosmas Batubara, mengaku pejuang Ampera dengan Trituranya. Mereka menjadi pejabat penting di pemerintahan selama beberapa dekade. Selama mereka menjabat tarif bus umum naik dari Rp 15 di akhir dekade 60 menjadi Rp 1500, ketika orde reformasi lahir.

Belum lama ini menaikkan harga bensin premium ketika harga minyak berada di kisaran $ 140an. Katanya karena harga minyak mentah naik. Tetapi, ketika harga minyak turun dari $147 ke $65, pemerintah belum menurunkan harga bensin premium.

Pemerintah menetapkan untuk menaikkan tabungan di bank yang dijamin dari Rp 100 juta ke Rp 2 milyar. Alasannya supaya kepercayaan terhadap bank dan rupiah terjaga. Apakah ini pancingan supaya orang memegang rupiah, sehingga bisa digrogoti nilainya dengan inflasinya? Kami memilih tidak percaya pada pemerintah karena sejarah. Oleh sebab itu kami memilih asset yang tidak ada tanda tangan pejabat pemerintah. Salah satunya emas. Harga emas bisa turun dalam waktu dekat ini karena pengaruh proses deleveraging. Bisa juga naik karena faktor inflasi lebih kuat dari deleveraging. Tetapi dampak penciptaan kredit baru untuk mengatasi kebekuan kredit, cepat atau lambat akan berdampak pada nilai uang, nilai tabungan kita. Hati-hati. Selama ekor kambing lebih mahal dari 3 gram emas, kami memilih membeli emas.

Jaga kesehatan, investasi dan tabungan anda baik-baik..... dan terima kasih bagi yang telah mengirimkan email, msm dan telepon serta mendoakan saya supaya cepat sehat.

Jakarta 25 Oktober 2008


Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Thursday, October 23, 2008

DEPRESSI 1929, BAKRIE GROUP DAN EMAS (I)

Topik Kali Ini:
- Pengantar
- Market Update
- Catatan Depressi 1929 – 1934
- Ada Apa Dengan Bakrie
- Mau Ke Mana Engkau Emas
- Renungan


PENGANTAR
Seorang yang EOWI kenal baik, baru saja kembali dari acara halal bil halal yang diselenggarakan oleh teman-temannya ketika kuliah. Dia memperoleh banyak pertanyaan. Maklumlah, dia ini setengahnya juru bicara EOWI. Maksudnya dia sering mempromosikan EOWI dan pandangan-pandangan EOWI. Yang diminta rekan-rekannya ialah analisa Bakrie Group, dan Investasi Emas.

Latar belakang permintaan analisa Bakrie Group karena kumpulan ini banyak dihadiri oleh orang-orang yang kerja di group Bakrie dan mereka dulunya sangat fanatik dengan saham Bakrie. Jadi ketika ditawari investasi di emas, mereka kurang yakin. Tetapi banyak diantara mereka yang masuk (membeli) saham group Bakrie pada harga tertingginya, sehingga saat ini 70% dari tabungan mereka lenyap. Banyak dari mereka menjadi stress, karena tabungan mereka tergerus banyak. Sedangkan latar belakang analisa emas karena mereka ingin lebih paham mengenai alasan kenapa emas menjadi pilihan.

Sebenarnya kami mau minta bayaran untuk riset ini. Tetapi, setelah dipertimbangkan lebih dalam, maka kami putuskan tulisan ini sebagai riset gratis. (Sorry hanya bergurau). Hitung-hitung amal, supaya dapat pahala saja. Oleh sebab itu EOWI melepaskan tanggung jawab atas kerugian sekiranya pembaca yang mengikuti saran kami. Anggap saja tulisan id EOWI sebagai hiburan, bukan sebagai anjuran untuk berinvestasi.

Di samping permintaan analisa tentang emas dan group Bakrie, EOWI punya agenda tersendiri dalam memonitor pasar dan ekonomi. Sulit juga untuk membuat suatu tulisan yang mencakup 3-4 topik menjadi satu. Kami akan mencoba menyajikan tulisan minggu ini dan berikutnya secara gado-gado. Moga-moga tulisan eksperimen ini cukup enak untuk dibaca.

Kami juga mau minta maaf atas keterlambatan edisi minggu ke IV bulan Oktober 2008 ini. Semua ini dikarenakan oleh kesibukan kami dan kesehatan kami yang agak menurun. Doakanlah agar kami selalu sehat. Terima kasih atas beberapa rekan KSC yang menelpon. Nampaknya bear market saat ini cukup membuat banyak orang mengalami tekanan mental. Salah satu komentar rekan Art (nama dunia cyber nya) bahwa dia tidak mau masuk bursa kalau harga Telkom (TLKM) belum mencapai Rp 1200. Wow....!! sangat ekstrim. Kami tidak tahu apa yang ada dalam pikirannya. Mungkin karena telkom saat ini sudah mendapat banyak saingan dari operator telepon selluler, maka bottom nya di tahun 2002 harus dikoreksi. Komentar kami bahwa Art ini agak ekstrim. Tetapi mungkin saja dia benar.


MARKET UPDATE
Singkat saja. Chart Idiot wave minggu III Oktober ’08 ini masih tidak merubah intepretasi minggu lalu (Chart-1). Nampaknya terjadi konsolodasi dan indeks membentuk pola trading segi-tiga (Chart-2). Kalau intepretasi idiot wave EOWI benar, maka minggu depan atau 2 minggu lagi kita akan melihat lanjutan rally wave 4. Kita juga akan melihat USD akan melemah – dengan demikian bahan komoditas akan rally (Chart-3). Apakah USD indeks akan terjerambab sampai di bawah 80, kita lihat saja. Kalau USD indeks terjerambab terus dan tembus ke bawah 80, artinya emas akan lepas landas. EOWI tidak akan meramalkan hal ini. Ulasan lengkapnya akan dibahas di bab terakhir.

Volatility sangat tinggi, gerakan harian indeks saham masih liar. Oleh sebab itu sangat sulit menentukan di harga berapa option kita bisa peroleh. Kami menganjurkan untuk average down kalau bisa.


Chart 1 (klik untuk memperbesar)




Chart 2 (klik untuk memperbesar)



Chart 3 (klik untuk memperbesar)

Ringkasnya: Market sudah sangat oversold dan siap untuk rally, entah kapan. Tetapi kami di EOWI tidak percaya bahwa bear market sudah mencapai titik terendahnya. Oleh sebab itu berlama-lama berada di kubu bull dan memegang posisi long bukan tindakan yang bijaksana.



CATATAN DEPRESSI 1929 – 1934
Catatan Sejarah 1929 - 1934
Di FinancialSense.Com ada artikel menarik [linknya lupa]. Kami akan cuplikan sebagian terutama bagian yang menceritakan antara berita koran (omongan pejabat pemerintah) dan indeks harga saham:

a) September 1929
“There is no cause to worry. The high tide of prosperity will continue.” –- Andrew W. Mellon, Secretary of the Treasury.

b) October 14, 1929
“Secretary Lamont and officials of the Commerce Department today denied rumors that a severe depression in business and industrial activity was impending, which had been based on a mistaken interpretation of a review of industrial and credit conditions issued earlier in the day by the Federal Reserve Board.” –- New York Times

c) December 5, 1929
“The Government’s business is in sound condition.” –- Andrew W. Mellon, Secretary of the Treasury

d) December 28, 1929
“Maintenance of a general high level of business in the United States during December was reviewed today by Robert P. Lamont, Secretary of Commerce, as an indication that American industry had reached a point where a break in New York stock prices does not necessarily mean a national depression.” –- Associated Press dispatch.

e) January 13, 1930
“Reports to the Department of Commerce indicate that business is in a satisfactory condition, Secretary Lamont said today.” – News item.

f) January 21, 1930
“Definite signs that business and industry have turned the corner from the temporary period of emergency that followed deflation of the speculative market were seen today by President Hoover. The President said the reports to the Cabinet showed the tide of employment had changed in the right direction.” – News dispatch from Washington.

g) January 24, 1930
“Trade recovery now complete President told. Business survey conference reports industry has progressed by own power. No Stimulants Needed! Progress in all lines by the early spring forecast.” – New York Herald Tribune.

h) March 8, 1930
“President Hoover predicted today that the worst effect of the crash upon unemployment will have been passed during the next sixty days.” – Washington Dispatch.

i) May 1, 1930
“While the crash only took place six months ago, I am convinced we have now passed the worst and with continued unity of effort we shall rapidly recover. There is one certainty of the future of a people of the resources, intelligence and character of the people of the United States – that is, prosperity.” – President Hoover

j) June 29, 1930
“The worst is over without a doubt.” – James J. Davis, Secretary of Labor.

k) August 29, 1930
“American labor may now look to the future with confidence.” – James J. Davis, Secretary of Labor.

l) September 12, 1930
“We have hit bottom and are on the upswing.” – James J. Davis, Secretary of Labor.

m) October 16, 1930
“Looking to the future I see in the further acceleration of science continuous jobs for our workers. Science will cure unemployment.” – Charles M. Schwab.

n) October 20, 1930
“President Hoover today designated Robert W. Lamont, Secretary of Commerce, as chairman of the President’s special committee on unemployment.” – Washington dispatch.

o) October 21, 1930
“President Hoover has summoned Colonel Arthur Woods to help place 2,500,000 persons back to work this winter.” – Washington Dispatch

p) November 1930
“I see no reason why 1931 should not be an extremely good year.” – Alfred P. Sloan, Jr., General Motors Co.

q) January 20, 1931
“The country is not in good condition.” – Calvin Coolidge.

r) June 9, 1931
“The depression has ended.” – Dr. Julius Klein, Assistant Secretary of Commerce.

t) August 12, 1931
“Henry Ford has shut down his Detroit automobile factories almost completely. At least 75,000 men have been thrown out of work.” – The Nation.



Chart 4 (klik untuk memperbesar)


Ada beberapa point yang menarik disimak:

1. Setelah crash dibulan Oktober 1929 yang menjatuhkan indeks dari level 400 ke 200, indeks rally ke level 300an. Dalam rally ini 50% dari kejatuhannya ter-recover.
2. Pemerintah selalu optimis dan tidak bisa menentukan kapan krisis selesai.
3. Bear market berlangsung sampai 3 tahun, indeks terus sampai tersisa sekitar 10%.
4. Disebut Depressi 1930 karena – kalau anda kehilangan 90% dari harta anda, bagaimana tidak mengalami depressi mental? Kemudian kehilangan pekerjaan.
5. Depressi mental yang memasyarakat akhirnya melahirkan orang-orang yang mudah tersinggung dan emosional. Jangan heran kalau era ini diakhiri dengan perang besar (perang dunia II) yang sebab-sebabnya tidak jelas. Kenapa US terjun menyerang Jerman yang sebelumnya bukan musuhnya, tidak ada alasan yang kuat.

Problemnya
Bibit krisis di tahun 1929 – 1932 ditanam di tahun sepanjang dekade 1920. US menurunkan suku bunganya karena ingin membantu Inggris meringankan pembayaran hutangnya dan persoalan ekonominya. Effek sampingannya adalah eksplosi kredit. Konsumen mudah memperoleh kredit untuk konsumsi (beli rumah, beli mobil, beli ini dan itu). Karena market ada maka industri merespons dengan ekspansi permintaan yang tidak langgeng ini. Harga-harga asset naik (termasuk rumah). Pola ini adalah pola Ponzi, yang membutuhkan ekspansi kredit terus menerus. Jumlah hutang di US pada tahun 1929 mencapai 300% dari GDP. Pola Ponzi harus berakhir karena kredit tidak terus menerus digembungkan. Walaupun ada usaha-usaha the Fed untuk menggembungkan kredit, tetapi gagal. Hutang harus dibayar, itulah persoalannya. Pelaku ekonomi mulai menjual assetnya untuk memenuhi kewajiban pembayaran hutang. Karena banyak yang mau jual dan sedikit yang beli maka harga-harga asset yang liquid jatuh. Harga saham. Orang semakin panik dan semakin aggressif menjual assetnya. Karena nilai asset jatuh maka untuk memperoleh kredit atau meperpanjang kredit semakin suli. Jadi asset harus dijual untuk memenutup kredit yang jatuh tempo. Sell, sell, sell......... Harga semakin turun. Mental orang menjadi depressi.., depressi, depressi.

Coba terka, bagaimana kelanjutan pola konsumsi mereka? Hemat, hemat, hemat.
Bagaimana pola pengucuran kredit di bank swasta? Ketat, ketat, ketat. No, no, no.

Terapi Yang Diresepkan
The Fed bersama bank-bank sentral dunia sekarang boleh merasa lebih berpengalaman dari pada bank-bank sentral dulu sehingga mereka saat sudah punya jurus pemunah deflasi. Apakah itu benar? Mari kita lihat sejarah.

The Fed berusaha membantu membalikkan proses kempesnya kredit dengan reflasi. Dalam usaha melakukan reflasi the Fed menciptakan uang/kredit. Jumlah uang yang dicetak the Fed (yang beredar) meningkat. Ini mudah dideteksi karena US masih menggunakan standard emas. Dollar didevaluasi dari $20/oz emas menjadi $35/oz emas. Itu berarti 75%. Kalau jumlah cadangan emas the Fed sama, maka tercipta kredit 75% dari yang telah ada. Itu adalah hasil SWAG (Scientific Wild Ass Guess) kami.

Itu cerita masa dulu, sekarang bagaimana? The Fed, mentri keuangan US Hank Paulson bersama counter-part mereka di belahan dunia lainnya, saat melakukan usaha-usaha reflasi. Pada dasarnya yang dilakukan pemerintah-pemerintah dunia ialah mengambil alih bank-bank swasta lewat usaha penyelamatan (bail-out) dan diharapkan bisa mengambil alih kontrol pengucuran kredit. Nasionalisasi bank (institusi keuangan) swasta seperti Freddie Mac & Fannie Mae, Fortis, Northern Rock, Royal Bank of Scotland (mungkin), Hypo Real Estates (mungkin) adalah untuk meloloskan usaha-usaha pengucuran kredit yang sembrono. Kami menemukan suatu berita mengenai bagaimana pemerintah US menodongkan bazoka kepada bank-bank swasta untuk menerima bantuan kredit dari pemerintah dan menyalurkannya. Usaha ini hanya untuk membuka pintu di satu ujung yaitu ujung bisnis. Ujung yang lain, pola konsumsi yang sudah berubah menjadi hemat masih tergantung pada konsumen itu sendiri. Apakah pemerintah bisa menodongkan bazoka untuk memaksa konsumen agar terus melakukan orgy-konsumsi?

Tentu saja pemerintah di dunia ini bisa pesta membagi-bagikan uang gratis, seperti Tutut membagi-bagikan kupon makan gratis semasa krismon 1998, atau Bank Indonesia pada 25 Oktober 1946 [link]. Konsekwensinya uang akan tidak laku. Hukum kelangkaan tetap berlaku untuk semua hal. Udara walaupun sangat essensial untuk hidup, manusia akan mati tanpa udara, tetapi udara tidak diperjual belikan, bisa diambil secara gratis. Demikian juga uang, atau kupon makannya Tutut, kalau kebanyakan maka nilainya memudar, jatuh, tidak laku, seperti uang Zimbabwe. Pemerintah seperti dihadapkan pada dilema, deflasi-depressi atau inflasi.

Kita simpan dulu cerita mengenai usaha-usaha reflasi the Fed, bank-bank sentral dunia dan pemerintah dunia yang nampaknya cukup terkoordinir. Kita akan ambil sebuah contoh bagaimana sebuah perusahaan yang terjepit pada periode deflasi.


ADA APA DENGAN BAKRIE?
Persoalan utama pada krisis yang sifatnya deflationary ialah kredit menjadi sulit dicari, sulit dikucurkan. Buat perusahaan yang untuk hidupnya memerlukan kredit jangka pendek, atau mempunyai banyak hutang yang sudah dekat jatuh temponya, maka akan sulit memperpanjang (me-roll-over) hutangnya. Kreditur enggan mengucurkan kredit karena takut terhadap default. Oleh sebab itu perusahaan yang untuk operasinya memerlukan kredit, jangka pendek sekalipun, akan menemui kesulitan.

Kesulitan ke dua ialah pada saat yang sama barang/jasa yang dihasilkannya juga turun harganya. Shingga pendapatan dimasa yang akan datang dipastikan turun. Dengan kata lain valuasi perusahaan yang dibuat sebelum krisis deflationary menjadi terlalu tinggi dan perlu dikoreksi. Kinerja perusahaan berpotensi menurun. Oleh sebab itu kreditur menjadi enggan mengucurkan kredit, karena resikonya naik.

Kami perkirakan group Bakrie mengalami hal seperti ini. Bumi Resources misalnya mempunyai hutang jangka pendek sebesar Rp 9 triliun berdasarkan laporan keuangannya. Ini merupakan 96% dari equitynya 118% biaya tahunan yang harus dikeluarkan sebagai expenses (working capitalnya?). Kalau BUMI didak memperoleh perpanjangan kredit maka punya potensi bangkrut atau menciut kalau bisa menjual asset-assetnya.

Di pihak lain, valuasinya pun harus direvisi. Jangan harapkan BUMI akan memperoleh pemasukkan/pendapatan sama seperti tahun lalu dimana harga batu bara sebagai bisnis utama BUMI tahun lalu mencapai puncaknya. Saat ini harga batu bara kurang dari separo harga tertingginya dan masih akan menurun lagi. Naiknya harga batu bara beberapa tahun belakangan ini lebih banyak dikarenakan oleh ekspansi kredit global. Mesin-mesin produksi Cina menyedot banyak listrik. Selama 5 tahun terakhir ini kapasitas pembangkit tenaga listrik Cina naik 100 ribu megaWatt per tahunnya. Jika dibandingkan dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik Indonesia yang hanya 25 ribu megaWatt, pertumbuhan pembangkit tenaga listrik Cina sangat besar sekali. Jadi jangan heran harga bahan bakarnya (batu bara) naik. Tetapi ketika pasar produk Cina yaitu US, mengetatkan ikat pinggang, maka mesin-mesin produksi Cina menjadi menganggur. Dan selanjutnya menekan harga batu bara. Bukan tidak mungkin harga batu bara jatuh ke level 5 tahun lalu. Dan ini akan merupakan pukulan keras bagi semua perusahaan berbasis batu bara. Itu problemnya BUMI.

Ancaman resiko penurunan harga produk jualnya, juga dialami oleh UNSP di sektor pertanian. Semua sektor komoditi mengalami krisis deflasi, harganya turun karena permintaannya turun dan kapasitas terpasangnya adalah kapasitas bubble.

Seorang rekan menanyakan apakah dia harus melakukan cut-loss. Yang kami anjurkan ialah, jangan jatuh cinta pada posisi yang salah, pada keputusan yang salah. Kalau harga saham BUMI atau lainnya masih terlalu mahal dibandingkan dengan future valuasi, setiap orang waras akan menganjurkan untuk cut-loss.

Tantangannya ialah bagaimana caranya melakukan penilaian valuasi ke depan (future) saham Bakrie. Kami akan mencoba untuk memberikan gambaran bagaimana melakukan valuasi saham kedepan. Cara ini kami sebut SWAG (scientific wild ass guess). Katakanlah untuk BUMI yang bisnis utamanya batu bara. Katakanlah harga batu bara sudah/akan turun 69% dari perkiraan semula. Maka riil equitynya sudah merosot 69% dan menjadi 31%. Ini perkiraan kasar. Karena equity BUMI meliputi cadangan batu baranya dan peralatannya. Untuk peralatannya, dalam kondisi kredit sulit seperti sekarang ini, sulit melakukan valuasi “mark to market”. Besi-besi itu walaupun masih jalan, sulit dijual. Akhirnya valuasi yang ada adalah “mark to fantasy”.

Kalau kita lihat untuk kasus BUMI, bisa dipastikan bahwa BUMI akan mengalami kesulitan mencari pinjaman uang karena setiap kreditur yang melakukan pemeriksaan sebelum mengucurkan kredit – kalau teliti dan melakukan hal yang prudent, maka hutang jangka pendek BUMI sudah sangat dekat dengan equity yang sudah dikoreksi. Itu baru hutang jangka pendek. Bagaimana dengan hutang jangka panjang?


(klik untuk memperbesar)

Seorang investor harus curiga kenapa equity BUMI naik drastis pada tahun 2007 (lihat Chart-5). Apakah ini karena dalam perhitungan dimasukkan cadangan batu baranya dan pada tahun 2007 naik secara parabolik? Berpikir bahwa harga barang akan terus naik secara parabolik, kita harus mengasosiasikannya dengan inflasi ala Zimbabwe. Kalau tidak, harga itu harus dikoreksi.

Kriteria yang berkaitan dengan equity seperti book value sudah dikoreksi, katakan lah sampai 31% (cara SWAG). Tidak berarti valuasi saham BUMI sekarang menjadi 31% nya dari yang sebelumnya, misalnya harga wajar sebelumnya adalah Rp 8,500 (harga puncaknya) atau Rp 2,635. Tetapi juga faktor valuasi lain harus diperhitungkan. BUMI setahun lalu akan dinilai sebagai growth stock, saham dengan pertumbuhan tinggi. Jangan heran kalau investor berani beli walaupun PERnya tinggi. Kesalahan investor ialah BUMI bukan saham tumbuh tetapi saham siklikal (cyclical stock). Dalam 2-4 tahun belakangan ini pertumbuhannya cepat karena harga produknya naik dan ekspansinya tinggi bersama dengan hutangnya. Jadi dalam valuasi ini kriteria PER sebagai growth stock ini juga harus berubah dari di atas 15 menjadi sekitar 7 saja. Ini akan memotong lagi nilai BUMI menjadi dibawah 1300. Itu kalau volume produksinya sama. Kenyataannya, besar kemungkinan tidak hanya harga batu bara yang turun, tetapi juga permintaan batu bara juga turun. Anda bisa bikin SWAG untuk penurunan volume produksi menjadi hanya 70% saja. Itu akan memotong lagi harga BUMI ke bawah Rp 1000.


Chart-6 (klik untuk memperbesar)



Chart 6 (klik untuk memperbesar)

Dan faktor yang terakhir adalah faktor resiko jika BUMI tidak memperoleh perpanjangan kredit. Bisa dibayangkan sebuah perusahaan yang kekurangan biaya untuk membayar karyawannya dan menggerakkan peralatan produksinya dan melakukan operasi produksi sehingga pendapatannya menjadi seret. Seperti Lehman Brothers. Lehman Brother masih punya asset yang positif. Yang tidak punya adalah cash untuk memenuhi kewajibannya dan menjalankan operasinya. Maka Lehman harus berhenti. Kalau sudah demikian, maka anda akan tahu kemana arah BUMI, yaitu ke bumi. Rp 100 pun saya akan berpikir dua kali. Solvency menjadi issue utama.

Sebagai tambahan, mungkin di antara pembaca ada yang dekat dengan group Bakrie yang memperoleh bocoran informasi tentang pengeboran minyak di Yaman. Informasinya ialah pada saat pengeboran minyak/gas di Yaman terjadi “gas-kick” yang kuat. Seperti kejadian Lapindo di Sidoarjo. Hanya saja, di Yaman persoalan ini bisa diatasi. Di mata orang yang optimis: “wah ada penemuan cadangan gas yang besar”. Di mata orang waras: “Kalau belum ada pasar, belum ada infrastruktur, belum ada rencana diproduksi, ...... nanti dulu, ada faktor yang belum diperhitungkan yaitu faktor kemampuan produksi yang masih harus ditest...., kalau belum ditest, lupakan saja. Semua ini berarti belum ada bayangan kapan gas ini bisa diuangkan.” Hal semacam ini bisa memakan waktu sampai 25 tahun, seperti lapangan gas/kondnsat Belanak dan Belut di laut Natuna, atau Tangguh di Irian (lebih dari 15 tahun). Sekiranya ada cadangan gasnya pun mungkin akan menjadi dormant asset (asset tidur) untuk jangka waktu yang lama.

Akhirnya kami anjurkan supaya pembaca membuat valuasi sendiri karena pada akhirnya yang akan diinvestasikan adalah uang anda. Yang akan memperoleh keuntungan/kerugian adalah anda.

Sebelum mengakhir cerita tentang BUMI dan Bakrie, kami punya kalimat bijak: “Live by sword, die by sword. Live by commodity, die by commodity. Live by debt, die by debt”

Itulah BUMI dan saham Bakrie Group. BUMI boleh bersembunyi dibalik suspensi Bappepam (baca minta perlindungan Bappepam supaya tidak jatuh harganya). Tetapi tidak bisa lari. Ketika keluar, kemungkinan besar akan tersungkur lagi.

Bersambung............



MAU KE MANA ENGKAU EMAS
Usaha Reflasi



Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Sunday, October 12, 2008

PANIK BURSA 2008

Dalam 15 bulan terakhir, orang Amerika telah kehilangan $2 triliun uang tabungan dan pensiun mereka. Dan kalau dibagi rata kesemua rakyat US, termasuk anak-anak dan bayi, angka ini ekivalen dengan $8000 per orang. Apa tidak panik? Dan ini belum apa-apa. Mereka masih punya potensi kehilangan $1 - $1.2 lagi. “Doh” kata Homer Simpson di film kartun.

Biasanya anda mendengar nada di EOWI negatif terhadap saham. Kali ini agak berbeda. EOWI masih bearish terhadap ekonomi, tetapi terhadap banyak saham, kami bullish. Di EOWI kami berusaha objektif, bukan fanatik. Dengan akal sehat berusaha melihat keadaan, mengambil kesimpulan dan membuat rencana yang sensibel. Dalam agama Islam hal itu disebut iman dan amal-saleh, yaitu mencari konfirmasi dan berusaha secara effektif/berhasil-guna.

Selama 1 bulan terakhir ini terjadi panik bursa dunia. Alasannya, - kami tidak perduli. EOWI tidak menganalisa emosi pasar kalau tidak ada nilai praktisnya. Kami suka kepanikan. Karena dalam pada saat orang bertindak dengan emosi dan perasaan, maka disitulah muncul peluang emas. (Bukan peluang rupiah atau peluang perak atau peluang BUMI).

Ada kejadian yang menarik sebelum panik bursa 2008 ini. Hampir semua bursa dunia menerapkan larangan short selling. Diharapkan larangan ini bisa meredam tekanan jual di bursa. Tetapi apa yang terjadi malah sebaliknya yaitu panik bursa. Selanjutnya panik bursa dunia membuat banyak bursa saham seperti di Iceland, Russia, Brazil, Jakarta, dan sederet lagi tutup karena investor/spekulan panik mau melepas posisi longnya. Jual..., jual, jual... Indeks saham berguguran di atas 5% per harinya. Kami menerima banyak Yahoo Messenger yang isinya menawarkan saham BUMI di pasar negosiasi, karena pasar resmi ditutup. Para pejabat dan management bursa berpikir bahwa mereka bisa menstop kepanikan. Kita lihat saja. Larangan short selling malah direnspon dengan crash bursa. Bagaimana dengan penutupan bursa? Kami yakin tidak akan menghalangi arah dari bear market.

Panik bursa kali ini, dalam hal volatilitasnya, dalamnya koreksi dan kecepatan koreksi, tidak disangka oleh banyak investor, termasuk kami di EOWI. Sangat ganas. Mungkin melebihi panik bursa 1987 di US. DI EOWI, kita selalu defensif. Dua minggu lalu kita sudah meliquidasi secara bertahap posisi short, dan minggu lalu mulai membangun posisi long secara bertahap. Posisi long yang telah kami masuki akan di-average down. Jika anda mengikuti cara kami trading, sebaiknya anda sering-sering melihat Trading Alert dari EOWI.

Volatility indeks menunjukkan rekor yang pernah EOWI lihat. Terakhir menunjukkan level 70!!! (Chart-1). Hal ini selaras dengan Indeks Bull Percentage yang semuanya di bawah 5%. Bahkan banyak yang di bawah 1%. Ketakutan, jerih, merasa kapok. Itulah yang melanda pelaku pasar.

Chart 1 (klik untuk memperbesar)


PANIK BURSA ALA INDONESIA
Kepanikan membuat Presiden RI memerintahkan BUMN melakukan hal yang tolol, buy-back. Pada saat krisis liquiditas, tindakan buy-back adalah menghambur-hamburkan modal kerja yang sangat berharga. Kami di EOWI berpendapat bahwa laissez faire adalah jalan yang terbaik dan tereffisien. Kalau saham BUMI mau kembali ke Rp 35, biarkan saja.

Bagi kami EOWI, panik bursa kali ini sudah diramalkan sejak tahun April 2003 dalam forum pertemuan Klub Saham Dot Com (KSC) di Kuningan Jakarta. Tahun 2005 kami juga mengingatkan bahwa krisis akan dimulai pada tahun 2007. Dan model yang kami ajukan adalah model tahun 1929. Kalau saat ini banyak analis lokal membandingkan krisis kali ini dengan krisis 1998. Mereka salah, sama sekali salah. Mereka harus membandingkannya dengan krisis 1929-1930. Kasus itu yang kami ajukan pada pertemuan anggota KSC dulu. Harga saham BUMI resources waktu itu masih di Rp 35. Dan 5 tahun kemudian menjadi Rp 8500 sebelum terjun bebas. Banyangkan naik dari Rp 35 ke Rp 8500. Apakah kinerja pertumbuhan BUMI mencapai 200% per tahun? Sehingga ada justifikasi kenaikan sahamnya dari Rp35 ke Rp 8500?

Panik bursa di Indonesia dimotori oleh BUMI dan group Bakri. Isu yang beredar adalah bahwa salah satu atau salah dua anak perusahaan Bakrie gagal bayar sebesar $1.43 milyar.

Besarnya BUMI dan Bakri group selama ini karena hutang, leverage. Isunya adalah sebagian hutang ini jangka pendek dan dijamin dengan saham group Bakri. Selama harga saham naik, para kreditur masih tenang dan mau memperpanjang kreditnya jika jatuh tempo. Tetapi ketika harga saham turun, para kreditur akan meminta tambahan agunan. Kalau tidak bisa maka kreditur akan mencairkan agunannya agar supaya tidak terjadi kerugian yang lebih parah. Maka terjadilah: sell Bakri... sell... sell....

Cerita gosipnya (gossip = kalau digosok semakin sip) Danatama, sekuritas (broker saham) groupnya Bakri mencoba menahan laju penurunan saham-saham saudara-saudaranya dengan menampung banjir bandang selling Bakri. Karena tidak kuat maka gosipnya gagal bayar. Semuanya itu masih tersembunyi dibalik rapat tertutup Bapepam.

Bagi kami Bakri adalah bubble. Kalau bukan bubble, maka BUMI sudah sering bagi-bagi dividen!! Buat EOWI saham riil adalah saham yang membagikan dividen. Kalau tidak berarti kertas – promisory wall paper. Jadi selama ini yang diperdagangkan adalah kertas saja (catatan elektronik untuk lebih tepatnya). Bisa juga disebut perdagangan janji. Orang membeli janji, bukan saham. Dan janji tinggal janji kalau tidak ada agunannya. Ashes to ashes, dust to dust, paper to paper, promises to promises, Rp 35 to Rp 35.

Yang saya takutkan adalah akibat tindakan penyelamatan bubble Bakri, kalau tindakan penyelamatan terjadi. Analoginya adalah kasus AIG. Hank Paulson mentri keuangan US, padanannya Ical Bakri. Kenapa AIG diselamatkan sedang Lehman Brothers tidak? Dugaannya – gosipnya – Goldman Sachs punya banyak bisnis dengan AIG. Kalau AIG bangkrut dan menggagal bayarkan kewajibannya terhadap Goldman Sachs (GS), maka akan menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup GS. Paulson sebagai ex-CEO dari GS punya tabungan pensiun sebesar $ 700 juta dalam bentuk stock dan stock option. Kalau GS lebur maka duit pensiun Hank Paulson juga lebur.

Kecintaan pemerintah RI Reformasi sekarang ini dapat dipastikan lebih besar dari pada kecintaan pemerintah RI ORBA terhadap perusahaan konglomerat tahun 1998. Konglomerat tidak ada hubungan keluarga dengan RI ORBA. Kalau dulu ada BLBI, sekarang seandainya terjadi krisis maka juga akan ada aksi penyelamatan. Artinya inflasi.

Para pejabat mengatakan bahwa krisis liquiditas ini tidak mempengaruhi perekonomian Indonesia. Bukan kah hal yang sama juga dikatakan menjelang semua krisis? Komentar EOWI: orang bilang ekonomi makro Indonesia bagus, tetapi ekonomi riil Indonesia masih terpuruk. Selain riil itu apa? Maya? Hayal? Jadi ekonomi makro adalah ekonomi para hantu!! Hayal! Kalau ekonomi makro adalah hayal, maka akan hilang ketika kesadaran kembali pulih. Lagi pula, siapa yang tahu bahwa Iceland terhantam, Eropa babak belur....?

Di bawah ini adalah perkembangan kredit di Indonesia. Kredit di sektor bubble, properti, pertambangan dan pertanian/perkebunan totalnya mencapai Rp 140 triliun (Chart-2). Dalam Chart ini semua dalam milyar rupiah. Dibanding dengan sektor Industri (apapun namanya) yang mendekati Rp 240 triliun, ke tiga sektor itu masih kecil. Yang kami takutkan ialah sektor industri itu termasuk agro-industri, industri pertambangan, industri perumahan dan bangunan. Sehingga sektor industri juga sudah masuk fase bubble. Kalau dilihat pertumbuhan sektor Industri juga naik secara parabolik dari tahun 2006 – 2008 bersama sektor bubble pertanian/perkebunan, pertambangan dan properti. Kami di EOWI akan waspada. Kata Pink Floyd:
“......mother,.. why should I trust the government”.

Kata EOWI: “Emaskan tabungan anda. Uang yang aman adalah uang yang tidak pakai tanda tangan pejabat”. Kami bukan menakut-nakuti, ini sekedar peringatan. Kenapa anda menggantungkan nasib anda pada negara dan politikus? Beli emas. Ini sudah menjawab beberapa email yang datang kepada kami menanyakan harus berbuat apa sekarang. Uang anda di bank bisa dijamin. Tetapi nilai uang anda tidak bisa dijamin selama masih ada tanda tangan pejabat disitu.


Chart 2 (klik untuk memperbesar)


PANIK IRASIONAL
Tekanan jual di bursa saham dunia mencapai tahap irrasional. Pasar sangat bearish. Secara praktis tidak ada bull tersisa. Tabel di bawah menunjukkan berapa persen investor bullish yang tersisa. Sektor Energi, Dow Indistrial dan finansial menyisakan 0.0001% saja. Kita akan kita akan lihat bahwa kondisi yang demikian ini menyisakan banyak peluang. Tetapi harus diingat bahwa periode ini adalah periode bearish – bear market. Ada ungkapan bursa:

Bears make money, Bulls make money and Pigs get slaughtered

Jangan bertindak bodoh. Tetap berpegang pada capital preservation dan hati-hati. EOWI memperkirakan bahwa indeks masih akan terkoreksi terus dalam periode 1-2 tahun ke depan, walau pemerintah dunia secara serempak berusaha sekuat tenaga untuk mencegah terjadinya krisis.



Chart dibawah ini menunjukkan interpretasi Elliot Wave kami mengenai koreksi yang telah terjadi. Insha Allah kita sudah selesai wave 3 yang sangat brutal dan volatile. Kalau perkiraan kami benar, berikutnya adalah counter rally Idiot wave 4. Ini bisa membawa indeks Dow ke dekat 10500. Kemudian tekanan jual kembali muncul dengan Idiot wave 5. Dan ini kan membawa indeks Dow ke 6660. Angka sial – triple six? Atau 4333 untuk Fib retracement 2.62.


Chart 3 (klik untuk memperbesar)

Kalau dilihat betapa bearishnya bursa saat ini, membuat kami yakin bahwa peluang untuk mencapai target Fib retracement 0.62 (Dow di 10500) cukup besar. Peluangnya 75%.

Catatan: Pembaca harap maklum kalau EOWI memplesetkan kata Elliot Wave menjadi Idiot Wave, karena setengahnya EOWI kurang mempercayai teori Elliot Wave ini. Menurut kami Elliot Wave dan angka Fibonacci sahih bukan karena teorinya yang sahih, tetapi karena banyak pelaku pasar yang percaya akan kesahihannya dan menggunakannya sehingga prilaku mereka didikte oleh Elliot Wave. Dengan kata lain Idiot wave adalah self-fullfilling prophesy.


RECO BARU
Panikl akan menelorkan kesempatan. Itu kaidah yang dianut EOWI. Secara irrasional orang membeli saham pada saat bubble. Dan secara irrasionalorang menjual saham ketika panik. Funadmental sudah tidak diperdulikan lagi.

Sudah menjadi opini kami bahwa injeksi liquiditas dan action plan TARP (Trouble Asset Repurchase Program – program $700 milyar Paulson & Bernanke) tidak akan menahan kejatuhan sektor finansial US. Lihat saja Fannie Mae dan Freddie Mac. Saham-saham mereka terdilusi. Pemerintah US akan berusaha mencegah terulangnya kasus Lehman Brothers.

Sementara ini kita lihat beberapa peluang long. National Oilwell Vargo (NOV) salah satu peluang yeng keluar dari kepanikan. GE baru saja melaporkan adanya kenaikan 31% y.o.y di sektor energi dan infrastrukturnya. EOWI berharap secara keseluruhan kinerja sektor ini juga sebaik sayapnya GE. Itu sebabnya minggu lalu EOWI merekomendasi MUR, FCX dan CNQ. Kedua sektor ini sebenarnya menjadi favorit EOWI saat ini, seperti ABB (infrastruktur). Tapi kami tidak bisa melihat semua, karena menjadi tidak fokus.

EOWI berani berspekulasi di MUR, NOV, FCX dan CNQ, bahwa saham-saham ini akan rebound pada saat investor tersadar dari cengkraman irrasionalitas dan kembali memikirkan fundamental. NOV turun dari $90 beberapa bulan lalu ke $23.45. Cukup dalam. Sebagai pemain di konstruksi drilling rig, NOV memperoleh banyak keuntungan yang besar selama 5 tahun terakhir. NOV masih punya backlog order $10.8 milyar sebagai projek dimasa datang. Hutang netto nya tidak ada. Ditambah lagi order baru untuk masa mendatang sebesar $2.2 milyar. Tambahan lagi, harga besi yang menurun membuat keuntungan semakin kinclong. Karena semua order menggunakan harga besi yang bubble.

Ketika para investor mulai melakukan perhitungan fundamental, pasti mereka akan kembali mengkoleksi NOV.

Rekomendasi: beli Nov call $25, Jan 2009 (NOVAE) di sekitar $5.

Catatan: untuk posisi option lain EOWI akan melakukan average down. Kalau anda tertari, sering-sering melongok Trading Alert EOWI.

Sekian dulu, jaga kesehatan anda dan tabungan anda........,

10 Oktober 2008.


Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Monday, October 6, 2008

RETURN OF THE JEDI – SHORT SELLERS

Beberapa minggu ini bursa saham sangat volatile. Ada larangan short-selling di saham-saham sektor finansial. Pemerintah US, empire strikes back. Tetapi para Jedi knight – short seller tidak kurang akal. Medan pertempuran berpindah di sektor komoditi.

Larangan short selling sudah membuat bursa Jakarta latah. Ini beritanya dari Detik Finance:

Jakarta - Kondisi pasar keuangan yang tidak menentu membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham secara short selling.

Demikian pengumuman dari BEI yang dikutip detikFinance, Selasa (30/9/2008). Penghentian itu akan berlaku mulai tanggal 6 Oktober 2008 saat bursa saham dibuka kembali setelah libur panjang lebaran.

Mengingat kondisi pasar global dan regional yang masih tidak stabil dengan ketidakpastian yang tinggi, maka BEI memutuskan untuk bulan Oktober 2008 tidak menerbitkan daftar saham yang dapat ditransaksikan dengan pembiayaan penyelesaian transaksi efek oleh perusahaan efek bagi nasabah yang mengakibatkan posisi short.

Komentar EOWI: Larangan itu tidak akan membuat harga saham luput dari kejatuhan, tetapi hanya memperlambat saja. Istilahnya memperpanjang penderitaan. Suatu saat, mental investor tolol yang masih bertahan, sudah patah, maka mereka akan melepas saham-sahamnya. Saham busuk, bubble kok, buat apa disimpan.

Di kubu EOWI, minggu lalu para tetua mengistruksikan agar para ksatria Jedi lebih konservatif dan membukukan keuntungannya. Dan untuk sementara berada dipinggir arena sambil melihat kesempatan baru.

Berikut ini score-card portfolio EOWI. Tidak buruk, selama Agustus-September ini menghasilkan coan (keuntungan) 37%. Kemungkinan ksatria Jedi di EOWI akan mengganti jurus kungfunya dari short selling menjadi short-term bull. Alasannya pasar sudah sangat oversold dan adanya angin gempuran Bush-Paulson-Bernanke dan cheerleader di Bloomberg, CNN dan CNBC yang kemungkinan cukup keras. Kongress telah memberikan tenaga dan kesaktian baru, $700 milyar program pemulihan ekonomi. Mereka akan menggempur para Jedi – short sellers dengan jurus banjir liquiditas. Oleh sebab itu ksatria Jedi – short sellers harus bisa menggunakan angin pukulan Paulson untuk kepentingannya sendiri.

Banyakkah $700 milyar itu? Tentu saja banyak. Bayangkan kita membelanjakan $ 1000,000.00 ($ 1 juta) setiap hari dari mulai Jesus lahir sampai sekarang!! Tetapi secara fundamental $700 milyar tidak ada pengaruhnya terhadap pasar. Jumlah $700 milyar itu tercipta dari kehampaan (bahkan bukan angin). Apakah kehampaan bisa menciptakan kemakmuran? Perguruan Major Ursa (Big Bear) masih akan mendominasi pasar. Musuhnya Ben Bernanke dan Hank Paulson sudah mengeluarkan senjatanya POMO, TOMO, TDWP, TAF, TSLF, SuperSIV, TARP. Apa artinya $700 milyar dan senjata-senjata itu bagi ekonomi? ISM Index jatuh dari 49 ke 43.5, level terendah sejak Oktober 2001 – lama juga tuh. Sampai tahun 20011, jurus beruang mabuk masih diperlukan.

Kekuatan $700 milyar tidak cukup kuat untuk menahan resesi. Apalagi kalau arahnya bukan untuk ekonomi tetapi menyelamatkan pasar. Pasar CDS (Credit Default Swap) ada $45 trilliun. Lagi pula proposal Paulson yang tadinya 3 lembar sekarang menjadi 451 lembar berisi hal-hal yang sangaat aneeeeh. Kita akan bahas lain kali (Insha Allah).

Saham-saham pilihan portfoli EOWI seperti pada tabel, secara fundamental jelek, sehingga bisa dipastikan akan mengalami koreksi. Hanya saja, waktunya. Seperti PNC dan RJF, suatu saat akan jatuh. Sebenarnya Jumat malam waktu Indonesia, RJF jatuh 10% (3 Oktober). Hanya sayangnya EOWI sudah meliquidasi pada hari sebelumnya (2 Oktober). Tidak apa. Saham-saham ini masih dalam pantauan EOWI. Kita menunggu saat yang baik untuk membuat posisi short yaitu setelah rally kecil yang akan datang.

Score-Card Portfolio EOWI (Klik untuk memperbesar)



EOWI mengharapkan akan ada rally kecil untuk menghilangkan stress di pasar akibat tekanan jual selama 1.5 bulan ini. Hal ini mungkin bisa berjalan sampai 3 bulan. Oleh sebab itu jangan kemana-mana.

NON-CONFIRMATION BATAL!!
Sejak bulan July 2008 lalu, EOWI agak cemas dengan prilaku pasar. Secara fundamental seharusnya mr. Bear masih akan menguasai pasar, paling tidak sampai 1-2 tahun lagi. Tetapi ada yang membuat saya cemas, yaitu adanya gejala yang dalam teori Dow disebut non-confirmation. Gejala ini ditunjukkan oleh sektor transportasi (indeks TRANS). Chart-1 pada indeks transportasi, Tran, menunjukkan adanya higher-lows sampai bulan September 2008 lalu dan juga higher-highs sampai bulan July 08. Padahal indeks Dow Industrial selalu membuat lower-highs dan lower-lows. Ini berarti pasar memberikan signal agar kita berhati-hati karena angin bisa berbalik dan mr. Bear digantikan oleh mr. Bull. Oleh sebab itu minggu ini EOWI menganjurkan untuk meliquidasi posisi short. Agak terlalu pagi. Tetapi tidak apa. Jika pasar memberikan signal seperti non-confirmation, kita sebaiknya lebih mengarah pada capital preservation, bukan mengejar risky potential profit. Tetapi pada hari Jumat 3 Oktober 08 ini, akhirnya indeks Tran membuat lower-low baru di 4135.55 (sebelumnya 4140.29, lihat Chart-1) yang membuat kami lega. Non-Confirmation batal!!! Artinya jurus short-selling masih diperlukan. Tetapi tidak sekarang. Sekarang belum waktunya mengeluarkan jurus short-selling.


Chart 1 (klik untuk memperbesar)


SEKTOR KOMODITAS SANGAT OVERSOLD
Para ksatria Jedi – short sellers – berpindah arena, karena empire strike back di medan finansial. Sektor komoditi dihajar habis. Ini membuat EOWI seperti ksatria kesiangan. Memang EOWI main short sejenak bersama para Jedi, melakukan short ACI (Arch Coal), tetapi kurang puas. Karena tidak menyangka koreksi akan sedemikian dalamnya. Kita lihat juga nanti bahwa hawa ketakutan menyelimuti investor energi dan para cheer-leaders “peak-oil”.

Pada umumnya pasar sudah sangat oversold dan punya potensi rebound. Indeks volatility VIX mencatat rekor tertinggi (level 50 poin) selama 5 tahun terakhir ini (Chart-2) . Ini karena kami hanya punya chart dengan data hanya sampai 5 tahun terakhir ini saja. Pada bear market yang lalu VIX pernah mencapai 55 sebanyak 2 kali. Jadi level 50 adalah jarang. VIX yang tinggi menunjukkan perasaan/emosi takut para investor. Saat ini sudah mencapai level yang tinggi. Bisa saja level 50 ini bukan puncaknya, tetapi probabilitynya kecil. Kita lihat saja dihari-hari mendatang. Yang kita tunggu adalah puncak VIX ini yang menunjukkan rasa takut investor. Begitu rasa takut ini menyurut, maka pasar akan rally. Jadi saat ini pasar punya potensi besar untuk berbalik arah. Index VIX ini cukup bagus untuk mendeteksi saat berbalik arah. Nanti akan kami tunjukkan.


Chart 2 (Klik untuk memperbesar)

DI banyak sektor yang sudah sangat oversold. Apalagi sektor energi dan pertambangan. Bullish percentage indeks menunjukkan, jumlah investor yang bullish hanya tersisa 2.5% saja (chart-3 dan 4). Wow..., bagaimana tingginya level ketakutan yang menyelimuti perasaan para investor energi. Ini adalah mereka yang menjadi cheer leader “peak-oil”, gloomdoom energy. Indeks Oil Services (OIH) (Chart-4) juga sudah sangat oversold. Sedangkan untuk sektor pertambangan, kita gunakan pasar Toronto dengan indeks BPTSE. Bursa Toronto didominasi oleh sektor pertambangan. Jumlah investor yang bullish hanya 12% saja (Chart-4). Yang menarik ialah adanya korelasi antara OIH, BPENER dan BPTSE. Pada saat OIL menunjukkan low, maka BPENER, BPTSE juga menunjukkan low.


Chart 3 (Klik untuk memperbesar)



Chart 4 (Klik untuk memperbesar)

Pada indeks S&P500 (Chart-5), indeks sudah menyentuh long term supportnya dari tahun 2002. Adanya beberapa support yang menghadang, peluang untuk jatuh lebih dalam dari 1% - 3% akan semakin kecil. Dengan kata lain, peluang untuk jatuh 1% - 3% masih ada. Lebih dalam dari itu, peluangnya kecil.


Chart 5 (Klik untuk memperbesar)


RECO BARU
Kita akan bermain di komoditi dan minyak, karena sektor ini sudah terbanting dan sangat bearish seperti yang telah dijelaskan di atas. Yang penting saat ini ialah bagaimana kita bermain. Strategi pertama ialah membagi dana yang akan dimainkan menjadi 3 atau 4. Bagian pertama akan masuk saat ini. Bagian ke dua, kalau S&P 500 terkoreksi 2%. Dan yang terakhir ketika S&P 500 sudah menunjukkan adanya trend reversal. Strategi ini yang kurang kami sukai. Karena pasar masih ada peluang untuk terkoreksi sebelum rally short squeeze menjelang minggu ke 3 bulan Oktober 2008 ini. Dengan berakhirnya option pada tanggal 17 Oktober ‘08 ini, short squeeze bisa terjadi untuk menghanguskan put option dan bagi mereka yang menjual put option telanjang (naked)

Strategi lain ialah menunggu sampai adanya trend reversal. Inipun sebenarnya pasih ada resiko kalau reversalnya palsu. Jadi harus keluar kembali.

Murphy Oil (MUR)
Harga minyak sudah oversold dan nampaknya $90 adalah support yang kuat (Chart-6). Level harga minya $90 pernah ditest bulan September lalu, tetapi kemudian rebound ke level mendekati $110. Peluangnya saat ini ialah rebound kembali untuk menghilangkan stress pasar. Minimal ke $100.


Chart 6 (Klik untuk memperbesar)

Kami mengharap bahwa saham Murphy Oil yang sudah terkoreksi hampir 50% selama kurang dari 3.5 bulan ini akan rebound juga (Chart-7). Yang kami suka dengan Murphy Oil (MUR) adalah, saat ini harganya memasuki support yang nampaknya cukup kuat. Sehingga lebih memudahkan untuk rebound. Di samping itu Put/Call interest ratio di strike price $60 untuk expire date 17 Oktober 08, mencapai 3.6. Terlalu banyak Put di $60. Kalau melihat posisi seperti ini, banyak pelaku pasar yang ingin saham MUR naik sampai lebih tinggi dari $60 pada tanggal 17 Oktober 08 supaya put option itu hangus.


Chart 7 (Klik untuk memperbesar)

Memang masih ada kemungkinan turun ke Fib retracement 1.00 di $44.6. Pasar penuh dengan gerakan random, oleh sebab itu kalau daerah support $53 bisa ditembus maka lebih baik mundur kembali untuk mengevaluasi keadaan. Atau untuk masuk arena, kita tunggu sampai ada signal trend reversal.


Chart 8 (Klik untuk memperbesar)

Secara fundamental, dengan harga minyak mentah sekarang ini, MUR sulit ditentukan. Earningnya pasti turun. Model pembukuannya mengandung unsur investasi pengembangan lapangan yang dikeluarkan pada tahun lalu. Jadi untuk memperoleh perkiraan yang akurat, perlu membedah pembukuan tahun lalu. Ini kami tidak punya waktu. Cara-cara indexing dan factoring yang sering kami gunakan sebagai “quick-look”, tidak akan baik hasilnya. Walaupun demikian pengembangan lapangan minyak laut dalam yang dilakukan Murphy diharapkan bisa menjadi sentimen positif dimasa datang.

Kami berusaha mencari short term call option di $55, dengan masa berlaku 3-4 bulan ternyata sulit. Untuk strike price $55, yang ada call Apr 09, strike price $55 ($9.0 – $9.6). Itu yang bisa dimainkan. Kami tekankan lagi, sebaiknya tunggu sampai ada signal trend reversal.

Canadian Natural Resources (CNQ)
Dalam hal trading kasusnya sama dengan Murphy Oil. Yang kami suka dengan CNQ adalah bahwa CNQ punya banyak cash. Hal ini sangat diperlukan pada masa deflationary recession seperti sekarang ini. Sisi buruknya ialah, CNQ banyak punya project di sand-oil, atau tar-sand yang biaya operasinya relatif tinggi dibandingkan jenis sumber minyak lain.

Saham CNQ jatuh ke $60. Supportnya ada di $55 (Chart-9). Kita bisa tunggu sampai jatuh ke sekitar $55. Atau dananya dibagi dua, untuk masuk saat ini dan nanti jika jatuh ke $55. Option yang bisa dimainkan ialah Jan 09 Call $60, CNQAL, di $9.00. Harga bid-offer Jumat lalu di $8.90 - $9.50. Kami tekankan lagi, sebaiknya tunggu sampai ada signal trend reversal.


Chart 9 (Klik untuk memperbesar)


Freeport McMoRan (FCX)
Freeport tidak luput dari terpaan badai short seller (Chart-10). Pemogokan dan keributan di Peru membuat FCX dan perusahaan pertambangan tembaga yang punya operasi di Peru terbanting. Harga tembaga memang jatuh. Tetapi sejak tahun 2006 lalu tembaga sudah sideway dan harga saat ini belum menembus supportnya yang dibentuk tahun 2006.

Perkiraan kami PER dari FCX adalah 7.8 (di harga $45). Free cashnya pun tinggi ($4.29/share). Hanya sayangnya sentimen buruk dari Peru bisa membuat FCX tertekan. Kami cenderung memantau FCX dulu sampai ada angin balik baru masuk call option. Mungkin FCX bisa jatuh ke $40. Tergantung sampai seberapa jauh jatuhnya FCX. Tetapi saat ini kami melihat call option $45 Jan 08, FCXAI, yang enak dimainkan. Pada hari jumat lalu bid-offernya ada di $8.10 - $8.30.


Chart 10 (Klik untuk memperbesar)


Sekian dulu……, jaga kesehatan dan investasi anda baik-baik. Mau kasih komentar....silahkan.

Jakarta 5 Oktober 2008




Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Saturday, October 4, 2008

ISLAM, AGAMA TANPA SPIRITUALITAS (I)

PENGANTAR
Dalam rangka hari iedul fitri ini EOWI ingin mengetengahkan sebuah topik, yang seperti biasanya, agak kontroversial. Kami katakan kontroversial karena bisa dipastikan (99.99%), anda belum pernah mendengarnya, kecuali anda mengenal kami secara individu dan mendengarnya dari kami sendiri. Topik yang dimaksud adalah masalah rohani dan rohaniah atau spiritual dan spritualitas.

Tulisan ini akan diakhiri dengan sebuah sayembara berhadiah Rp 10,000,000 (sepuluh juta rupiah). Selamat menikmati. Jangan terkejut kalau apa yang anda percayai selama ini ternyata tidak sejalan dengan Quran.


PUASA DAN PEMELIHARAAN DIRI
Umat Islam merayakan hari kemenangan, iedul fitri, setelah sebulan melaksanakan ibadah saum (puasa). Selama bulan Ramadhan itu banyak umat Islam mengisinya dengan segala macam kegiatan spiritual, kegiatan kerohanian, misalnya lebih sering mendengarkan santapan rohani.

Perintah puasa dan aturan-aturannya ada di Quran surah 2 ayat 182 sampai 187. Kalau kita perhatikan sangat spesifik.

[2:183] Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

[2:184] (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebaikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

[2:187] Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan Puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri`tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

[2:189] Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: "Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadah) haji; Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebajikan itu ialah kebajikan orang yang bertakwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintunya; dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.


Ayat-ayat seperti ini sering kami gunakan untuk mematahkan argumen bahwa Quran hanya membahas yang umum-umum saja, sedangkan pelaksanaannya harus dilihat di hadist. Kami berpendapat, jika pengarang Quran – Allah – menghendaki spesifik, maka akan dinyatakan dalam Quran. Jika tidak spesifik dan longgar maka, dinyatakan secara longgar di Quran. Ayat 182 – 189 surah al Baqarah menyatakan beberapa poin:

1. Puasa itu wajib
2. Siapa saja yang memperoleh pengecualian sementara dan harus membayar puasanya dikemudian hari: musafir, orang sakit.
3. Pengecualian dengan harus membayar fidiyah (uang pengganti puasa).
4. Puasa dilakukan selama hari yang ditentukan, dimulai dari munculnya bulan baru dan diakhiri ketika bulan baru berikutnya muncul.
5. Puasa dimulai pada saat mata bisa membedakan benang putih dan benang hitam (muculnya cahaya matahari, fajar) sampai malam (terbenam matahari). Catatan: tanpa adanya cahaya, warna hitam dan putih tidak bisa dibedakan.
6. Pada saat tidak berpuasa dimalam hari, diperbolehkan melakukan hubungan sex dengan pasangannya.
7. Jangan melakukan hubungan seks atau bercumbu ketika ber-i’tikaf di mesjid.

Semuanya sangat spesifik. Tanpa perlu sumber-sumber lain atau tafsir.

Pengarang Quran – Allah SWT – menjanjikan bahwa puasa akan membuat pelakunya lebih bertaqwa. Sepanjang pengetahuan kami, kata taqwa dalam konteks ini tidak pernah diterjemahkan (translasi) melainkan di-transliterasikan. Ini kami anggap sebagai kecurangan penterjemahan. Sebab, bagi yang tidak mengerti bahasa Arab, transliterasi bisa dimengerti secara berbeda dengan kata itu dalam bahasa aslinya. Kami ambil contoh yang sangat jelas untuk kasus salah arti ini. Kata Arab khidmat dalam bahasa Indonesia berpadanan dengan “solemn” bahasa Inggris, padahal dalam bahasa Arab padanannya adalah “serve” - melayani. Sangat berbeda. Anda tidak pernah mendengar kalimat ini:

Kita berkhidmat untuk masyarakat (artinya: kita melayani masyarakat).

Kecuali anda tinggal di Malaysia dimana kata khidmat artinya masih sama dengan kata Arabnya (serve, melayani).

Hal yang sama dengan kata taqwa. Kata taqwa ini, saat ini di dalam terjamahan Quran seakan mempunyai konotasi spiritual (ke-rohaniahan), yang sulit kami mengerti. Kata taqwa ini dimengerti sebagai “berserah diri kepada Allah”, atau fatalis. Ini tidak sejalan dengan pola pemikiran Quran yang sangat rasionil. Coba perhatikan ayat ini, Tuhan menghukum orang yang tidak menggunakan akalnya:

[10:100] Dan tidak ada seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.

Untuk memperoleh keimanan harus digunakan akal!. Dalam topik-topik lain, EOWI akan menunjukkan bagaimana rasionilnya Quran, bahkan susunan kalimat-kalimat Quran sangat berpegang teguh pada kaidah-kaidah logika. Lain kali akan kita bahas hal ini.

Kata taqwa berasal dari kata waqa ini punya arti yang berkaitan dengan pengertian “terpelihara”, bukan fatalis. Ada suatu kisah (hadis) yang berkaitan dengan pengertian taqwa. Seseorang melepas ontanya, tanpa diikat. Hal itu dilihat nabi dan kemudian ditanyakan kenapa orang tersebut berbuat demikian. Orang itu menjawab bahwa dia sudah menyerahkan semuanya kepada Allah. Nabi Muhammad saw, kemudian menerangkan bahwa taqwa (berserah diri) itu bukan demikian. Tetapi dia harus berusaha sebaik mungkin dengan mengikat onta tersebut ditempat yang baik, sehingga tidak lari atau dicuri orang.

Kami agak meragukan kesahihan hadis ini, karena seharusnya orang Arab pada waktu itu seharusnya tahu arti kata taqwa. Yang jelas Islam bukan fatalis, menyerah pada nasib.

Andaikata kata taqwa diterjemahkan sebagai kata yang ada kaitannya dengan pemeliharaan diri, makna ayat-ayat Quran yang menggunakan kata taqwa tersebut sangat sensible dan tidak memerlukan penafsiran. Cukup penterjemahan. Kita harus membedakan antara tafsir (mengandung banyak opini si penafsir, disebut juga commentary dalam bahasa Inggris).


ANTARA TAFSIR, TERJEMAH DAN TRANSLITERASI
Ada perbedaan yang sangat mendasar antara tafsir dan terjemah. Sebuah tafsir bisa lebih tebal dan lebih panjang dari pada yang ditafsirkannya itu sendiri. Jangan heran, tafsir al-Azhar Buya HAMKA lebih tebal dari Quran itu sendiri. Apakah sebuah tafsir itu benar?

Tafsir adalah sebuah penghinaan terhadap pengarang Quran, seakan pengarang Quran ini (Allah swt) tidak mampu mengungkapkan apa yang diinginkannya dalam bentuk tulisan. Atau Allah swt ini suka yang misterius-misterius sehingga karangan (perintahnya) harus diterka-terka. Mengatakan bahwa Allah itu tidak pandai mengungkapkan perintahnya atau Allah itu misterius adalah penghinaan terhadap Allah.

[3:7] Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang jelas itulah pokok-pokok isi Al Qur'an dan yang lain (ayat-ayat) dengan analogi. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat analogi untuk menimbulkan cobaan dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat analogi, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran melainkan orang-orang yang berakal.

Misteriusme dalam Quran dibantah oleh beberapa ayat (paling tidak 4 ayat): [15:1], [26:2], [27:1], [28:2].

[15:1] Alif, laam, raa. Ini adalah ayat-ayat Al-Kitab, yaitu Al Qur'an yang memberi penjelasan.

Bagaimana mungkin misterius jika jelas. Arti misterius adalah tidak jelas, sembunyi-sembunyi, samar-samar, kabur.

Jadi usaha-usaha memberikan penjelasan adalah bertentangan dengan Quran itu sendiri, karena pengakuan Quran bahwa pesan di Quran itu sudah jelas. Persoalannya, banyak penafsir tidak hidup dijaman dimana ilmu untuk mengerti Quran sudah berkembang. Misalnya Quran membicarakan mengenai kota Iram dengan pillar-pillar yang tinggi. Kota Iram itu tidak pernah ada dalam catatan sejarah sampai tahun 1978. Beberapa penafsir Quran sebelum tahun 1978 itu, seperti Yusuf Ali (tahun 30an), secara apologetic mengatakan Iram hanyalah kota secara figuratif, bukan kota yang riil. Pada tahun sekitar 1978, pada saat eksavasi kota Ebla, ditemukan catatan mengenai kota Iram. Jadi sejak tahun 1978, Iram sudah ada dalam sejarah. Hasil eksavasi Ebla ini di muat di buku National Geography tahun 1978. Bagaimana seorang penafsir sebelum tahun 1978 tahu mengenai Iram? Salah-salah tafsirnya condong pada hal-hal yang aneh seperti yang dikatakan Quran 3:7, mencari-cari takwilnya tanpa dasar.

Contoh lain. Quran 21:30

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

Ada 3 poin dalam ayat ini:

a. Langit, bumi (alam semesta) ini awalnya “mono-block”, satu. Kemudian dipecahkan
b. Makhluk hidup terdiri/terbentuk dari air
c. Yang mengamati pertama kali hal ini adalah non-muslim

Poin pertama menceritakan tentang suatu fenomena yang kemudian disebut big-bang. Orang-orang yang bekerja sampai akhirnya big-bang ini menjadi teori yang diterima seperti Georges LemaĆ®tre, Albert Einstein, Alexander Friedmann, Edwin Hubble, Fred Hoyle, dsb – tidak satupun muslim. Juga orang yang menemukan bahwa mahluk hidup terdiri dari air, Anthony van Leeuwanhoek, juga bukan seorang muslim.

Pertanyaannya, sebelum pengetahuan ini (big-bang atau makhluk hidup terdiri dari air) established, bagaimana seorang penafsir Quran mengerti apa yang dimaksud Quran secara benar?

Adakah unsur misterius dalam ayat ini? Tentu saja tidak! Allah mengatakan bahwa alam ini mulanya monoblock, kemudian dipecahkan. Mana yang tidak jelas? Semuanya jelas, tetapi karena hal ini di luar pengalaman masyarakat masa lalu, maka mereka tidak bisa membayangkannya dan memahaminya. Saat inipun banyak ayat-ayat Quran yang tidak bisa dibayangkan, karena di luar pengalaman masyrakat masa kini.

Manusia memang sering gatal kalau membaca sesuatu yang tidak bisa dimengertinya. Dan itu sudah dikatakan dan dingatkan di Quran 3:7 supaya tidak gatal. Bagi penterjemah/penafsir, sulit untuk sedikit berrendah hati untuk mengatakan bahwa dia tidak mengerti atau berpuas hati dengan ketidak mengertiannya. Ada juga yang takut menterjemahkannya sehingga kemudian mentransliterasikan kata-kata sulit, seperti kata taqwa, muslim, islam. Tahap berikutnya adalah timbulnya pengertian yang berbeda ketika pembaca lain mereka-reka makna kata tersebut. Akhirnya kembali pada tafsir yang salah.


SPIRITUAL DAN SPIRITUALITAS (ROHANI DAN ROHANIAH)
Paling enak mentafsirkan suatu ayat dengan dibumbui aroma rohani dan rohaniah. Karena dunia rohani dan rohaniah tidak perlu bukti, tidak perlu penjelasan yang riil, tidak bisa didiskusikan dengan logika. Kalau tidak bisa diterangkan secara gamblang, bagaimana mungkin didiskusikan? Enak bukan? Telan saja. Itu sama sekali bukan Islam. Seperti pernyataan Quran 10:100, keimanan akan dicapai melalui prosedur Allah yang menggunakan akal. Dan barang siapa yang tidak menggunakan akalnya akan dimurkai Allah.

Dunia rohani dan rohaniah tidak ada di Quran. Bahkan kedua kata ini tidak dijumpai di Quran. Rohani dan rohaniah adalah kata bahasa Arab yang berarti spiritual dan spiritualitas. Andaikata Islam adalah agama yang memiliki faset rohani dan rohaniah, tentunya kata tersebut bisa dijumpai di dalam Quran. Mustahil sebuah buku tentang gajah tidak menyebut kata gajah di dalamnya. Demikian juga dengan Islam. Kalau memang Islam bernafaskan kehidupan rohani dan rohaniah maka kedua kata ini akan anda jumpai di Quran. Nyatanya tidak ada satupun kata ini bisa dijumpai di Quran.


RENUNGAN DAN SAYEMBARA RP 10 JUTA
Masyarakat muslim seperti orang yang waham, penderita schitzophrenia, hidup di dua dunia – kehidupan dunia dan kehidupan rohani. Dalam kehidupan sehari-hari mereka berada di alam dunia. Tetapi setiap tahun kambuh dan menjelma menjadi makhluk yang gandrung akan hal-hal yang bersifat kerohaniahan. Hari-harinya diisi dengan hal-hal yang bersifat kerohaniahan (entah apapun artinya).

Kata rohani dan rohaniah adalah kata Arab yang artinya sama dengan transliterasinya di dalam bahasa Indonesia. Artinya juga sama dengan spiritualitas dan spiritual (transliterasi dari bahasa Inggris). Kata rohani dan rohaniah, walaupun keduanya adalah kata bahasa Arab, tetapi tidak akan anda jumpai di dalam Quran. Kalau memang Islam adalah agama yang mempunyai faset spiritual atau mengandung hal-hal yang bersifat spiritual (kerohanian), maka akan dijumpai kata rohani atau rohaniah di Quran. Adalah mustahil kata gajah tidak dijumpai di suatu buku tentang gajah. Demikian juga dengan kata rohani dan rohaniah. Adalah mustahil tidak dijumpai di dalam Quran, kecuali pesan yang dibawa Quran sama sekali bukan hal-hal yang bersifat kerohaniahan.

Kalau tidak percaya kami akan memberi hadiah Rp 10,000,000 (terbilang: sepuluh juta rupiah) bagi siapa saja yang bisa menemukan kata rohani dan/atau rohaniah di Quran. Rasanya kurang elegan kalau EOWI tidak memberikan bantuan kepada anda. Kami akan memudahkan anda dalam pencarian ini. Jumpai seorang ustad, biasanya mereka punya indeks Quran. Dengan indeks Quran ini akan mudah mencari semua kata yang ada di Quran. Rohani dan rohaniah, kalau ada, akan berada di bagian indeks bersama dengan kata yang berakar kata ro-wau-ha. Silahkan cari disitu.

Kalau anda bisa menemukan kedua atau salah satu dari kata rohani dan rohaniah, silahkan beri tahu EOWI lewat komentar (comment) yang akan diteruskan ke email EOWI. EOWI akan segera menghubungi anda.

Sekian dulu...., semoga anda terpelihara dari hal-hal non-sense. Kasihan juga mereka yang selama 1 bulan ini menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang bersifat kerohaniahan karena menyangka anjuran Quran dan kemudian ternyata Quran tidak pernah menyentuh subjek tersebut, bahkan kata rohani dan rohaniah tidak dipakai di Quran......, too bad, kasihan deh.

3 Oktober 2008.


Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.