___________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Doa pagi dan sore

Ya Allah......, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang, pajak, pembuat UU pajak dan kesewenang-wenangan manusia.

Ya Allah......ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim dan para penarik pajak serta pembuat UU pajak selain kebinasaan".

Amiiiiin
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________

Monday, February 2, 2009

EMAS - ETAPPE TERAKHIR 2008/09 ATAU BARU MULAI FASE III?

Tak terasa blog Ekonomi Orang Waras dan Investasi sudah berumur 1.5 tahun dan jumlah mengunjungnya secara kumulatif sudah mencapai 100 ribu. Semakin hari semakin tinggi hits nya. Moga-moga informasi di blog ini banyak membantu pembaca. Baik itu sekedar untuk mengasah otak, untuk hiburan atau untuk menjaga tabungan anda serta untuk memperbaiki kinerja investasi anda. Kami akan tetap mempertahankan blog ini bersifat tidak komersial. Sampai saat ini kami memang tidak mengharap imbalan apa-apa dari pembaca, kecuali dari yang Kuasa. DenganNya lah kami melakukan transaksi.


ETAPPE TERAKHIR RALLY TAHUNAN 2008/09
Suatu sekular bull market – katakanlah sekular bull market emas -, oleh investor/analis biasanya dibagi 3 fase. Pertama adalah fase stealth. Pada fase ini hanya sebagian kecil investor professional mulai mengumpulkan emas (atau objek yang dispekulasikan). Kenaikan harganya relatif lambat linear dan tidak terekspos. Pada fase berikutnya, semakin banyak investor yang berpartisipasi. Tetapi kenaikan harganya masih linear. Dan tahap terakhir adalah tahap mania, dimana masyarakat awampun ikut terjun. Bahkan benyak diantara mereka yang pinjam uang atau mempertaruhkan tabungan pensiunnya untuk ikut berspekulasi. Kalau diumpamakan dengan bursa saham Indonesia bull market 2003-2008, maka masa mania adalah di tahun 2006 – 2007. Di kantor saya, banyak sekretaris yang ikut reksadana, asuransi dengan opsi link, bahkan ikut beli saham. Kadang mereka ini menggunakan uang ibunya atau kakaknya. ‘Kalau anda tahu cara bermainnya’, justru pada fase mania inilah keuntungan terbesar bisa diperoleh. Hal ini karena kenaikkan harganya bukan lagi linear tetapi parabolik. Saya tegaskan lagi kata ‘‘kalau anda tahu cara bermainnya’. Seperti misalnya minyak bumi naik hampir 200% dari $50/bbl ke $147/bbl hanya dalam kurun waktu 1.5 tahun (Januari 2007 – Juli 2008). Keuntungan 200% atau lebih bisa diperoleh pada periode itu kalau kita punya posisi long saham-saham minyak atau potionnya.

Sekular bull market emas sudah berjalan hampir 9 tahun. Cukup lama, dan sampai saat ini masih belum menampakkan tanda-tanda fase III, fase mania. Kalau dilihat dari umur bull market ini, wajar saja andaikata kita berasumsi bahwa fase mania sudah dekat. Entah tahun 2009 ini atau 2010. Kami di EOWI berpantang untuk fanatik. Walaupun kami mengatakan bahwa emas adalah uang sejati, tidak berarti kami fanatik akan terus berada di posisi long. Kami tetap rasionil. Artinya, kami percaya bahwa emas juga merupakan objek spekulasi. Jika emas sudah overvalue kami akan bermain seperti layaknya spekulan. Jurus-jurus ‘ambil untung’ dan ‘trailing stop’ akan digunakan.

Harga emas mengalami minggu-minggu bullish dan berhasil keluar dari bulish wedge nya (lihat Chart-1). Dan sekarang memasuki area resistance 925-950. Andaikata emas bisa melewati resistance ini, maka akan berpeluang untuk membuat rekor baru. Andaikata, emas pada bulan Februari – Maret 2009 ini bisa mencapai level $1200, kami belum bisa mengatakan bahwa emas telah masuk fase III, fase mania. Level $1200 masih dalam batas-batas target siklus tahunannya. Tetapi andaikata emas masih rally setelah May 2009, maka kami berani mengatakan bahwa fase mania sudah dimulai.


Chart 1 (klik chart untuk memperbesar)

Rally emas sayangnya sejak pertengahan bulan Desember 2008 tidak lagi diikuti oleh saham-saham emas. Indeks HUI tertahan di level 300 (Chart-2). Level 300 ini telah di test 4 kali, tetapi bull gagal menembusnya. Emas masih menanjak sedangkan sahamnya sedang konsolidasi. Kondisi seperti ini yang sebenarnya tidak kami sukai. Gejalal ini menunjukkan seperti ada kelemahan. Investor ragu terhadap rally emas.

Trading indeks HUI membentuk bullish wedge (Chart-2). Bisakah HUI menembus level 300 ini. Andaikata tidak bisa, maka kami akan mengantisipasi masa koreksi pada emas. Kita lihat saja nanti.


Chart 2 (klik chart untuk memperbesar)


RUPIAH BERBAHAYA?
Minggu lalu saya membaca sebuah artikel dari Gold-Eagle.Com oleh Mike Hewitt [link] yang memuat tingkat inflasi M0, uang dengan 0 maturity dengan kata lain uang cash. Hewitt memberikan data seperti yang tertera pada tabel di bawah ini. Untuk rupiah, terjadi lonjakan 39.2%. Angka ini membuat saya kaget, karena saya memonitor M2 yang tingkat inflasinya sekitar 15% - 20%. Oleh sebab itu saya konfirmasikan di situsnya BI. Ternyata tingkat pertumbuhan M0 untuk rupiah danya 21%. Jadi Hewitt salah. Jadi tingkat inflasi Indonesia tidak seperti yang dilaporkan Hewitt. Itu berita bagusnya. Berita buruknya, angka 21% adalah cukup besar. Jadi jangan harap rupiah menguat terhadap dollar. Bahkan bersiap rupiah mencapai level Rp 13,000 – Rp 15,000 per US$, karena itu nilai fundamentalnya. Rupiah yang sejak lama dipompa dengan kecepatan 15%-20% pada M2, dibanding sekitar 8% untuk US$, maka secara fundamental rupiah akan tergerus nilainya terhadap US$ dan berharaplah suatu saat penyeimbangan ini akan terjadi.

(klik tabel untuk memperbesar)


(klik tabel untuk memperbesar)

Jadi apakah rupiah dalam bahaya? Anda bisa menjawabnya sendiri. Dengan tingkat pemompaan yang lebih cepat dan potensi kredit macet untuk sektor-sektor industri eksport dan komoditi yang cukup besar (lihat artikel bulan Desember 2008, “MENGUKUR KEKUATAN BOM KRISMON INDONESIA 2009”, link), apa bisa diharapkan rupiah menguat?


MINYAK CAPEK TURUN
Minyak nampaknya sudah memasuki fase konsolidasi, dengan kata lain titik nadirnya sudah tercapai. Saat ini harga minyak (West Texas Intermediate, WTI) berada pada kisaran perdagangan $40 - $50 per BBL. Titik nadirnya di $32 per BBL dicapai pada minggu IV Desember 2008 lalu.


Chart 3 (klik chart untuk memperbesar)

Saham sektor minyakpun sudah mendatar, seperti National Oil Varco (Chart-4). Gas alam juga menunjukkan gejala ‘bottoming’ (Chart-4). Saham-saham gas alam sudah mendahului dalam proses bottoming (lihat Chart-5 untuk PQ).

Jadi secara umum sektor energi sudah sideways. Kalau kita pandai melakukan trading, situasi seperti ini sangat baik, karena gerakan pasar lebih mudah dibaca dan downside nya sudah tinggal sedikit.


Chart 4 (klik chart untuk memperbesar)


Chart 5 (klik chart untuk memperbesar)


Chart 6 (klik chart untuk memperbesar)


SAHAM SUDAH CAPEK TURUN
Dua minggu ini, bursa dijatuhi bom-bom berita buruk dari US. Saya sudah bisa menghitung berapa banyak dan mengingat apa saja berita buruk itu. Saya akan coba mengingatnya. Tingkat pengangguran di US naik 500,000 selama sebulan ini. Angka 500 ribu per bulan ini sesuai dengan perkiraan saya sebelumnya [link]. Berita lain, AIG dan beberapa bank yang sudah diselamatkan ternyata masih belum selamat dan meminta tambahan dana. Negara bagian California tidak bisa mengembalikan kelebihan pajak yang dibayarkan wajib pajak. John Thain, CEO Merrill Lynch, menghabiskan $1.22 juta untuk perabotan ruang kerjanya di kantor (wow edan). GDP US turun -3.8%. Entah apa lagi, sulit mengingatnya. Walaupun sudah dihantam habis-habisan dengan berita buruk, bursa saham US dan dunia umumnya masih bertahan. Indeks S&P500 masih berkisar antara 790 – 920 (Chart-7). Untuk medium term, bursa sudah oversold akibat tekanan jual sejak bulan Maret 2008. Pasar perlu mengendorkan oversold ini untuk bisa melanjutkan sekular bear market ini. Untuk jangka pendek, pasar masih bisa men-test titik nadir yang dibentuk pada bulan November 2008. Kalau hal ini terjadi maka saya akan membuka posisi long yang banyak.


Chart 7 (klik chart untuk memperbesar)

Sekian dulu..., jaga kesehatan, tabungan dan investasi anda.

Jakarta 2 Februari 2009.

Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

10 comments:

Giy-Blog Praksiologi said...

Pak IS, saya pernah membaca artikel yang mengatakan bahwa emas tahun 2012 bisa mencapai harga $10.000,-.

Apakah itu mungkin?

Imam Semar said...

Bagi explorasionist, dalam menentukan/meramalkan suatu kejadian akan menggunakan probability. Untuk menjawab pertanyaan apakah emas bisa mencapai $10,000, jawaban kami sbb:
dalam kurun waktu sampai 2012 emas bisa menyentuh
$2000/oz dgn probability 90%
$3000/oz - 50%
$5000/oz - 10%
$10000/oz - 1%

Imam Semar said...

Explorationist yg disebut di atas adalah explorationist dalam prospecting bahan tambang dan mineral.

Imam Semar said...

Catatan: Harga emas hari ini mencapai rekor baru dalam rupiah Rp 341 per gram.

Fahmi Idris said...

Sekarang ini Investor Besar mulai masuk ke Emas secara pelan tapi pasti (Bloomberg News ) ....mungkinkah akan di teruskan dg Fasa Maniak Pak...

Kasiahan benar yah yg beli emas terakhir...kalau kejadian Th 80 an terjadi lagi....emas jatuh nggak tanggung-tanggung...setelah fasa maniak....
Probability akan terjadi case tahun 80 an berapa kira-kiara pak IS

Blue said...

Info mas IS,
Goldman Sachs Group, Inc. (which probably has so many research people you can't count them with a stick) said that they believe gold will reach $1,000 within three months

kiki said...

weleh...emas $10.000? masak semua org didunia rame2 jual saham dan membeli emas?

but if it happen silakan beli emas sy, jgn takut keabisan ya hauhua...

kresnark said...

Pak IS,

Kalau saya invest untuk long term (3 - 5 tahun),
Apakah emas di harga $900 an per ons, masih wajar / layak untuk di beli ? apakah ada kemungkinan turun ke level $700 per ons ?

Admin said...

Sekarang Dow sudah turun di bawah titik terendah dr nov 08, dan breaking news pak IS membuka posisi long dan melikuidasi posisi short.

Masalahnya acuannya adalah DOW. Bagaimana dengan yg main di BEI? apakah relevan jg berpatokan dengan Dow? ikut buka posisi long di BEI?

Imam Semar said...

@Admin
Perkiraan EOWI, bear market masih jauh. Akan tetapi bear market rally selalu ada. Kami perkirakan S&P bisa masuk di kisaran 400 - 500ketika bear market ini selesai. PER S&P500 menjadi 7 dan dividen yield sekitar 6%.

Itu akhir dari bear market versi EOWI.

BEJ akan ikut NYSE, baik sepenuhnya atau sebagian. Jadi NYSE bisa dijadikan patokan arah global market.

Oom Admin, tolong jangan pakai nama Admin doong. Nanti dikira Admin dari EOWI.

Thanks.