___________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Doa pagi dan sore

Ya Allah......, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang, pajak, pembuat UU pajak dan kesewenang-wenangan manusia.

Ya Allah......ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim dan para penarik pajak serta pembuat UU pajak selain kebinasaan".

Amiiiiin
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________

Sunday, September 27, 2015

Revisi Target Kurs US Dollar – Rupiah



Dollar Bull Update

EOWI punya karakter yang unik yang perlu diperlihara, yaitu Roni Sukardi. Roni Sukardi bukan nama orang melainkan sebuah akronim: RObah-robah NIat SUKAR Ditebak. Mungkin tidak Sukardi (sukar ditebak), tetapi yang pasti Roni (robah-robah niat). Misalnya, dulu EOWI menjadi pemandu sorak emas, sekarang pemandu sorak US dollar.
Semua itu tergantung perkembangan situasi. Situasi berubah dan kita harus bisa beradaptasi. Perkiraan bisa salah, oleh sebab itu pandangan dan opini perlu diperbaiki dari waktu ke waktu.
Saya baru saja meng-update data kurs US dollar. Ada perkembangan baru yang muncul sekitar 2 – 3 bulan terakhir ini. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada chart di bawah ini.

US dollar mencapai titik terendah terhadap rupiah terjadi pada tahun 2011, bersamaan dengan puncak dari commodity bull market. Kemudian secara perlahan-lahan rebound dengan kecepatan 7.5% per tahun selama 2 tahun.
Kemudian kecepatan appresiasi US dollar meningkat menjadi 15% per tahun selama 2 tahun (pertengahan 2013 – pertengahan 2015). Sejak awal Juli 2015, appresiasi US dollar mengalami percepatan lagi. Kali ini rata-rata 47% per tahun.
Sampai titik ini masih belum bisa dipastikan apakah kecepatan appresiasi US dollar sebesar 47% per tahun bisa bertahan terus sampai beberapa bulan, karena adanya potensi resistan pada level  Rp 14,800 yang sekarang ini. Berapa besar peluang US dollar bisa menembus level Rp 14,800 dan melenggang ke level-level selanjutnya.
Itu dari segi teknikal. Dari sudut waktu, akhir-akhir tahun biasanya kebutuhan US dollar meningkat karena kebutuhan membayar kewajiban-kewajiban perusahaan. Data ini bisa mendukung, peluang rally dollar dengan kecepatan 47% per tahun cukup besar.  Mungkin bisa berubah menjadi parabolik. Setidaknya 47% per tahunnnya sampai akhir tahun 2015 ini.
Faktor ke dua, adalah bahwa kemungkinan pasar saham akan terus terpuruk karena investor (asing) cenderung untuk merealisasikan kerugiannya untuk keperluan pengurangan pajak. Keluarnya investor asing biasanya sejalan dengan penguatan US dollar. Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) yang pada akhir perdagangan tanggal 25 September 2015 ditutup pada level 4209 akan mengalami tekanan, diharapkan sampai akhir tahun 2015. Ini juga faktor yang bisa mendukung rally US dollar sampai akhir tahun 2015.
Dengan trend seperti ini, diharapkan kurs US dollar akan menyentuh level Rp 16,000 per dollar. Apakah level ini akan dicapai? Sangat mungkin.
Apakah appresiasi 47% akan berlanjut terus sampai 2 tahun dan membawa US dollar ke level Rp 45,000? (Angka 2 tahun dilihat dari rally-rally sebelumnya yang panjangnya 2 tahun.). Meragukan. Tetapi masih mungkin. Faktor yang tidak mendukung adalah, level hutang eksternal Indonesia relatif kecil, sekitar 35% dari GDP. Faktor yang mendukung adalah, besarnya cadangan devisa Indonesia tidak berimbang dibandingkan uang asing panas yang beredar di pasar saham dan obligasi. Dan jika menggunakan model bubble implosion level Rp 45,000 masih dimungkinkan. Pecahnya bubble biasanya akan memangkas harga asset 80%. Silahkan pilih sendiri.
Tetapi...., EOWI mewanti-wanti, seperti kata krisis dalam bahasa Cina, Wie Ji, mengandung unsur kata wei = bahaya dan ji = peluang. Kita harus berhati-hati. Target-target Rp 16,000 atau Rp 45,000 dan appresiasi 47% per tahun adalah sangat menggiurkan. Jangan disangka jalannya akan mudah. Bahkan mungkin ini hanyalah bear market trap. Bukannya US dollar akan tereppresiasi, tetapi malah terkoreksi. Angin balik arah.
Berhati-hatilah dan siapkan strategi agar bisa lolos seandainya rally ini hanyalah bear market trap. Stop loss dan allokasi asset yang baik.

EOWI Menjawab

Pada tulisan ini kami mencoba menjawab beberapa pertanyaan yang dikirim lewat email atau komentar di EOWI. Sebenarnya update US dollar bull market di atas sebenarnya sudah bisa menjawab pertanyaan mereka.
Seorang pembaca menanyakan, kenapa asing (atau saya) tidak tertarik pada bunga deposito 7.5%?
Jaman ini adalah jaman edan. The Fed dan bank-bank sentral di dunia mencetak duit kira-kira US$ 8 trilliun untuk menangkal krisis berkepanjangan yang diakibatkan oleh krisis subprime 2008. Caranya: suku bunga rendah.
Dengan suku bunga yang nyaris nol, spekulasi menjadi marak. Pinjam dengan bunga 0.5% di negaranya dan menginvestasikan di emerging market seperti Indonesia, Brazil, dan lain-lain.  Tidak perlu mikir. Nenek-nenek bego juga bisa. Gampang.
Selain gampang, mata uang negara-negara tujuan seperti rupiah dan real Brazil, menguat akibat dari masuknya dana asing baru. Makin enak ‘kan?
Memang gampang dan enak kalau pesta seperti itu tidak pernah berhenti. Sayangnya pesta harus berhenti. Spekulan bosan atau pemberi kredit minta uangnya kembali atau apapun alasan lainya. Dana asing keluar dengan keuntungan (mungkin).  Ketika dana asing keluar, maka rupiah, real Brazil atau rubel Russia, atau rand Afrika Selatan kena batunya dan terdepresiasi. Bunga 7.5% atau 16% tidak lagi cukup untuk menambal kerugian kurs valas.
Di saat itu spekulan mulai nervous. Pertama-tama mereka mengangkut keluar dananya secara sembunyi-sembunyi. Terjadilah fase I, appresiasi US dollar 7.5% per tahun. Kemudian yang lain ikut, ditambah spekulan besar lokal ikut meramaikan. Terjadilah fase II dengan appresiasi US dollar 15% per tahun. Kemudian......, akan dilanjutkan dengan panik, bak di bioskop ada yang berteriak: “Kebakaran!!!!!”
Semua orang lari mau keluar dari pintu sempit. Spekulan professional tahu karakter krisis seperti ini.
Masih mau bunga deposito rupiah yang 7.5% itu?.......Silahkan.
Seorang pembaca EOWI, berinitial SW mengirimkan email, sebagai berikut (sudah sedikit saya edit, tetapi tidak merubah isi pokoknya):
Dear Pak IS,
Saya termasuk salah satu pembaca setia EOWI ,
Saya tidak mengikuti saran EOWI, Short rupiah....Long Dollar.
Yang saya lakukan malah dana nganggur saya simpan di asuransi XX life, dengan bunga 12% nett setahun (termasuk Cashback marketing kasih saya) tanpa di potong pajak.
Setelah saya hitung dari bulan Juli 2015 malah lebih untung simpan dollar,  hitungan bodoh saya rp 13300/usd simpan di asuransi bunga 12% sebulan dapat Rp133 sebulan,  ternyata simpan di dollar bisa jauh melebihi bunga asuransi/bln.
Soalnya umur saya sudah kepala 4, takut dengan resiko dollar balik arah.
Teman teman saya ajak diskusi pilih mana, pilih sesuatu yang belom pasti. atau pilih 12%nett setahun tapi pasti. pada pilih yang pasti. Akhirnya saya pilih yang pasti pasti saja.
Pertanyaan saya mohon pak is berkenan membahas dampak kenaikan USD terhadap perusahaan Asuransi seperti XX life atau YYlife pensiontama. Apakah asuransi kedepan nya bisa ikut bangkrut gara-gara dollar melambung tinggi.
Soalnya saya baca baca diweb blog katanya asuransi memberikan kepastian di saat ekonomi kita tidak pasti.
Sebelumnya saya ingin menyampaikan bahwa EOWI tidak memberikan saran-saran yang sifatnya personalized investment portfolio. Karena setiap individu mempunyai risk aversion (ketahanan melihat portfolionya tidak berkinerja secara memuaskan) yang berbeda-beda. Saya menganjurkan untuk agar pembaca mempunyai strategi, seperti allokasi asset dan stop loss, dan mendiskusikannya dengan istri dan/atau mencari masukkan dari seorang investment advisor. DI EOWI saja, antara saya dan Sharifa Dinarra Beardon mempunyai risk aversion yang berbeda. Dia sering (punya hobby) melakukan short sell emas, perak dan komoditi dengan leverage dan sifatnya trading jangka pendek. Saya hanya bermain di dollar untuk jangka panjang, walaupun juga menggunakan leverage yang rendah. Tetapi masih ada leverage dengan stop loss dan sejenisnya untuk mencegah kerugian yang besar jika dollar berbalik arah.
Melihat kinerja US dollar tiga bulan terakhir ini dan membandingkannya dengan portofolio berbunga 12% setahun (asuransi dan dana pensiun) adalah tidak tepat. Harus dilihat 2 – 3 tahun sebelumnya.
Antara tahun 2011 – 2013 kinerja US dollar, sama dengan tabungan deposito rupiah. Kemudian antara tahun 2013 – 2015, kinerja US dollar meningkat menjadi 15%. Sedikit lebih baik dari imbal dana pensiun pak SW. Hanya pada 3 bulan terakhir, kinerja US dollar meleset menggiurkan sekali.
Pertanyaan berikutnya, apakah perusahaan asuransi dan dana pensiun bisa bangkrut.
Untuk masa yang normal, kemungkinan besar perusahaan-perusahaan asuransi dan dana pensiun akan memberikan imbalan yang “pasti”. Tetapi, pada kondisi investasi yang krisis dan masa deflasi, pertanyaan ini tidak bisa dijawab tanpa melihat portifolio dari perusahaan tersebut. Investasi apa saja yang mereka lakukan. Oleh sebab itu, sebaiknya sebelum menginvestasikan uang kita ke badan-badan seperti ini, ada baiknya kita mengenal bisnis yang dikecimpungi. Seperti AIG, tanpa tindakan penyelamatan oleh pemerintah, pasti sudah rontok pada krisis di tahun 2008 – 2009. Tetapi banyak juga asuransi yang masih hidup sampai sekarang. Bagaimana nanti......, entah lah. Mengarungi masa krisis deflationary (atau krisis lainnya) tidaklah mudah. Kata krisis dalam bahasa Mandarin adalah Wei Ji, suatu kata yang terdiri dari 2 komponen, wei = bahaya dan ji = kesempatan. Ada orang yang berani mengambil resiko untuk memperoleh kesempatan ini. Dan yang punya risk aversion rendah bermain aman. Dan ada yang sembrono, dan akan tersembelih.
Sekian dulu, jaga kesehatan dan tabungan anda baik-baik. Sampai dilain waktu dengan cerita yang berbeda.

Jakarta 27 September 2015.
 

Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

43 comments:

Anonymous said...

kalo aq sih targetnya sampai akhir tahun aja pak IS

abis itu lepas dollarnya, sapa tau udh tembus 16000 amin

re-alokasi ke sektor lainnya yg relatif lbh mumer

klo dipikir2 keadaan saat ini mirip situasi di film maze runner

kita hrs lincah dan beradaptasi terhadap perubahan sikon setiap saat

klo ga digencet abis sama market force

#kodechi

Andy Wijaya Oei said...

Kalau fed gak baikin rate, bubble bakal berkembang di seluruh dunia. Terutama Canada, Australia, UK, asia tenggara. Kalau rate fed naik membuat currency dunia juga meriang. Buah simalakama

Andy Wijaya Oei said...

Pak is, kalau pinjaman back to back di Mandiri Apakah bisa u consumer? Saya lihat diwebsitenya ada di bagian corporate banking. Apakah benar kita hanya bayar selisih bunga deposito/ tabungan?

Ujang said...

Pa Is, utk emas..kalo perkiraan saya di saat awal bursa crash justru harganya akan naik, emas akan di dumping di saat2 pertengahan sampai akhir dari crash ..

Ujang said...

Pa Is, untuk emas .. Kalo pendapat saya akan naik disaat awal market crash, dia akan didumping beriringan dgn unemployment rate yg terus meningkat..biasanya paralel..sampai menjelang akhir crash

Anonymous said...

Pak IS, bagaimana dengan ancaman ambruknya kredit 3F (kredit sektor shale oil) dan factor usd pulang kampung, mengapa tidak masuk ke factor 1,2, atau mungkin 3 dalam pembahasan kali ini?

wongkeren said...

stop loss brp utk pegang banknotes bang is?

Anonymous said...

S&P has downgraded Japan to A+ stating that Abenomics “will not be able to reverse this deterioration in the next two to three years.” As the world turns down from this debt crisis, capital will concentrate in the USA pushing the dollar higher.


Berita bagus buat dolar, Mas IS jadi dong kepala 4x ribu.

Imam Semar said...

Andy,

Kredit back-to-back bank Mandiri bunganya adalah bunga deposito tertinggi + 0.5%.

Agunannya sertifikat tabungan deposito.

Silahkan tanya langsung ke bank mandiri untuk detailnya.

Anonymous said...

http://finansial.bisnis.com/read/20150927/9/476368/china-taklukkan-as-obama-dukung-yuan-jadi-mata-uang-global

tolong di bahas mas IS mengenai Yuan, bagaimana prediksi USD ke depan?

dennas said...

perimbangan analisa yg bagus Bung IS, seperti yg selalu Bung IS tekankan, tidak ada yg pasti terjadi dlm dunia investasi, semua hanya "rabaan & teropong" mata "dzahir" selalu bisa salah, trims pertanyaan sy sdh dijawab, sederhana tp memang begitulah ajaran ttg investasi itu, mestinya sederhana2 saja seperti pengalaman2 yg sudah2, kl mulai menginjak rumit, bersistem2/berkamulfase, hati2 jgn2 ada "virus" yg sedang dicangkokkan masuk ke logika kita, seperti umumnya "kinerja" seminar2 investasi yg sudah2.

Anonymous said...

Bung IS kira2 alokasi asset yg baik apa ya jika angin berbalik? Thanks.

Imam Semar said...

Asset allocation terbaik setelah angin berbalik arah.......masih dianalisa...., laman Paska Gejolak 2014 - 2020 belum selesai. Nanti, insya Allah, ada disitu.

Imam Semar said...

Dollar jadi rp 15,000 tinggal rp 250 lagi.......apa reformasi jilid 2 nggak yaaaa, seperti kata fadli zon....

Imam Semar said...

Dollar jadi rp 15,000 tinggal rp 250 lagi.......apa reformasi jilid 2 nggak yaaaa, seperti kata fadli zon....

denmas said...

Bung IS, tanya yg ketinggalan dong.. apa posisi investor asing skg sdh mulai ikutan panik jg? atw mereka msh mau "goreng2" sebentaran dulu di nilai tukar sblm benar2 meninggalkan indonesia untuk mengkompensasi kerugian posisi mereka yg kmrn, spt yg bung IS bilang, kl itu benar, kira2 menurut teropong bung IS, smpi kapan waktu mereka, sblm benar2 cabut besar2an dari pasar finansial indonesia? dan sanggupkah AW ttp bertahan di kursi BI/kebijakannya?

Anonymous said...

Tiap denger kata "fadli zon" enek gw. ahaha...

Anonymous said...

Pak IS, amerika mendukung yuan jadi mata uang global.Apakah benefitnya bagi USA dan apakah karena ini USD akan melemah terhadap semua mata uang termasuk IDR?

Anonymous said...

Yang bilang mau reformasi jilid 2 asli provokator tuh, syahwat besar jadi presiden kayaknya

Anonymous said...

Besok kebijakan september 2 di umumkan kita liat jualan kecap atau beneran nendang

Anonymous said...

Karena :
Husnuzon : baik sangka
Su'uzon : buruk sangka
Fadlizon : buruk beneran

Evelyn said...

pak is dalam artikel DOLLAR UPDATE ada disebut shafira punya cara short emas sedangkan pak is bermain dollar dengan leverage juga.apakah cara short model begini hanya bisa dilakukan lewat broker forex?atau ada cara lain pak?mohon pencerahan

Imam Semar said...

Kelihatannya BI intervensi hari ini. Cukup USD volatile padahal IHSG jeblok hari ini.

Lestari Fbbb said...

Pak is yg blom jelas sampai sekarang buat saya ..dollar pulang kampung apa ga bisa di rem sama the fed?...kelangkaan dollar apa tidak bisa di atasi secara global...
Ataukah memang ada "rencana besar " konspirasi??dibalik fenomena dahsyat dollar pulang kampung..dan bear commidity..jawab ya pak is

Arkad said...

Sebulan terakhir sih kalo saya perhatikan sepertinya BI intervensi tiap weekend, jum'at sore - senin pagi, bagus tuh idenya BI, sangat efektif menahan spekulan galau

bung IS udah jelasin kok kalo usd pulang kampung yang buat si the fed juga dengan program tappering off nya, kalo mau di stop tinggal cabut program tappering off dan mungkin melanjutkan QE, soalnya debt-based economic yang kita pakai sekarang harusnya duit selalu dicetak buat bayar interest

kita orang Indonesia bisa saja ikut gembira dengan penguatan usd, tapi pengusaha amerika tentu cemberut melihat harga produknya di pasar internasional jadi mahal, walaupun para traveller amerika sumringah karena biaya liburan ke Bali jadi turun, mestinya amerika gak mau usd terlalu kuat karena akan mengganggu ekspor dan politik

jadi kira-kira ada rencana apa dibalik usd yg pulang kampung ini, bung IS? kalau dilanjutkan deflasi ini akan jadi depresi, dan setau saya obat depresi itu perang

btw, artikel kali ini kurang berbobot dibanding artikel sebelum ini, tetapi saya paham dengan banyaknya orang awam yg bertanya ke bung IS terutama para pensiun dan yg punya risk averse rendah, cuma saya gagal paham dengan orang yang bisa hitung sendiri apresiasi usd setahun terakhir dibanding SBI malah nanya kenapa SBI gak menarik dan bung IS perlu menjawab

Thanks

Lestari Fbbb said...

Iya sy sih tau..kebijkan QE the fed tadinya baik..tp namanya manusia byk serakah dan malas..ya buat spekulasi aja..
Fed tau..makanya di tappering off dah..buat cegah hyperinflasi amrik dikemudian hari..
Tapi ya ..knp emerging market trutama negara ini mau maunya trima uang panas...mang habit doyan utang kali..jd neraka sekarang..rupiah kita

Ini saya ngeliatnya ada benang merah "big planning'...sy juga ga ngerti ada konspirasi apa....ngah ngoh..!..

dany said...

mau tanya apa Pak IS ini penggemar paham Friedrich Hayek, Ludwig von Mises, Milton Friedman, dan Carl menger. many thanks

denmas said...

@bung arkad..
Salam kenal. MMg kl dilihat dari kenyataan skg, pastinya itu pertanyaan "bodoh", sy nanya soal rate SBI yg tdk menarik, krn kelihatannya kurang "nyambung" dgn "potensi" apresiasi USD khususnya thd RP di awal2 prediksi bung IS (bahkan teman bung IS sekelas Erry dkk sj tadinya tidak punya "keyakinan" sekuat bung IS).. keyakinan sy pastinya ga byk org yg bisa prediksi hasil akhir apresiasi USD, dari waktu ke waktu.. bahkan bung IS dan BI sendiri pastinya tidak mengira kl tingkat apresiasi USD bisa segitu tinggi, terlepas dari bantuan tekanan dari devaluasi yuan kmrn, yg jg tidak byk diduga investor.. makanya bung IS keluarin tulisan ini "revisi tingkat apresiasi USD".. sbg bukti kl bung IS sendiri yg mengikuti pergerakannya bertahun2 jg "declare" kl sbnrnya dy juga tidak benar2 bisa memetakan hasil akhir.. indikator makro ekonomi Indonesia sejak 2013, yg dikatakan kl apresiasi USD menginjak 15%/tahun, sebenarnya terasa standar2 saja kl tidak bisa dibilang on the track/bagus2 saja, hampir tidak terjadi gangguan dari politik seperti di malaysia, pemerintahnya walaupun belum bisa dinilai "cerdas" dlm berkebijakan namun cukup reaktif menyambut keinginan pasar, inflasi cdrg bertahan rendah, intinya kebijakan moneter & fiskal cdrg tetap & prudent.. pejabat2nya di bidang itu bersahabat dgn pasar & cukup prudent.. nyatanya Rupiah cdrg lebih cepat melemah thd USD & mata uang lain yg sama2 atau bahkan lebih "suram" data2 perekonomiannya, tingkat hutang thd PDBnya, indeks & kemampuan konsumen domestiknya.. Apa sih yg menarik dari USD, selain sifatnya yg safe heaven dan isu naik suku bunga yg kmgkn cuma nol koma sekian persen? Ini artinya lebih karena psikologis/nafsu/rekayasa.. faktor penentu utama dari krisis/deflasi/stagflasi.. lihat saja, para investor tmsk bung IS pasti jg sering bimbang brp sih nilai "pastinya" RP thd mata uang lain, kl dgn tingkat skg, BI bilang sdh sgt undervalued.. krisis 1967 - 1998 sudah cukup membuktikan hal itu, asal kebijakan ekonomi pemerintahnya standar/normal2 saja, ga sampai gila pingin "selalu kisruh/perang" dkk, nilai tukar RP akan mencapai tingkat keseimbangannya yg normal jg.. mata uang brazil dkk jg cdrg sudah melambat devaluasinya..

Randy Gunawan said...

Pak IS, bagaimana nih pak, apakah USD betul balik arah??
harus stop di angka berapa pak kira-kira? dan intrumen apa yang cocok setelah take profit

Ujang said...

Masih pagi kalo dibilang balik arah, kalo pendapat sy pribadi justru sudah mendekati end game..😁😁😁

Reader said...

Mana nih kawan2 apocalypse Sept 2015???
Nongol dong!!!!

:D

Anonymous said...

pak IS - bagaimana dengan isu hiperinflasi USD? apa tidak lebih baik pegang gold? kan percuma juga usd sampe 45rb tp ga bisa bwt beli apa2..

*maaf kalo pemahaman sy dangkal karena masih harus banyak belajar :D

Anonymous said...

Teman2 apokalips shemitah mau lebih pintar dari Tuhan.
Ga bakal bisa, giliran nasihat dari saya : tobat oy, jangan neko2 :)

Anonymous said...

Udah menguat ke 14700 nih. Hahaha.. Apa mesti take profit ya. Ditunggu update nya mas IS

Anonymous said...

Rupiah tutup 14503, mungkin beberapa hari ini kedepan jika lancar lancar saja akan menguat ke level 14200-14385, lindungi profit anda

Anonymous said...

Shalom Saudara/i terkasih.

Awalnya kami menunggu Hari Kedatangan -Nya pada tgl 28 September 2015 namun blm terjadi.
ternyata hari Pondok Daun itu tradisi Yahudi diperingati slma 7-8 hari.
Pada hari terakhir sukkot disebut Hari Penebusan Besar umat Israel.
Apakah ini memiliki korelasi ttg waktu Kedatangan YEHOSHUA HAMASHIACH ...
Kami ttp menunggu dgn tekun dan setia...malam ini atau besok dan waktu dekaaat ini.

p.s
Ketika plg dr kantor, diperjalanan sya teringat akan janji saya utk brdoa kpd Bpk Imam Semar agar dijamah Tuhan hatinya agar mengenal Tuhan yg sebenarnya.

Maranatha!
TUHAN YEHOSHUA HAMASHIACH akan datang segera.

Anonymous said...

Rupiah sentuh 4.100 om is.. Apa perlu revisi target jilid 2?

Rahmad Mulyawan said...

Rupiaah mulai menguuat...dalam beberapa ha ini, 4hari yg lalu 1 kuwait dinar =48800 rb rupaih sekarang jadi 45900ribuu... kenceng sekali menguatnyaa... adakah yg bisa menjelaskaan?

Anonymous said...

Ini kesempatan untuk numpuk usd selagi turun, ibaratnya orang sekarat biasanya tiba-tiba sehat sebelum akhirnya mampus.

robert hendrik said...

saat ini dollar sudaj di bawah ma50 terhadap rupiaah.. prediksi bapak arahnya low biisa ke berappa?

Anonymous said...

Nah ini jawaban dari pertanyaan yang dibilang bodoh mengapa asing tidak tertarik suku bunga BI 7.5%?jawabannya adalah mereka tetap menganggap suku bunga BI lebih menarik,sehingga dollar habis mudik terjadi sekarang arus balik,mulai pada balik Indonesia lagi

denmas said...

Menurut sy, ini membuktikan bahwa BI & Pemerintah, tidak punya power.. tidak cukup punya pengaruh thd pasar.. fluktuasi2 kurs yg tajam dlm wkt singkat, membuktikan hal itu.. devaluasi 47% dlm setahun? itu pastinya hanya menjadi ciri khas situasi dari negara yg abnormal (baca: lemah kekuatan ekonominya).. silakan nilai sendiri..

anonim saja said...

Maaf pak. Sy Kristen dan bkn Kristen KTP Sy agak ngeri dg cara anda bercakap ttg hari kiamat , jgn sampai umat lain menilai anda mewakili iman nasrani- krn tegas di alkitab dikatakan Tidak satupun yang mengetahui waktu Hari Kiamat itu- yang tertera adalah tanda2 menjelang akhir zaman. Iman kekristenan adalah tidak menghakimi dan anda sudah menghakimi pak IS. Apabila anda merasa kan tidak nyaman dg tulisan pak IS dan iman anda ingin mendoakannya, doakanlah tanpa harus di pamerkan ( Firman Tuhan: masuklah ke kamarmu dan berdoalah)- mendoakan orang lain secara khusus kita kenal sbg Doa Syafaat dan org yg akan kita doakan tidak perlu tahu bahwa dia sedang dan selalu didoakan ( ini Firman loh) Sy jemaat GBI Mawar Saron Kelapa Gading. Bila anda ingin mendebat saya, silakan datang ke Gereja kami, tidak di sini-- kami diajarkan gembala sidang kami Pdt DR Jacob Nahuway untuk tdk debat soal Firman di tempat umum, ttp marii diskusi dan atau memperdebatkan kitab Wahyu akan Akhir Zaman. Kapan anda mau datang tulis saja disini.