___________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Doa pagi dan sore

Ya Allah......, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang, pajak, pembuat UU pajak dan kesewenang-wenangan manusia.

Ya Allah......ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim dan para penarik pajak serta pembuat UU pajak selain kebinasaan".

Amiiiiin
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________

Sunday, May 25, 2008

BLUE ENERGY - TIPU MENIPU DI BIDANG TEKNOLOGI

Ada berita di koran (Sabtu 24 Mei, 2008) Djoko Suprapto ahli dan penemu Blue-Energy menghilang dari Cikeas. Yang dimaksud dengan teknologi Blue Energy adalah teknologi yang bisa menggunakan air untuk bahan bakar motor yang bisa menggantikan bensin dan solar. Penemunya adalah Djoko Suprapto seorang sarjana elektro Universitas Gajah Mada jurusan otomotif dan listrik. Djoko merupakan bagian dari tim inovator GIB (Gerakan Indonesia Bersatu). Sekjen organisasi ini adalah Heru Lelono yang juga staf khusus presiden. Ketika ditanya wartawan Heru enggan menyebut berapa dan dari mana asal dana riset Blue Energy ini, Heru enggan memberi komentar.

Nampaknya Blue Energy ini sudah pada tahap akhir. Paling tidak sudah dicobakan pada mesin mobil. Pada bulan November 2007, presiden Susilo B. Yudhoyono melepas mobil berbahan bakar air pergi ke Bali.

Seperti biasanya di Ekonomi Orang Waras dan Investasi (EOWI), hal seperti ini ditanggapi dengan sikap skeptis. EOWI berpendapat Djoko Suprapto sudah menipu.

Tipu menipu adalah bagian dari kehidupan manusia. Motifnya uang, kekuasaan dan ketenaran. Pada tahun sekitar 1992-1993, di Jakarta ramai dengan bisnis fermentasi susu untuk kosmetik. Sebuah perusahaan membuka kerja sama kepada masyarakat untuk membuat susu-fermentasi. Perusahaan ini bersedia menampung produk susu-fermentasi yang dibuat masyarakat yang mau menjadi mitranya. Untuk membuat fermentasi tersebut, perusahaan menyediakan “biang”nya (promotornya), yang dijual dengan harga cukup mahal. Tetapi karena hasilnya (susu fermentasi) ini cukup mahal, maka persoalan harga “biang”nya yang mahal tidak jadi persoalan. Teman saya sempat memasukkan dana sebesar Rp 18 juta yang pada tahun 1992-1993 sangat besar. Harga mobil Kijang waktu itu sekitar Rp 30 juta. Semua berjalan lancar sampai beberapa bulan dan makin lama makin banyak yang ikut menjadi mitra. Sampai pada suatu hari, boss-boss perusahaan ini yang berasal dari Australia, rahib bersama uang hasil penjualan “biang” fermentasi susu. Maka orang-orang yang sudah punya susu-fermentasi tinggal gigit jari. Teman saya kehilangan Rp 18 jutanya, gaji 1.5 tahunnya.

Itu salah satu penipuan berkedok busines. Masih ada lagi seperti Qsar. Penipuan berlatar belakang teknologi dan sains juga ada. Misalnya tahun 1990 ada berita yang membuat gempar dunia. Pada bulan Maret tahun 1990 Dr. Stanley Pons and Dr. Martin Fleischmann dari University of Southampton di England, mengaku berhasil membuat reaksi nuklir fusi pada kondisi ruangan yang disebut cold fusion. Reaksi fusi adalah reaksi nuklir penggabungkan dua atom hidrogen berat menjadi helium dan energi. Reaksi seperti inilah yang membuat matahari bersinar. Kalau reaksi cold fusion ini bisa direalisasikan maka reaktor pembangkit tenaga nuklir bisa sangat murah. Bahkan energi bisa menjadi sangat murah, karena bahan bakunya air dan modal pembangunan reaktor pembangkitnya sangat murah sekali. Ternyata klaim ini adalah tipuan saja. Sampai saat ini percobaan Pons dan Fleischmann tidak bisa didublikasi (diulang kembali).

Dalam sains dan engineering, ada beberapa topik yang sering dijadikan joke, guyonan. Intinya ialah impian yang bisa dipastikan tidak akan tercapai. Bahan guyonan itu adalah perpetual motion engine (mesin yang bisa bergerak terus tanpa perlu tambahan energi), alat anti gravitasi, mesin waktu, dan mesin berbahan bakar air. Perpetual motion engine adalah idealisasi keadaan tanpa gesekan. Sekali mesin bergerak, maka selamanya akan bergerak tanpa perlu diberi tambahan energi. Tentu saja ini adalah impian kosong, karena gesekan adalah fenomena alam. Puji Tuhan yang memberikan fenomena gesekan. Kalau tidak, maka, tabrakan selalu terjadi. Rem tidak ada.

Alat anti gravitasi adalah bentuk impian kosong lainnya. Gravitasi adalah fenomena alam yang sangat dasar. Tidak bisa dihilangkan.

Mesih berbahan bakar air sudah menjadi impian (kosong) sejak lama, karena jumlah air yang melimpah. Tentu saja orang ingin agar air yang murah dan melimpah ini bisa dijadikan bahan bakar. Pada intinya cold-fusion, adalah energi dari air. Bedanya dengan cold fusion dasarnya reaksi nuklir sedang bahan-bakar air dasarnya reaksi kimia.

Mesin berbahan bakar air (BBA) adalah omong kosong, tipuan. Pada suhu ruangan air H2O mempunyai tingkat energi kimia yang rendah. Ini yang menjadikan air sangat stabil. Setiap reaksi yang menghasilkan energi yang melibatkan hidrogen dan oksigen, hasil akhirnya adalah air. Misalnya hasil pembakaran minyak (hidrokarbon), CnH2n+2 + O2 akan menghasikan CO2 (karbon dioksida) dan H2O (air).

2 CnH2n+2 + 3n O2 ----> 2n CO2 + 2n H2O

Secara kimia air, H2O, tidak bisa lagi diperas energinya lagi. Oleh sebab itu saya akan bertanya kepada Djoko Suprapto, produk kimia apa yang dihasilkan oleh reaksi kimia air untuk menghasilkan energi dalam mesinnya itu?

H2O + ??? ----> ???+ ???

Saya yakin Djoko tidak bisa menjawab.

Kasihan pak Presiden sudah tertipu.......... BBA hanya tipuan intelek....., he he he he.... dan Djoko Suprapto adalah penipu. Mungkin pak Presiden harus menjadi pengunjung EOWI yang setia supaya tidak tertipu.


Jakarta 24 Mei 2008.

12 comments:

Anonymous said...

oh ternyata si Joko Suprapto itu si Penipu dari Nganjuk toh..

Anonymous said...

artikel yang memikat; ringan tapi tajam; santai tapi cukup dalam. congrats and thanks! --nad

Anonymous said...

Mungkin mas Djoko tidak bermaksud menipu, tapi dia salah mengambil asumsi dan salah melakukan perhitungan teknis. Yang bodoh adalah tim khusus kepresidenan yang dengan mentah2 menelan ide ini. Kenapa tidak di forward aja ke BPPT atau LIPI, kenapa harus ditangani oleh orang2 seputaran SBY sendiri?

Anonymous said...

SAYA SAKSI MATA....!!!!!!!!!!!

Saya salah satu manusia di Indonesia yang sangat antusias sekaligus sangat penasaran dengan penemuan Joko Suprapto. Kemudian saya mencari informasi sampai bs masuk dilingkungan orang ini. Inilah HASILNYA :

1. Tekonology Pembangkit dan bahan bakar alernatife yang dia klaim di ambil dr sari sari ayat Al Qur'an. bohong besar....!!!!!, karena, dari perilaku keseharian dia bukan sosok yang mencerminkan manusia yang agamis apalagi Islami.Mana mungkin dia dapat ilmu yang sedemikian luar biasa dari Al Qur'an. \ini hanya exploitasi kebesaran Al Qur'an untuk menipu masyarakat.SAYA SUDAH MELIHAT SENDIRI.

2. Uji coba. Untuk pembangkit listrik. Hanya BOLEH dicoba beberapa menit. sama sekali belum terbukti bisa berfungsi minimal 24 jam. Itu ternyata hanya sebuah INVERTER yang dalam satu wadah sudah ada aki kering yng sdh di charge. shg walaupun stand alone bisa memproduksi listrik 1500 - 2000 watt. pantas saja tanpa suara, polusi udara dan limbah.!!!!!! SAYA SUDAH MELIHAT SENDIRI.

3. Bahan Bakar alternative. Sama sekali tidak ada proses produksi disana.!!!!!. dan tidak ada orang yang tahu bahkan saudara dan orang2 terdekat serta orang ornag kunci yang mengetahui. Ini dalah hal yang sangat aneh...!!!!! SAYA SENDIRI TIDAK MENEMUKAN APAP APA.

4. selalu mengeluh kesulitan dana kepada siapa saja yang mempunyai potensi kemampuan finanial ( ratusan juta / Milyar / Trilyum ). Lha wong sdh bisa bikin sample kapasitas kecil ( Pembangkit & BBM ) kenapa tidak dikonsumsi, minimal kebuthan pribadi. Ternyata sdh banyak investor tertipu mentah mentah, namun malu untuk mengungkapkan.SAYA SUDAH MELIHAT SENDIRI.


5. HOBI NANGGAP WAYANG TIAP MINGGU. Beli tanah di Nganjuk berhektar hektar di beberapa tempat. ( BISA DICEK ), BELI mobil banyak sekali, bahkan orang terdekat memberi info klo baru beli JAGUAR ( yg ini saya belum liat ) Ini adalah perilaku yang sama sekali tidak sesuai dengan apa yang dia klaim. Klo dr sisi Agama , jelas dia seorang yang BOROS dan suka PAMER bagaimana dia dapat ilmu dr Allah yang sedemikian mulia? Klo dari sisi financial jelas dia sudah dpt banyak duit dari menipu orang.Tapi selalu mengeluh kekurangan dana. seperti yang terjadi terakhir yang ramai di media, dia menghilang dgn alasan mencari dana. ANEH....!!!!

6. KIRUN. Menyewakan alat pesta naggap wayang secara bulanan, untuk TEROP saja kontraknya 50 Jt / bulan. silakan check ke Kirun ( pelawak Nganjuk ). Belum termasuk alat ganelan?, waranggono?, trus dalang yang dipaki Anom suroto, Purbo, dll. yang sekali pentas diatas 30 jt. Konsumsi berapa?

7. sakit adalah alasan klasik seperti para koruptor yang lain klo sdh kepepet. Terjadi bbrp waktu lalu waktu didesak explain mengenai cara kerja teknology tsb.

8. menurut saya klo teknologi tersebut memang tidak bisa dibuktikan, dia sdh melakukan sesuatu yang meresahkan masyarat.
8. Marilah kita tunggu bersama sampai seperti apa hasil temuan itu bermanfaat. Pihak berwenang hrs cepat bertindak....!!!, tapi parahnya Presiden Kita sptnya juga sudah termakan manusia sial ini.

Imam Semar said...

Rekan yang Posting pada May 26, 2008 11:48 AM, bisakah anda membuka identitas anda karena pernyataan anda mau saya sitir (quote).

Thanks.

Anonymous said...

pak, kalo menurut saya, Joko bukan termasuk kelas penipu. Tapi dia sudah menyamai Cut Zahara Fona!!, atau mungkin bisa lebih tinggi lagi tingkatannya (masih nunggu kelanjutan kisahnya), he..he..he.

Giyanto said...

Ha...ha...ha....
wah kalo qt cuma baca koran ama tv, bisa jadi tiap hari qt mendapat info yang sering sesat dan tidak lengkap...

Tapi saya suka ama orang yang namanya Joko Suprapto itu.

Lebih baik menipu pemerintah, daripada nipu tetangga ato rekan bisnisnya...

Kita coba liat, apa pemerintah mau menunjukkan kemaluannya apa tidak?

Paling-paling...pemerintah masih pake "celana dalam"nya..

He2....

Blue said...

Ms Is,

Jules Verne in his book The Mysterious Island (1874) wrote the following age:

"Water decomposed into its primitive elements, and decomposed doubtless by electricity, which will then have become a powerful and manageable force. Yes, my friends, I believe that water will one day be employed as a fuel".

Secara teoritis reaksinya seperti ini :

Synfuel dari Coal Gasification + H2 dari pemisahan air:
Gasification C + 1/4O2 + 1/2H2O → CO + 1/2H2
Water-splitting 3/2H2O + Energy → 3/2H2 + 3/4O2
F-T reaction CO + 2H2 → CH2 + H2O
Net reaction C + H2O + Energy → CH2 + 1/2O2

Apakah applicable, ya sampai saat ini masih belum ada ilmuwan yang berhasil

Anonymous said...

Pak Imam Semar:
1. Mohon dikoreksi utk semua kata fision & cold fision. Yg bapak maksud itu adalah FUSION bukan FISION. Sangat sangat berbeda. Fision adalah pemecahan atom2 berukuran besar (Plutonium, uranium, dll) utk menghasilkan energi (nuklir) yg sangat dasyat. Sedangkan fusion adalah PENGGABUNGAN atom2 kecil menjadi atom yg lebih besar. Ini jg menghasilkan energi yg lebih dahsyat lagi. Reaksi yg terjadi di matahari adalah FUSION, dimana hidrogen jenis tritium&deuterium menggabung membentuk inti helium. Reaksi FUSI membutuhkan suhu yg mega tinggi. Bom hidrogen yg memakai prinsip FUSI ini selalu berhulu ledak bom FISI utk menciptakan suhu mega tinggi tersebut, sehingga FUSI bisa berlangsung.Sampai sekarang manusia masih berangan2 utk bikin cold fusion. Dgn menghitung ketersediaan hidrogen di matahari dan laju konsumsinya, manusia bisa memperkirakan kapan matahari akan mati - kiamat.

2. Air sebagai sumber energi adalah hanya bisa melalui 2 jalur:
a. Pemisahan air menjadi hidrogen dan oksigen (salah satunya dengan elektrolisa). Hidrogen inilah yg kemudian dibakar secara langsung dalam mobil2 berbahan bakar hidrogen. Dan hasil pembakaran hidrogen ini adalah air lagi. Sehingga mobil hidrogen adalah sangat ramah lingkungan. Cuma masalahnya: Pemisahan air menjadi H2 & O2 ini membutuhkan energi yg lebih tinggi dibanding jumlah energi yg bisa dihasilkan dari pembakaran hidrogen hasil pemisahan tersebut. Jadi jelas TIDAK APPLICABLE. Manusia masih berangan2 utk memisahkan air dgn energi yg sekecil mungkin. Sampai saat ini itu semua adalah khayalan,karena air adalah substansi kimia yg sangat sangat stabil.

b. Pemisahan air utk diambil Hidrogennya dan kemudian dari hidrogen tersebut diambil deuterium&tritiumnya utk kemudian dipakai sebagai bahan bakar reaksi FUSI tadi (seperti dalam bom hidrogen). Kandungan deuterium&tritium dalam keseluruhan air lau hanya sekitar 1%. Untuk yg jalur ini, mentoknya di suhu tinggi tersebut.

Jadi kalau SBY percaya bahkan sampai mendanai proyek blue energy tadi, itu hanya sekedar penegasan tentang betapa bodohnya pemerintah ini. Karena semua yg saya tulis disini ada di pelajaran SMA kelas 2 atau 3.

Untuk seorang doktor - walaupun bidang pertanian - tdk seharusnya SBY percaya hal bodoh seperti ini.

Imam Semar said...

Terima Kasih rekan yang posting comment May 27, 2008 5:45 AM dan Blue.

Saya memang sering tertukar kalau ada dua nama yang mirip, fusion dan fision. Sudah saya edit.

Tentang bahan bakar air, secara hukum thermodinamika 1 dan 2, tidak mungkin bisa dijadikan bahan bakar. Air mungkin bisa dipakai untuk memperbaiki performance pembakaran dan "heat transfer dari proses pembakaran. Tahun 1980 - 1985 saya melakukan riset coal-water mixture, coal-oil-water mixture sebagai pengganti fuel-oil 10. Penambahan air dimaksudkan untuk memperbaiki sifat reologi campuran dan untuk memperbaiki perpindahan panas di boiler. Airnya sendiri tidak pernah ikut memberikan sumbangan energy terhadap system keseluruhan.

Untuk Blue:
Yang anda maksud adalah process Fisher Tropsch, pembuatan minyak dari batu bara. Hasil akhir CH2 adalah CnH2n+2. Reaksi secara keseluruhan adalah endothermis (memerlukan energi, bukan eksotermis-menghasilkan energi). Jadi energi malah diperlukan, bukan dihasilkan dalam reaksi ini.

Terima kasih untuk koreksi dan komentarnya.

Blue said...

Mas IS,
Betul itu process Fisher Tropsch. Jadi proses ini membutuhkan energi untuk menghasilkan hidrokarbon. Seperti inilah kirakira yang diklaim oleh Joko Suprapto. Hasil hidrokarbon bisa diatur panjang rantai C nya dan bisa langsung dimasukkan dalam tangki bensin mobil. Pertanyaannya sekarng : berapa banyak energi yang diperlukan untuk proses Fisher Tropsch ini. Kalau energi ini sangat besar dan biayanya melebihi harga hidrokarbon yang dihasilkan ya percuma saja. Kecuali kita bisa memperoleh sumber energi yang cukup dan gratis. Pertanyaannya darimana dan bagaimana memperolehnya ??

BARON said...

Dari rumput yang bergoyang