___________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Doa pagi dan sore

Ya Allah......, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang, pajak, pembuat UU pajak dan kesewenang-wenangan manusia.

Ya Allah......ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim dan para penarik pajak serta pembuat UU pajak selain kebinasaan".

Amiiiiin
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________

Thursday, March 24, 2011

PENIPU, PENIPU ULUNG, POLITIKUS DAN CUT ZAHARA FONNA (No.13)

Sejarah, dongeng satir, humor sardonik dan ulasan tentang konspirasi, uang, ekonomi, pasar, politik, serta kiat menyelamatkan diri dari depressi ekonomi global di awal abad 21



(Terbit, insya Allah setiap Minggu dan Kamis)





Flash disk yang berisi PENIPU, PENIPU ULUNG, POLITIKUS DAN CUT ZAHARA FONNA tertinggal dirumah. Oleh sebab itu kisahnya tertunda sampai nanti malam.

Seorang pembaca menanyakan tentang goldentradersinternational.co, apakah ini bentuk sistem piramida atau bukan. Ada baiknya kita melihat apa yang ditawarkan oleh goldentradersinternational.com melalui websitenya dan mengupasnya. Tetapi sebelum itu kita akan melanjutkan kisah QSAR dan Ramli Araby telebih dahulu. Atau mungkin kita selesaikan semua cerita tentang penipu-penipu ulung, baru kita bahas mengenai goldentradersinternational.com. Paling tidak kita selesaikan dulu kisah penipu ulung dululah. Berikut ini pembukaan kisah QSAR dan Ramli Araby.


Qurnia Subur Alam Raya (QSAR) – Ramli Araby
Kasus PT Qurnia Subur Alam Raya (QSAR) mungkin adalah kasus penipuan yang terbesar di Indonesia yang diakhiri dengan dimasukkannya sang pelaku ke penjara. Kasus ini melibatkan kira-kira 6800 orang korban dan uang mendekati Rp 500 milyar yang pada waktu itu ekivalen dengan 5 ton emas. Jadi cukup besar. Uang yang terlibat hampir separo dari kasus Charles Ponzi di Amerika Serikat yang nilainya ekivalen hampir 11 ton emas. Oleh sebab itu kasus QSAR - Ramli Araby ini layak untuk dicatat di buku ini.

Kasus ini juga melibatkan petinggi-petinggi negara seperti wakil Presiden Hamzah Haz, wakil ketua DPR Tosari Wijaya, ketua MPR Amin Rais, Partai Persatuan Pembangunan, dan sederet lagi baik sebagai korban atau sebagai alat yang digunakan untuk menarik korban.................


(Sampai nanti malam............., insya Allah)


Disclaimer:
Dongeng ini tidak dimaksudkan sebagai anjuran untuk berinvestasi. Dan nada cerita dongeng ini cenderung mengarah kepada inflasi, tetapi dalam periode penerbitan dongeng ini, kami percaya yang sedang terjadi adalah yang sebaliknya.

Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

4 comments:

Anonymous said...

pipak .. tolong dibahas tentang berkebun emas .. bagaimana prosek-resiko dll .. apa bener seperti yang digembor gemborkan, mengingat investasi emas lagi naik daun. Terima kasih

Imam Semar said...

Mungkin cerita-cerita ttg Kebun Emas dsb, dibahas setelah bagian dongen PENIPU, PENIPU ULUNG, POLITIKUS DAN CUT ZAHARA FONNA yang membahas "Pump and Dump". Karena kasusnya mirip dengan "Pump and Dump".

tikhomirov said...

per?an Q kali ini Ga Nyambung dg tema sekarang, tp nyambung dg tulisan2 IS sebelumnya yg 'menyepelekan' adanya energi alternatif selain minyak bumi. Kmaren gw liat acara di satu tv swasta yg membahas ttg konspirasi oil company, dikatakan bhw kesalahan terbesar yang dilakukan si penemu adalah mengungkapkan temuannya terlalu dini dan akibatnya mereka (red;penemu) harus membayar mahal hasil temuannya. ini sdh trjadi di bnyk negara tdk menutup kemungkinan blue energy si suprapto (klo g slh namanya), ato bs jd si IS dah ngantongin komisi dr Raja2 minyak. Klo pandangan Loe gmn IS..?

Anonymous said...

^^^
utk mas yg diatas ...
sebelum nyepet etc, belajar lg thermodinamika - kimia SMA ttg hukum kekekalan energi dulu tuh (kalau ga salah kimia ya hehee)

tanya anak2 SMA ttg hukum kekekalan energi ... mungkin bisa refreshing sebentar :p

kalau kasus konspirasi ... emang ini pelem james bone???

-j-