___________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Doa pagi dan sore

Ya Allah......, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang, pajak, pembuat UU pajak dan kesewenang-wenangan manusia.

Ya Allah......ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim dan para penarik pajak serta pembuat UU pajak selain kebinasaan".

Amiiiiin
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________

Saturday, February 4, 2017

Kilas Balik Tahun 2016 dan Projeksi Tahun 2017 (Bagian IV)




Dua Pukulan Telak Datang
Tahun 2016 adalah tahun yang menggembirakan bagi pemilik rupiah dan punya investasi di BEJ serta penggemar emas. Ketiganya mengalami rally. Dan cadangan devisa RI naik mencapai level $116 milyar. Pastinya saya tidak tahu, tetapi, mungkin kegembiraan ini harus berakhir di tahun 2017. Karena rally ketiganya adalah counter-trend rally. Trend utama dari ketiga sektor investasi ini adalah bearish.
Dalam level global, investor cukup berbahagia apalagi menjelang akhir tahun 2016, pemilihan presiden dimenangkan oleh Donald Trump, Donald si kentut berbunyi. Pasar saham mengalami euphoria berkaitan dengan program pajak rendah Trump, deregulasi dan kebijakan stimulus belanja pemerintah pada infrastruktur. Walaupun semuanya masih belum jelas, mengenai berapa yang akan dibelanjakan oleh Trump dan bagaimana dampaknya terhadap ekonomi. Kenyataan bahwa US sudah melewati batas dimana penambahan hutang bisa menghasilkan asset yang self-liquidating. Jembatan atau infrastruktur lainnya bermanfaat dan manfaatnya bisa membayar biaya yang dikeluarkan. Oleh sebab itu EOWI percaya bahwa ekonomi US akan tumbuh sesuai dengan target dan akhirnya menjadi motor ekonomi dunia. Demikian juga dengan Cina atau Eropa dan Jepang. Pada akhirnya komoditi akan kembali pada arahnya semula, down-trend yang dampaknya tidak akan baik untuk Indonesia seperti yang terjadi antara 2013 – 2015.
Selain sektor keuangan global, ada juga cuaca yang akan mempengaruhi Indonesia. Sehingga akan ada dua pukulan yang mengarah ke Indonesia. Perkiraan EOWI, Indonesia dan negara-negara di Asia tenggara, seperti Philipina dan Malaysia akan terkena dua pukulan yang cukup telak pada ekonominya tahun 2017 sampai 2018. Saya tidak akan membahas mengenai negara lain kecuali Indonesia.
Yang menyolok terjadi di tahun 2016, kalau pembaca cukup jeli, yaitu adanya ketegangan yang menajam antar golongan di masyarakat. Gejala ini tentunya bersifat global. Dan ini sudah di bahas pada bagian sebelumnya. Kemudian musim hujan yang tidak kunjung berhenti. Indonesia mengalami apa yang disebut musim kemarau basah. Bahkan lebih cocok kalau disebut musim kemarau penuh banjir. Banyak wilayah di Indonesia terkena banjir.
Skala hujan (dimusim hujan dan kemarau) tahun 2016 cukup berat menimbulkan banyak kerugian. Banjir bandang di Bandung membuat jalan-jalan seperti Pagarsih, Pasteur, bak sungai yang mengalir deras menyapu mobil dan kendaraan lainnya. Dan ini terjadi berkali-kali.
Banjir di Jalan Raya Bandung-Garut di bulan Juni, Rabu (8/6/2016). Satu dari banyak banjir di musim kemarau
Kalau musim kemarau basah dan kadang-kadang diselingi banjr, Apalagi musim hujannya, akan lebih parah lagi. Bahkan wilayah Bima yang menurut saya seperti savana, terkena banjir (Desember 2016 dan Januari 2017). Ditempat-tempat lain juga banyak yang terkena banjir dan bencana akibat banjir/hujan seperti tanah lonsor.
Di Jakarta, (sssst....., jangan keras-keras ngomongnya, nanti terdengar kelompok anti Ahok), selain banjir di banyak tempat di Jakarta, ternyata tahun banjir ini memakan korban beberapa nyawa ketika jembatan penyebrangan di Pasar Minggu roboh. Ahok lupa menyuruh staffnya untuk melakukan inspeksi yang seharusnya dilakukan secara rutin untuk struktur yang dibagun sejak beberapa dekade lalu.
Tentu saja cakupan kerusakan tahun hujan 2016 tidak berhenti di kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta saja, karena hujan sifatnya regional. Walaupun tidak diberitakan, kemungkinan ditempat-tempat lain terkena dampak curah hujan yang berlebih. Tandanya, harga cabai pernah mencapai Rp 180 ribu per kg, di Gorontalo, Manado, Anambas, Bojonegoro. Itu yang diberitakan. Artinya ada kegagalan panen.
Kalau anda percaya pada tahayul, mungkin Tuhan marah karena Ahok sudah menista agama dan pemerintah berusaha mati-matian membelanya. Tentu saja ini tahayul. Dan EOWI akan memberikan penjelasan yang lebih rasionil. Termasuk kelanjutannya di tahun 2017.
Itu gambaran umum mengenai Indonesia tahun 2016 berkaitan dengan ekonomi.

Alam Tidak Ramah
Pada pembukaan tulisan ini disebutkan bahwa curah hujan untuk tahun 2016 tinggi dan menyebabkan banjir serta bencana lain yang bersumber dari tingginya curah hujan, seperti tanah longsor. Yang tidak banyak diketahui orang adalah penyebabnya. Saat ini ada 2 faktor/siklus yang membuat curah hujan tinggi di kawasan Asia tenggara. Pertama adalah sun-spot cycle yang merupakan siklus 10.8 tahunan dan yang kedua adalah fenomena La Nina, yang tahun 2016 termasuk kategori mild. Penurunan aktivitas matahari, sun spots membuat temperatur bumi turun, secara siklus. Uap air yang dibentuk pada siklus sebelumnya, di kondensasikan dan dijatuhkan pasa saat periode penurunan aktivitas matahari. Kombinasi La Nina dan down-trend sun spot cycle, menguatkan gejala musim hujan, bahkan membuat sampai “kemarau basah” atau musim kemarau penuh banjir. Kemarau yang  biasanya ditandai dengan rendahnya curah hujan pada bulan-bulan April – Agustus, tetapi untuk tahun 2016 curah hujan masih tinggi.
Saya tidak punya data mengenai kerusakan akibat musim hujan tahun 2016. Tetapi dilihat sepintasan, runtuhnya jembatan penyembrangan di Pasar Minggu, mobil-mobil yang terbawa arus banjir bandang Bandung, rumah yang hancur oleh banjir bandang Bima,...... belum lagi gagal panen. Itu cukup menyengsarakan.
Saya bukan seorang yang percaya pada astrologi, tetapi phenomena sun-spot, tetapi nampaknya mempengaruhi kejadian-kejadian penting (baca: kerusuhan) di wilayah Indonesia seperti mulainya perang Diponegoro, perang Padri, perang Aceh, peristiwa Puputan Bali, kemerdekaan Indonesia, pemberontakan G30S dan yang terakhir penggulingan rejim Suharto dimulai/meletus pada saat fase penurunan pada siklus sun-spot, terutama bagian akhirnya (titik nadir).
Saya tidak mengatakan bahwa tahun 2017 akan terjadi kerusuhan karena siklus sun-spot menunjukkan penurunan, tetapi siklus sun-spot mempengaruhi cuaca, terutama musim hujan jika bersamaan dengan penurunan aktivitas matahari. Musim hujan yang biasanya menjadi berkah untuk memulai musim tanam, menjadi bencana cobaan banjir, tanah longsor, gelombang tinggi yang mencegah nelayan untuk melaut dan sebagainya. Dan kerusakan yang ditimbulkannya lebih besar.
Tahun 2017, siklus sun-spot masih pada fase menurun, sedangkan La Nina – El Nino diperkirakan netral atau La Nina lemah. Jadi diperkirakan cuaca kurang lebih sama atau sedikit lebih baik dari tahun 2016. Jadi kalau ada keinginan untuk berspekulasi dengan cabai, tahun depan mungkin masih bisa. Harga cabai bukan tidak mungkin bisa melonjak sampai Rp 200 ribu per kilonya. Bisnis-bisnis yang berkaitan dengan banjir dan hujan punya peluang yang baik. Bisnis seperti apa itu? Selain cabai, masih belum terpikirkan.

Dampak Perlambatan Ekonomi US
Seperti ceritakan sebelumnya, EOWI memperkirakan akan adanya global economic slow down yang dimulai di kwartal ke-3 tahun 2017 sampai kwartal ke-1 2018. Secara ekonomi akan mempengaruhi Indonesia, tetapi “tidak terlalu berat”. Dalam arti sebenarnya Indonesia masih bisa bertahan jika hanya ekonomi saja yang berpengaruh. Memang sektor komoditi akan tertekan, cadangan devisa akan menyusut sebagai dampak dari harga komoditi yang tertekan, tetapi tabungan masyarakat yang diperoleh dari commodity boom 2000 – 2011 masih cukup banyak, sehingga tidak akan mengarah ke keresahan masyarakat yang mampu menggoyang pemerintahan Jokowi.
EOWI memperkirakan perlu waktu sekitar 1 dekade lagi untuk mencapai kesengsaraan yang bisa membuat mood masyarakat ke level yang bisa meletuskan kerusuhan besar. EOWI sejak awal berpendapat bahwa ketegangan Habib Rezieq – Ahok tidak akan berakhir ke arah kerusuhan besar yang sampai menggoyang pemerintahan, walaupun saat ini pemerintah dan  PDI nampak mengalami kebingungan dalam mempertahankan Ahok. Indonesia akan aman-aman saja.

Walaupun kerusuhan besar diperkirakan tidak akan terjadi sampai 1 dekade lagi, tetapi tidak berarti ekonomi tidak rentan terhadap resiko goncangan. Ancaman itu datangnya bukan sekedar dari perlambatan ekonomi, melainkan pecahnya credit bubble di Amerika dan Cina. Andaikata...., sekali lagi saya tegaskan, .....andaikata credit bubble ini pecah, dampaknya akan ke liquiditas. Dan pada saat itu cash adalah raja.
Terhadap Indonesia krisis yang akan datang besarnya, jika terjadi, ukurannya sedikit lebih besar dari krisis tahun 2008. Bukan seperti tahun 1998. Kemungkinan tidak akan menginggalkan monumen-monumen kegagalan seperti yang terlihat di jalan Rasuna Said. Proyek-proyek infrastruktur walaupun mudharatnya lebih besar dari manfaatnya, akan diteruskan sampai penderitaan rakyat Indonesia akibat kumulasi kemudharatan pembangunan infrastruktur tidak tertahankan lagi.
Monumen Kegagalan Monorail di jl. Rasuna Said, Jakarta
Sekian dulu, jaga kesehatan anda dan tabungan anda baik-baik, semoga keberkahan bisa diperoleh di tahun 2017 sekalipun ada krisis.
 

Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

30 comments:

Anonymous said...

Lumayan waras....dapet ponten 8 ....:D
Tingkat kewarasan meningkat....:D

tetap waras dan jangan jadi kafir eh ahli agama yg menjual agama ...:D

Anonymous said...

Memang ekonomi global tidak baik,tapi sebagai masyarakat harusnya kita ttp optimis sm indo, krn ratio hutang indonesia masih kecil sekali dibanding negara lain ditunjang bonus demografi malah saya melihat kenapa tdk jika ekonomi global terguncang investor melirik indo sebagai tempat yang lumayan aman
Lagipula investor kelihatannya happy sama pemerintahan jokowi tuh asal gak di ganggu2 aja pemerintahannya

gajebo said...

wew... artikelnya pendek banget padahal dah siap2 baca banyak...

Anonymous said...

Masalah global yg dihadapi dunia skrg adl krisis lingkungan hidup, bencana alam, krisis pengungsi baik pencari suaka atau imigran yg ingin mencari kehidupan lebih baik di negara maju. Trump sulit diajak kerjasama scr regional dan menganggap remeh krisis ekologi. Tdk mau menyumbang PBB utk pendanaan lingkungan hidup, apalagi masalah pengungsi (sempat konflik dgn PM Australia mslh jatah pengungsi kmrn yg tertahan di Australia). Di Indo pemimpin yg peduli dgn masalah lingkungan cm segelintir apalagi menjelang pilkada besok isi program calon pilkada cm seputar tata kelola kota, birokrasi dan sosial ekonomi lokal semata.. Membosankan... Yg dibutuhkan calon pemimpin pilkada adl paham masalah global dan bisa memprediksi kondisi ekonomi dan ekologi global shg masalah lokal hrs dikaitkan dgn faktor global shg ada langkah antisipasi buat program kedepannya. Rakyat jgn dikasih janji muluk2 lah.. Klo kondisi global msh blm stabil pertumbuhan ekon msh dibawah 5 persen (kecuali Indo-China) ya diatas 5 persen .. Program hrs realistik plus anggarannya. Klau sungai makin sempit pgn tdk meluap lagi ya gmn caranya yg ideal. Sungai Jawa bukan seperti kalimantan yg besar-besar plus berhutan banyak. Mau dibikin ribuan hunian pemukiman di pinggir sungai kalimantan tdk jd masalah krn hutan msh banyak, atau dibikin rumah apung khas kalimantan dgn bahan kayu yg kokoh. Jalan kebanjiran rumah tdk bakal hanyut. Lha.. di Jawa pgn bikin program spt kalimantan jelas ga mungkin krn sungainya kecil.. Hrs dibuat waduk dan bendungan skala besar krn intensitas hujan akan makin tinggi. Tapi rakyat protes pengennya seperti di kalimantan bikin pemukiman dekat sungai. Kalau kalimantan yg sungainys lebar dan berhutan banyak msh ada yg kebanjiran, gmn kita bs bandingin sungai jawa yg relatif kecil, hutannya sedikit plus rumahnya beton?

Anonymous said...

Ekonomi sudah sekarat seperti ini, maka persetan dengan ekonomi. Pernah ada suatu masa dimana agama diterapkan secara absolut dan masa itu kini dikenal dengan jaman kegelapan. Indonesia kini sedang menuju seperti eropa di abad pertengahan. Bajingan-2x berlindung dibalik jubah & sorban. Pokoknya jika sudah berjubah, berkata-2x santun bak pujangga merangkai sajak. Kata-2xnya santun & indah meskipun ngelantur ga ada artinya. Cocok untuk manusia-2x dungu yang bahkan tidak bisa membedakan manusia pintar atau manusia bodoh yang takut masuk neraka. Selama masyarakat indonesia over dosis agama, & tidak bisa berpikir rasional maka susah negara ini untuk maju. Bahkan meski sudah ratusan kali agama dijadikan modus untuk menipu sudah terbongkar tetap saja mayoritas orang indonesia masih tidak bisa berubah mentalnya. Mungkin masih butuh ratusan tahun lagi bagi bangsa ini untuk berubah

Anonymous said...

rata2 pembaca di blog ini bener2 orang2 yang tidak beragama,, persis dengan kondisi sekarang dimana pki makin intens merusak generasi penerus bangsa,,
orang2 yang aneh, ada orang berbuat jahat koq agama nya yang disalahin, emang yang tidak beragama sudah pasti lebih baik ???
makanya belajar agama dulu yang bener, baru nyalahin agama,,

Anonymous said...

demo 212 diguyur hujan lebat..berarti para pesertanya dilaknat atau diazab Allah SWT?

apa benar demo 212 dimotori popularitasi rizeq? ..kenapa sdalam perjalanan rezeq ke penjara krn berbagai kasus..pendukungnya yg jutaan kagak nongol2.. paling banter demo fpi sekarnag cuman ratusan orang...

jawabannya adalah ini

https://chirpstory.com/li/336549

https://pbs.twimg.com/media/CxW_vZdUUAA5ld5.jpg

bisa lihat di googlle sejarah fpi dan rizeq dulu ciptaan polkis dgn nama pam swakarsa .. fungsinya sama denga ndivisi K9 .. berjalan waktu kontrol polkis dgn dvisi K9 yg dipimpin rezeq ini semakin berkurang dan menjadi divisi liar sehingga milih2 majikan.. walau katanya masih berguna dalam inteligen utk menyusupi ormas yg lebih radikal..makanya divisih khusus K9 yg dinamakan fpi ini masih dipertahankan.. dlm kasus 212 dan demo2 sejenis jelas kelihatan majikan fpi yang memeritahkan agar demo2 diteruskan sampai lebaran kuda...

Anonymous said...

atheis/agnostic tidak sama dengan komunis..

http://www.independent.co.uk/news/uk/atheists-countries-list-six-world-most-convinced-a6946291.html

itu contoh negara2 yg banyak atheisnya..kecuali china.. 5 negara atheis lainnya bukan penganut komunis..

kebanyakaan org munafik di blog ini..
contoh aja pemilik blog ngakunya libertarian
arti libertarian
lib·er·tar·i·an/ˌlibərˈterēən/noun
a person who believes in the doctrine of free will.

bagaimana mungkin seorang yg jelas2 dikekang dogma2 religius bisa menjadi free will.. free will nya sudah dikekang aturan agama..maua makan babi kagak boleh..buat wanita wajib berjilbab cadar..pria wajib berjenggot .. orng spt ini ngakunya libertarian..ngakakdotcom..

jangan lupa..dalam Quran dan juga kitab Nasrani..iblis itu tadinya mantan malaikat Allah yang paling taat ..cuman menjadi arogan krn merasa ilmu agamanya paling tinggi..akhirnya dibuang ke neraka krn kesombangannya... jadi bukan atheis atau komunis yang harus ditakuti..melainkan org2 yang ngakunya agamis dengan daster ataur sorban putih bermulut manis tapi kelakuaannya menistakaan agama adalah iblis2 sesungguhnya di dunia ini.. coba liat org2 yang ngakunya ulama ustad berdaster putih tapi berbirahi tinggi dengan kemewahan duniawi spt mobil2 mewah dan bernafsu syahwat besar... itulah iblis2 berdaster putih.

Anonymous said...

Salah sendiri banyak orang munafik yg berbuat salah dan main politik yang bawa2 agama dan celakanya diikuti dan diamini oleh pengikutnya

Anonymous said...

ini contoh mantan yang baperan dan malah menjadi inspirasi bagi para orang2 yang berjiwa libertarian sesungguhnya, hanya org2 kreatif , free will, free spirit , freethinker yg mampu menciptakan trend sosial spt ini .. tentunya org2 ini bukan pendukung paslon nomor satu krn yg diolok2 adalah bapaknya...

https://twitter.com/hashtag/sayabertanya

http://www.bbc.com/indonesia/trensosial-38897729

https://hype.idntimes.com/viral/danti/15-meme-saya-bertanya-yang-dijamin-bikin-kamu-ngakak/full

https://inet.detik.com/cyberlife/d-3415131/netizen-heboh-sayabertanya-kepada-presiden

https://i0.wp.com/seword.com/wp-content/uploads/2017/02/s3.png

Anonymous said...

Rating indonesia naik tuh
Kayaknya is and the gang yg hold usd bakalan rugi udh 2 tahun gk naik naik
Mungkin secara sengaja atau tdk disegaja is mengharapkan indonesia kacau biar usd naik krn kalau tanpa huru hara kayanya rupiah makin kuat aja

Kalau benar begitu(mengharapkan indonesia kacau) berarti is bisa digolongkan golongan bersorban yang menjual negara dan kestabilan masyarakat demi keuntungan pribadi dan golongannya sama jg seperti penerbit2 fatwa yang menggadaikan kestabilan negara dan agama dengan indikasi keuntungan pribadi

Anonymous said...

Golongan libertarian seluruh dunia mendukung paslon yg mana...

Toronto
https://www.youtube.com/watch?v=1z0tS0XbdS0

Australia.
https://youtu.be/8xyvE0HK-us

Oslo, Norwegia
https://youtu.be/YQhafYTrA9E

Milan, Italia
https://youtu.be/D2-btlsaQio

Tilburg, Belanda
https://youtu.be/7zhuUpDg6Jo

LA, Amerika
https://youtu.be/matyawFem4Q

Sidney, Australia
https://youtu.be/0UphFWqaWRw

Edmonton, Canada
https://youtu.be/gHUEMWwDAFo

Washington DC, Amerika
https://youtu.be/lO451jwwlRg

Luxemburg
https://youtu.be/ufvlTm1yt8k

Great leader inspire others

Bandingkan dgn ini .. mau voting saja pakai diancam2? apakah spt ini mewakili kaum libertarian?
https://www.youtube.com/watch?v=ujRMGLOywtY

Anonymous said...

Jim Rogers: "We're About To Have The Worst Economic Problems Of A Lifetime, A Lot Of People Will Disappear"


apakah bakalan seperti great depression ? sehingga banyak orang bakal mati ?

Anonymous said...

Setuju, kayaknya bakal rugi kena bunga dari leverage USD, sementara USD nya kagak naek-naek. Spekulasi kok ngelibatin minjem duit bank segala, ya Bank sih enak situ untung/rugi die tetep dapet bunga.

Anonymous said...

Gw sih masih percaya analisa pak IS,,lambat atau cepat arahnya jelas ke sana..setapak demi setapak ngikutin barat..ga sadar..ekonomi barat masuk lubang biawak...juga di ikutin..bravo thanks infonya pak IS

Anonymous said...

percaya... and go ahead...

Anonymous said...

https://www.youtube.com/watch?v=qLDELPZR5I8 lihat ini video nico olmert, ada grafik2nya, gw percaya bentar lagi market crash pada tahun 2017

Warlord said...

Ente berpikir seperti orang tolol hahaha, sikit2 PKI, sikit2 PKI. PKI kok sikit2 hahaha...
Kebanyakan mengkonsumsi ucapan ulama mesum ente hahaha...

Anonymous said...

masih terpampang di laman depan blog ini..
pilkada dki 2007 fauzi bowo vs adang , golput 39%
pilkada 2012 jokowi vs foke , golput 30% (turun 9%)
pilkada 2017 putaran 1 ahok vs lainnya, golput 20% (data quick count)

terbukti ketika muncul pemimpin yg inspiratif..maka penduduk jkt berbondong2 menggunakan hak suaranya.. jadi kesimpulan IS yang menyatakan penduduk jkt tidak peduli dan tidak merasa perlu adanya gubernur itu SALAH... ini contoh saja sebetulnya banyak tulisan IS yang sebenarnya hanya sebatas tulisan tebak2an fiksi tanpa ada segi ilmiahnya..

ini contoh lagi bahwa temperatur dunia global tahun 2016 sebetulnya naik ..
The combined average temperature over global land and ocean surfaces for May 2016 was the highest for May in the 137-year period of record, at 0.87°C (1.57°F) above the 20th century average of 14.8°C (58.6°F), besting the previous record set in 2015 by 0.02°C (0.04°F).

IS yang katanya alumnus itb sebenarnya mengidap sindrom confirmation bias..
karena kebetulan di indonesia IS kedinginan sering hujan bukan berarti temperatur global turun..ternyata di belahan dunia lain suhunya malah yang lebih banyak naik...memprediksi cuaca gak segampang menulis di blog hanya krn pengaruh sunspot.. banyak faktor2 lain shg harus digunakan supercomputer utk modelling cuaca ..menunjukkan kompleksitas sistem iklim global..

Anonymous said...

Bagi orang yang ber Tuhan pasti percaya tidak ada suatu kejadian yang terjadi secara kebetulan. Allah swt sudah memberi tanda bagaimana mungkin cina kafir bisa menjadi gubernur di mayoritas muslim? Lalu sekelompok orang yang mengaku religius tiba-2x bisa bersekutu meskipun dulunya saling tidak cocok mereka mendakwa Ahok menista agama. Semua terjadi adalah sebab & akibat. Tanpa mempelajari asbabun nuzulnya. Baru sekali ini kita semua terbuka matanya akan kotornya birokrasi ini angka-2x ajaib bermunculan di anggaran. Ingatlah Tuhan sudah memberikan tanda siapa yang sebenarnya menista & mempermainkan ayat-2x akan diazab lebih menyakitkan. Siapa yang menyebar-2x fitnah? Bangsa ini sudah kehilangan rasionalitasnya. Ahok dipilih bukan karena agamanya atau ras nya ahok dipilih karena rasionalitas

Anonymous said...

jika kita telaah lebih jauh, kasus penistaan agama oleh ahok sebenarnya sangat merugikan wni keturunan tionghoa,, kenapa ???
tadinya pembauran yang terjadi antara wni keturunan tionghoa dg pribumi sudah sangat baik, dibanding puluhan tahun lalu.
sekarang dampak dari kasus tsb, sentimen anti tionghoa kembali muncul, semakin memanas.
suatu kondisi yang perlu kita waspadai, karena jika terus berlanjut kasihan sudara kita warga tionghoa yang tidak tau apa2,, meskipun banyak fakta membuktikan tidak semua wni keturunan tionghoa anti islam,, dan tidak semua pribumi anti tionghoa.
ada benarnya juga prediksi bung is bahwa suhu politik semakin memanas dan masyarakat makin terkotak-kotak oleh kelompoknya masing2.. makin sektarian..

Anonymous said...

Tadinya sy ga percaya isu SARA ..tp liat sendiri pilkada DKI dimaana etnis tionghoa semua..memilih sesama etnisnya...mana gembar gembor bhineka..??
Jd wajar aja..umat lain berpikir ulang arti bhineka ini..?..spt ada agenda besar yg akan di capai..
Rasa curiga kembali mengkristal..
Kalau sdh bgini susah banget memperbaikinya...apalgi di era ekonomi bearish..org gmpang tersinggung..sumbu pendek...bener lah apa yg dikatakan pak IS...bravo pak

Anonymous said...

Ahok rasional dimananya?..kalao emosional iye..
Melecehkan agama orang km anggap rasional...?? Bikin jokowi pontang panting...passang badan..
Ga ada kata lain selain bodohh...

Anonymous said...

Maaf, klau masalah anti minoritas maka kita hrs melihat dgn kacamata global bukan semata-mata mslh lokal. Masalah utamanya adl resesi ekonomi dan gejala kejiwaan spt paranoid.. Mengapa Inggris paranoid dgn Uni Eropa? Mengapa Bashar Ashad paranoid dgn oposisi? Mengapa Erdogan paranoid dgn Kurdi? Mengapa Donald Trump paranoid dgn Muslim Ban? Mengapa pribumi paranoid dgn Tionghoa? Semua peristiwa itu tjd saat dunia sedang resesi global.. Jadi bukan sebuah moment kebetulan. Moment paranoid ini membuka peluang thd politisasi gaya lama yaitu membangkitkan ceeita dan legenda lama.. Nasionalisme etnis atau chauvinistik. Di era global skrg nasionalis etnik bisa digoreng utk kepentingan politik sesaat. Bahkan politik Isolasi dan proteksi ekonomi sdh mulai dipraktekkan oleh Trump.. Tinggal menunggu giliran negara sekutunya di Uni Eropa. Bgmn dgn Indonesia? Dgn semakin derasnya perdagangan global yg menyedot devisa dan anggaran maka politik isolasi makin mendapat simpati publik dan akhirnya digoreng oleh politikus nakal.

Anonymous said...

http://theeconomiccollapseblog.com/archives/virtually-everyone-agrees-that-current-stock-market-valuations-are-not-sustainable-and-that-a-great-crash-is-coming

r kecil said...

-=== Heboh~ Promo bulan Maret-April 2017 Daftar Gratis 1.500 Point ===-
Serta ratusan Notebook Acer menanti anda untuk dibawa pulang tunggu apa lagi tukarkan pointnya sekarang juga?
Ayo segera daftarkan diri anda disini !!
BBM : D4B3D5DC | Line : pokergt | WhatsApp : 081295588887

Anonymous said...

Cadangan devisa Indonesia naik $3 miliar menjadi $119,86 miliar di bulan Februari, tertinggi dalam 5,5 tahun terakhir


Gara2 Tax amnesty, cadangan naik terus nih. Usd tetep di level 13.300-13.400.

Anonymous said...

imam semar sudah mati....dikubur pake $ ...:D

Anonymous said...

The Big Restart: Economy Collapse 2018-2019 (Part 1)

https://www.youtube.com/watch?v=7Nr3XHnVRb4

Ma IS menurut astronacci ,crashnya 2018-2019 nih

Anonymous said...

Bagus om tulisannya.

Ijin tanya ttg emas yg diperjualbelikan.
Jika emas itu banyak demand krn sudah menjadi komoditas, bukankah sekarang ini nilai emas bukan lagi nilai riil. Tapi nilai riil + emosi.
Jadi berapa nilai riil emas saat ini?
Lalu emas itu kan terbatas, jika mmg pseudo money mau dipakai lagi, gimana dengan negara yg tidak punya emas?
Bukankah ini ketidakadilan geografis, bawaan lahir?
Bagaimana lagi jika negara punya gunung emas tapi yang punya emasnya swasta?
Ketika emas itu menjadi begitu penting, spekulan emas bukankah kejahatan?

Gimana nih jalan keluar fiat money..