___________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Doa pagi dan sore

Ya Allah......, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang, pajak, pembuat UU pajak dan kesewenang-wenangan manusia.

Ya Allah......ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim dan para penarik pajak serta pembuat UU pajak selain kebinasaan".

Amiiiiin
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________

Wednesday, November 10, 2010

JAM RUSAK ATAU JAM MATI?

Minggu lalu Ben Bernanke mengumumkan bahwa the Fed akan melakukan Quantitative Easing II (QE II); $ 600 milyar akan digunakan untuk membeli treasury bond, dan ditambah antara $ 250 – 300 milyar lagi dana untuk direinvestasikan kembali ke bond.

Tahun lalu the Fed menghabiskan sekitar $1.7 trilliun untuk QE I, dan setelah setahun hasilnya adalah tingkat pengangguran Amerika masih disekitar 10%, datar. Angka ini kalau tidak termasuk orang-orang yang sudah menyerah karena sudah lama menganggur dan orang-orang yang kerja serabutan. Jika orang-orang yang kerja serabutan dimasukkan maka tingkat pengangguran mencapai 17%. Selama setahun ini ekonomi US tidak membaik. Sekarang apa yang mau diharapkan dengan QE II. Kalau $ 1.7 triliun tidak memperbaiki ekonomi, bagaimana mungkin dengan $ 900 milyar?


Chart 1

Amerika tidak sendiri. Jepang minggu lalu juga mengumumkan bahwa akan membeli ETF, REIT, bond dari pasar. Ben Bernanke mengatakan bahwa dia berharap bahwa harga saham akan naik dan rakyat merasa kaya lagi dan mulai melakukan konsumsi. Ben tidak belajar dari Jepang, dan Jepang tidak pernah bisa belajar dari pengalamannya selama 20 tahun lebih itu. Selama 20 tahun lebih, bank sentral Jepang mengucurkan stimulasi. Ekonomi nampak membaik, tetapi hanya nampak saja. Ketika stimulasi habis efeknya, maka sakitnya kembali terasa. Akhirnya hutang pemerintah Jepang menggunung mendekati 300% dar GDPnya. Ibaratnya bank sentral bisa membawa kudanya ke sungai, tetapi mereka tidak bisa memaksa kudanya untuk minum. Mereka tidak bisa membuat rakyatnya melanjutkan konsumsinya.

Minggu lalu juga diumumkan berita mengenai lowongan kerja. Lowongan kerja bertambah 151,000. Jumlah itu tidak cukup untuk pemulihan ekonomi. Amerika memerlukan di atas 200,000 per bulan supaya bisa tercapai pemulihan ekonomi. Bukankah setiap bulannya selalu ada pertambahan tenaga kerja dari kelompok pemuda? Tanpa pertambahan lowongan kerja, mereka akan menjadi penganggur.

Pemerintah Inggris mengumumkan bahwa akan memPHK pegawai negrinya untuk menghemat £ 83 milyar dan hampir setengah juta pegawai pemerintah akan di PHK. Akhirnya mereka memutuskan suatu yang masuk akal. Di Indonesia, ada yang namanya departemen sosial. Ketika ada bencana di Mentawai dan di Merapi, tidak ada berita yang mengatakan bahwa departemen sosial yang ikut menolong korban. Yang banyak justru dari relawan. Swasta. Kalau di Indonesia, kehilangan 1 departemen penuh seperti departemen sosial, tidak akan ada orang yang merasa kehilangan, maka tidak perlu heran kalau rakyat Inggris tidak akan terpengaruh dengan hilangnya 500 ribu pegawai pemerintah. Mungkin pajaknya bisa turun. Bagi banyak orang, mereka harus hati-hati dalam membelanjakan uangnya. Siapa tahu mereka yang termasuk diPHK.

Prancis didera oleh demonstrasi. Kali ini orang-orang tua, yang tidak akan bisa melarikan diri dari kejaran polisi. Apa yang diprotes oleh mereka adalah kenaikan umur pensiun dari 60 tahun ke 62 tahun dan uang pensiun mereka baru bisa diambil ketika mereka berumur 65 tahun. Karena yang berdemonstrasi adalah orang-orang yang sudah tidak bisa lari lagi, maka demonstrasinya tenang dan tidak beringas. Mereka tidak mau kena gebukan tongkat kayu polisi. Pemerintah Prancis akhirnya menyadari bahwa Ponzi Scheme yang bernama Program Pensiun tidak bisa berlangsung terus tanpa pertumbuhan anggotanya (maksudnya tanpa pertumbuhan penduduk). Mungkin manusia harus mengkaji kembali ide Otto von Bismarck yang bernama program pensiun ini. Dan orang harus merencanakan sendiri masa tuanya. Menabung dengan ketat.

Menengok pemilihan umum di Amerika, Ron Paul, orang yang selalu bersebrangan dengan Ben Bernanke terpilih menduduki kursi senat. Dan dia akan memimpin komisi pengawasan keuangan di Parlemen. Paul Ron adalah orang yang mencetuskan undang-undang “Audit the Fed”. Bernanke akan bekerja lebih keras dengan stimulusnya. Ron Paul adalah orang yang menyukai sistem standard emas. Katanya dalam suatu wawancara..., pertama-tama pembukuan the Fed harus dibuka kepada masyarakat. “I will approach that committee like no one has ever approached it because we’re living in times like no one has ever seen,” katanya. Akan kah ia membuktikan omongannya?

Kelompok Tea Party berhasil memperoleh beberapa kursi di parlemen US. Seperti dari Florida, Kansas dan Pennsylvania. Kelompok ini adalah kelompok yang berada dalam partai politik Amerika yang anti pajak yang berlebihan. Salah satu yang berhasil maju ke parlemen bernama Rand Paul dari partai Republik. Namanya mirip sekali dengan Ron Paul. Karena mereka adalah anak dan bapak. Keduanya dari partai Republik. Yang pasti keduanya anti budget pemerintah yang besarnya semakin menghimpit pembayar pajak. Dan ide mengenai badget yang berimbang didukung banyak senator lainnya, paling tidak ada 12 orang lagi: Senators DeMint, Graham, Coburn, McCain, George LeMieux (R-Florida), Richard Burr (R-North Carolina), Mike Crapo (R-Idaho), James Risch (R-Idaho), Saxby Chambliss (R-Georgia), John Cornyn (R-Texas), John Ensign (R-Nevada) dan Marco Rubio. Marco Rubio sempat mengatakan bahwa setiap pemerintahan selalu memperbesar birokrasinya walaupun uangnya diperoleh dari berhutang. Dan hal ini harus berhenti. Saya tidak tahu, apakah maksudnya bahwa nantinya CIA, NASA, NCSI, CSI, akan diliquidasi? Entah lah. Akan seru perjuangan mereka melawan Ben Bernanke dan Geitner. Karena akan memperoleh tantangan.

Kami di Ekonomi Orang Waras dan Investasi (EOWI) telah kehilangan kepercayaan terhadap analisa teknikal dan analisa fundamental. Teori Elliot Wave mungkin hanyalah teori idiot wave. Data-data ekonomi analisa fundamental di EOWI. EOWI mengatakan bahwa ekonomi global sucks. Dan perdangangan internasional yang ditunjukkan oleh indeks pengapalan Harpex-Indeks baru saja keluar dari titik terendahnya tetapi sekarang sedang kembali kesana (Chart-2).

Walaupun demikian......, harga saham naik terus. Mungkin liquiditas Greenspan masih membanyiri pasar atau jaman telah berubah.




Chart 2


Masih ingat istilah fenomena Cover Magazine. Maksudnya, kalau suatu topik sudah menjadi cover magazine, maka titik baliknya bisa dipastikan tidak jauh lagi. Di awal tahun 2010, Ben Bernanke menjadi cover magazine Time. Menurut pakem, apa yang dikendalikannya yaitu kredit akan berjalan kebalikan dari apa yang disahakannya dan harga saham turun. Nyatanya harga saham naik terus. Padahal akhir tahun sudah tinggal sebulan lebih sedikit.

Mungkin jaman sudah berubah. Tahun 2001 di musim semi (kwartal-I), indeks Nikkei ada di level 12,000 dan Bank of Japan mengumumkan program QE. Indeks saham Nikkei naik mencapai 14,000. Tetapi umurnya tidak lama, karena dua tahun kemudian (2003) indeks Nikkei berada pada level 8,000an. Dan sekarang masih di level 9,000an atau 25% di bawah level 9 tahun lalu. Jaman sudah berubah. Karena sekarang harga saham naik terus. Mungkin liquiditas Greenspan masih membanyiri pasar atau jaman telah berubah.

Beberapa waktu lalu, terjadi apa yang dinamakan “Heindenburg Omen”. Fenomena Heindenburg Omen menurut pakem persahaman akan diikuti dengan crash di bursa saham. Nyatanya harga saham naik terus. atau jaman telah berubah.

Ada cerita yang menarik. Beberapa waktu lalu saya membeli sapi untuk qurban Iedul Adha. Saya tanyakan juga harga kambing yang besar. Katanya Rp 1 – 1,25 juta seekor. (Kalau sekarang sudah Rp 1.5 juta sampai Rp 2 juta karena harganya adalah harga Iedul Adha). Hitung punya hitung, dengan harga emas Rp 400 ribu per gram, maka seekor kambing sudah 2,75 gr emas. Kalau kambingnya ukuran sedang kira-kira 2,5 gr emas. Sedangkan harga rata-rata sepanjang sejarah adalah 3,85 gr per ekor kambing. Beberapa tahun lalu, ketika harga emas masih di Rp 100 ribu gr dan harga kambing Rp 500 ribu per ekor, saya mulai mengkoleksi emas, karena emas bisa dikatakan murah. Tetapi sekarang, dengan methode valuasi kambing, mungkin lebih baik memelihara kambing, karena harga kambing termasuk murah (setelah Iedul Adha). Harga emas sudah di atas Rp 400 ribu per gramnya dan kambing Rp 1,25 juta kalau belinya sesudah Iedul Adha.

Tetapi ada berita banyak di sektor emas. Robert Zoellick, presiden dari World Bank mengatakan bahwa sudah waktunya meninjau kembali untuk menggunakan emas sebagai dasar sistem keuangan. Tentunya hal ini akan membuat harga emas melambung. Entah lah. Kalau harga emas naik maka harga kambing juga naik.

Kata teman saya...., kambing bisa kena penyakit dan emas tidak. Kata saya....., kambing bisa punya anak, sedangkan emas tidak. Tetapi...., kata istri saya....kalau mau jual emas setelah akhir tahun saja. Soalnya bulan Desember, Januari dan Februari ada perayaan Deepavali dan tahun baru Cina dimana orang beli emas. Istri saya bukan orang yang tahu analisa teknikal. Dia orang siklus. Kalau siklusnya sedang panen padi....., maka emas naik dan kalau sedang paceklik harga emas turun karena orang pada menjuali emas tabungannya. Kalau istri saya benar...., dia bilang harga emas bisa ke $ 1500 atau Rp 430 ribu per gram. Dengan angka tesebut harga kambing masih 2,9 gram emas.

Untuk jangka lama...., lama..... lamaaaa sekali, perak nampak masih murah. Biasanya harga emas berbanding harga perak berada pada kisaran 15 – 20. Angka ini sama dengan perbandingan antara jumlah perak di alam dengan jumlah emas di alam. Dan saat ini perbandingan harga emas:perak adalah 55 – 60. Jadi perak 3 kali lebih rendah dari nilai rata-rata jangka panjangnya. Ini hanya untuk orang yang mempunyai horizon waktu 50 tahun atau lebih. Mungkin umur saya tidak sampai sebegitu panjang.

Minggu lalu cover majalah the Economist adalah mengenai Currency War. Gambarnya US dollar menembaki Yuan. Menurut pakem persahaman, fenomena Cover Story akan menandai pembalikan arah. Dan untuk dollar akan mulai berbalik arah, menguat. Itu untuk yang percaya pada teori cover story. Bisa saja emas dan dollar secara bersama-sama menguat sehingga harga emas menjadi Rp 500 ribu per gram. Atau harga kambing sama dengan 2,5 gram emas. Kalau demikian saya mau beli kambing lagi. Tapi...... mau ditaruh dimana?




Itu kalau dilihat dari teori-teori fundamental dan teori siklus. Dari sudit teori Idiot Wave lain lagi. Ini ada chart dari situs tetangga (Chart-3). Analisanya tentang emas mirip dengan EOWI. Hanya dia agak lebih kejam, karena dia mentargetkan koreksi sampai $500 per oz emas. Tetapi dalam beberapa hal punya persamaan yaitu ending diagonal bagi wave [5]. Buat yang percaya pada Idiot Wave....., boleh tunggu di level $450 – $500. Dan sambil menunggu, bisa memelihara kambing.


Chart 3

Ada yang menarik di pasar Bond (Chart-4). Yield (bunga) bond dengan masa jatuh tempo 2 tahun, 5 tahun punya kecenderungan turun. Sedangkan yang 10 tahun dan 30 tahun kecenderungannya naik. Walaupun Ben Bernanke berusaha menekan suku bunga melalui the Fed ratenya, nampaknya US Treasury bong yang 10 dan 30 tahun tidak mau menurut. Pemilik uang tidak mau membuat komitmen jangka panjang. Mereka mengantisipasi bahwa suku bunga akan naik dalam 5 tahun mendatang. Ini menjawab keheranan saya, kenapa bank-bank di Indonesia umumnya memberi kredit perumahan dengan harga miring hanya untuk cicilan selama 6 tahun. Bukan 15 tahun seperti tahun 1980an ketika saya membeli rumah pertama kali.



Chart 4


Di Indonesia ada cerita menarik. Kalau Kelompok Tea Party di Amerika Serikat mau memperbaiki sistem birokrasi yang merong-rong budget. Di Indonesia di samping birokrasi, ada juga yang disebut dengan BUMN yang selalu rugi. Untuk semester I 2010 ini berikut adalah daftar kerugian BUMN:

Perum Bulog rugi senilai Rp 684,885 miliar
PT Kertas Kraft Aceh rugi senilai Rp 155,806 miliar (selama semester I-2010)
PT PAL Indonesia rugi senilai Rp 132,876 miliar (selama semester I-2010)
PT Dirgantara Indonesia rugi senilai Rp 109,245 miliar
PT Industri Sandang Nusantara rugi senilai Rp 106,287 triliun (selama semester I-2010)
PT Asuransi Kredit Indonesia rugi senilai Rp 102,028 miliar
PT Pelni rugi senilai Rp 89,981 miliar
PT Balai Pustaka rugi senilai Rp 66,679 miliar (selama semster I-2010)
PT Kertas Leces rugi senilai Rp 53,807 miliar
PT Perkebunan Nusantara XIV rugi senilai Rp 49,771 miliar

Total Rp 1.55 triliun. Kalau dua semester Rp 3.1 triliun. Dan itu tentunya akan dibayar oleh pajak. Ada teman saya yang membantah. Selama pemerintah tidak ikut dalam penyertaan modal maka kerugian itu tidak dipikul pemerintah. Semua itu tergantung pada EBITDA katanya lagi. Maksudnya Earning Before Interest, Tax, Depreciation and Amortization.

Teman saya ini setengah benar. Pertama arti kata EBITDA adalah Earning Because I Tricked The Dumb Auditor (pendapatan karena saya akali auditor tolol), atau Earnings But It Truly Doesn't Align (pendapatan tetapi sebenarnya tidak cocok dalam pembukuannya). Ada lagi yeng menterjemahkan EBITDA sebagai laba kotor, yaaah yang kotor-kotor begitu lah. Sebab kedua karena modal BUMN juga awalnya dari pemerintah. Jadi kerugian BUMN juga berarti kerugian pemerintah. Penggantian mesin-mesin yang terdepresiasi ditunda. Dan pembayaran-pembayaran ke supplier mereka ditunda-tunda (kalau perlu dikemplang, tambah teman saya yang pernah jadi supplier ke BUMN). Akhirnya menjadi tidak kompetitif, kemudian kolaps. Tetapi nyatanya sampai sekarang, ada yang selama 6 dekade BUMN-BUMN itu kok masih hidup. Ini menyimpang dari teori investasi.

Yang punya teori akan mengelak. Katanya; nanti kalau mau kolaps, BUMN ini akan diselamatkan. Dan pada saat itu uang pajak masuk.

Heran juga pabrik kertas Aceh bisa rugi. Padahal tetangganya Indah Kiat bisa untung. PT PAL bisa rugi, padahal Indonesia negara kepulauan yang tentunya perlu kapal banyak. Kalau PT Dirgantara rugi masih bisa dimaklumi karena orang sedang menyelidiki bagaimana Gatotkaca bisa terbang, dan solusi ala Gatotkaca lebih baik dari pada solusi pesawat terbang.

Ada lagi yang mengherankan, yaitu PT Perkebunan yang bisa rugi. Bukankah harga komoditi perkebunan sedang bagus. Mungkin yang ditanam adalah yang susah laku seperti pohon jambu air. Saya punya anjuran yang ampuh bagi PT Perkebunan. Tanam ganja saja. Serat batangnya bisa dibuat tali yang disebut goni dan daunnya mahal harganya, asal bisa menyelundupkan ke Amerika atau ke Belanda.

Akhirnya teman saya ada yang kasih komentar...., “Walaupun BUMN-BUMN di atas pada rugi, direktur dan komisarisnya pada tajir-tajir”....... benar juga kata dia, yang kaya itu termasuk salah satu anggota keluarga saya. Jangan iri lho...., dia gajinya bersar.

Kalau dilihat judul di atas “JAM RUSAK ATAU JAM MATI?”, kok rasanya tidak ada kaitannya dengan alur cerita. Sebenarnya ada Cuma jauh sekali. Kalau jam rusak yang jalannya selalu terlambat, maka dalam sehari mungkin hanya sekali dalam sehari menunjukkan angka yang benar. Sedang jam yang mati, sehari akan menunjukkan 2 kali benar. Nah....... pakem-pakem, teori-teori ekonomi, investasi, analisa teknik (terutama Idiot Wave), termasuk yang mana?

Pembaca....., masih banyak orang menganggur di Amerika, di wilayah Euro dan Jepang. Mereka ini adalah 47% dari ekonomi dunia (GDP). Cari perkerjaan (atau pindah pekerjaan) saat ini tidak mudah. Artinya income mereka turun. Artinya orang akan cenderung untuk berhemat. Kalau orang berhemat, maka akan menekan harga apa lagi kalau dilakukan di negara-negara yang mempunyai GDP 47% dari GDP dunia. Kalau menekan harga maka keuntungan perusahaan turun.

Penganggur, kalau kehabisan uang akan dipaksa untuk menjual assetnya, mencairkan tabungannya. Jadi secara fundamental asset-asset akan turun, kecuali kalau spekulator bermain. Ini akan membuat teori-teori ekonomi seperti jam rusak. Harga emas bisa (tidak harus) melambung ke $ 2000, $ 5000 per oz nya, itu adalah masa-masa terakhir dari mania. Tetapi, permainan spekulator adalah Ponzi Scheme, yang akan ada batasnya........., seperti kasus bunga anthorium yang harganya mencapai 30 juta per batang atau ikan lohan yang juga mencapai beberapa juta harganya.

Nanti dulu......., perkara ekonomi para spekulator peserta Ponzi Scheme tentunya banyak duit dan tidak perlu mencairkan assetnya. Yup......, optimis sedikit lah. Spekulator tidak perlu mencairkan assetnya untuk sekedar makan, tidur dan pergi ke cafe......... Itulah jam rusak........,


Sekian dulu........


Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Tuesday, November 2, 2010

Gado-Gado

Sudah sebulan lebih saya sibuk dari biasanya. Banyak kesibukan. Dan juga kalau malam, sepulangnya dari kantor sudah capek karena kena macet. Sebenarnya saya sudah mulai mencicil tulisan ini sejak 2 minggu lalu. Tetapi dalam seminggu ini saya terjebak macet parah. Walaupun disopiri, tetapi tetap saja capek. Hari senin, selasa 25 dan 26 Oktober 2010, terjebak macet ketika pulang. Rumah saya hanya 8 km dari kantor dan hanya memerlukan waktu 8 menit naik mobil kalau tidak macet. Tetapi tanggal 25 & 26 Oktober itu sampai 4 jam. Kalau tidak hujan, saja sudah jalan kaki saja. Kalau sudah kena macet seperti ini, badan terasa capek sekali, walaupun sebenarnya tidak menyopir. Jadi sering kali setelah sampai di rumah langsung tidur.

Terus tanggal 28 Oktober, kena macet 8 jam dalam perjalanan dari jln Sudirman ke Sunter. Dan hari sabtu/minggu 30-31 Oktober ini, ada pekerjaan di kantor. Mungkin minggu depan harus ke Papua. Mungkin ketika disana saya bisa punya waktu untuk menulis.

Selama saya absen, ada banyak berita. Ada berita bagus dan ada berita kurang bagus. Berita bagusnya, perusahaan tempat saya bekerja memperoleh dana segar dari penjualan sebuah asset yang bisa digunakan untuk membiayai beberapa projects yang sedang berjalan. Berita kurang bagusnya, pengambilan alihan oleh sebuah perusahaan besar Cina, batal karena dana perusahaan Cina tersebut agak terbatas setelah membeli asset-asset Repsol Brazil $7.1 milyar. Kelihatannya Brazil lebih menjanjikan daripada Indonesia. Berita ini kurang bagus karena bonus 3 bulan gaji kemungkinan batal karena batalnya take-over perusahaan tempat saya bekerja.

Persoalan kredit tetap menghantui semua perusahaan yang hidupnya tergantung pada kredit. Ketika kredit line putus, maka hidupnya bak ikan di darat. Menggelepar-gelepar. Seperti saham-saham keluarga Panigoro, sekarang sudah dijual ke Pertamina. Panigoro tidak punya uang. Panigoro berbeda dengan Bakrie. Kalau Bakrie sangat licin dalam hal “financial engineering”nya. Mereka punya orang-orang yang pandai dalam bersilat finansial.

Kesempatan kerja sekarang juga semakin mengering. Beberapa kali saya memperoleh tawaran kontrak hanya 6 bulan dengan gaji yang lebih rendah. Hal yang sama dialami oleh teman-teman yang lain.

Setelah sebulan lebih tidak melihat email ternyata ada sekitar 3000 lebih email baru. Untuk mudahnya memang menghapus semua bisa mejadi jalan keluar yang cepat. Tetapi terpikir juga mungkin ada email yang penting. Jalan keluarnya adalah melihat dengan cepat, pengirimnya, dari nama dan subjeknya bisa dikira-kira apa isinya penting atau tidak. Yang kira-kira tidak penting langsung dihapus. Dengan jalan begini, urusan bisa selesai cepat.

Beberapa email sempat saya baca. Beberapa diantaranya mengenai almarhum ibu Tuty Dewi Hadinoto. Saya ambilkan satu saja, beberapa kata saya ubah untuk menjaga privasi.

Pak IS,
Saya terharu sekali baca blog-nya Pak Imam yang sudah menulis tentang mbak Tuti dengan begitu mendalam karena saya juga mengalami hal yang sama malah sudah lima tahun lamanya saya jadi pelanggan apartemen mewah mbak Tuti & Pak Hadinoto di Upper Bukit Timah sejak saya terkena penyakit XXXX, ............

Apakah besok Pak Imam punya rencana untuk ikut tahlilan? Semoga kita bisa bertemu di rumahnya untuk bersama-sama mendoakan mbak Tuti Dewi yang kita hormati.

Terima kasih.
D

Mas D, saya minta maaf karena, email ini baru saya buka/baca minggu ini. Sudah hampir 1 bulan lebih saya tidak buka email yahoo saya. Saya datang pada tahlilan 7 hari. Mungkin kita sudah ketemu, hanya tidak tahu/tidak saling mengenal. Yah, kita doakan saja semoga Allah membalas semua kebaikan ibu Tuty Dewi (dan pak Hadinoto). Saya tahu banyak orang yang sering dibantu mereka. Dan untuk pak D, semoga anda sembuh. Ada beberapa kenalan yang terkena penyakit yang sama, dan bisa sembuh. Mereka yang sembuh biasanya punya kemauan hidup yang kuat.

Beberapa waktu ini banyak komentar-komentar yang tidak relevan dan kurang sopan pada posting EOWI. Selama ini memang saya biarkan. Mungkin si penulis ingin belajar menulis gaya sadonik. Tetapi, yang membuat kecewa adalah bahwa dia tidak tahu tempat dan menjadi agak norak. Karena sampai-sampai menodai posting duka Alex Supeli. Harus diketahui bahwa Alex bukan politikus yang makan uang rakyat. Dia adalah dari kelas pekerja yang dulunya menjalani hidup secara baik-baik. Bagi teman-temannya dia adalah orang dicintai. Tidak layak posting mengenai dirinya yang sudah almarhum itu dinodai dengan posting-posting yang tidak sopan. Oleh sebab itu sebagian saya delete.

Banyak pembaca EOWI merasa risi dengan adanya komentar-komentar yang tidak senonoh pada posting EOWI. Salah satu diantaranya, mas MD memberi nama komentator anonymous ini sebagai SOBDAJ singkatan Son Of a Bitch Dumb Ass Jerk. Bagus juga julukan itu (tercermin dari prilakunya menodai posting mengenai Alex Sipeli). Pembaca-pembaca ini juga meminta saya untuk membersihkan komentar-komentar mas SOBDAJ.

Saya akan mengambil jalan tengah saja. Karena saya tetap berasumsi bahwa orang ini ingin belajar menulis dengan gaya sadonik saja. Memang tidak mudah untuk bisa membuat tulisan sadonik yang menghibur. Jadi perlu pengalaman.

Hari jumat 22 Oktober 2010, terjadi flash crash di US dollar (chart-1). Walaupun kemudian rebound ke 77.25, tetapi dollar indeks sempat jatuh ke 74.55. Setelah itu indeks dollar stabil di kisaran 77, sampai sekarang (Chart-2). Pada saat ini hanya 3% saja dari investor yang bullish terhadap US dollar. Dengan jumlah bear yang sangat banyak dan tidak mampu lagi membuat US dollar turun, artinya kekuatannya bear US dollar yang banyak itu sudah lemah. Saya masih menunggu rebound yang cukup berarti. Mungkin harus menunggu selama beberapa minggu. Mungkin juga bisa lebih awal. Bull sendiri mungkin masih malu untuk keluar. Bahkan bukan tidak mungkin dollar indeks akan menyentuh level 76.14 lagi.



Chart 1




Chart 2


Berkaitan dengan pelemahan US dollar selama ini (sejak bulan Juni 2010 lalu), ada berita dari bloomberg yang menarik.

Pertemuan G-20 tanggal 27 Oktober 2010 (link) tentang masalah keuangan khususnya masalah kurs nampaknya tidak menghasilkan apa-apa. “No teeth”, tidak ada giginya. Banyak yang dibicarakan tetapi tidak ada rencana yang nyata. Masing-masing anggota emerging market ingin mata uangnya menguat secara perlahan. Semua katanya berusaha mempertahankan ekonominya sejalan dengan penurunan nilai dollar. Semua berjanji akan menahan diri dari godaan competitive devaluation mata uangnya. Tetapi semua tidak menyadari bahwa yang masuk adalah uang panas yang sewaktu-waktu bisa keluar.

Asian currencies fell to a one-week low after Bank of Korea Governor Kim Choong Soo said today that measures to mitigate capital flows could be “useful.” Hours later, the rand dropped as South African Finance Minister Pravin Gordhan said his government will use part of higher-than-expected tax revenue to build foreign reserves as it attempts to weaken the currency.

The shifts suggest G-20 members will keep trying to defend their economies from the slide of the dollar and capital inflows even after the group promised Oct. 23 to refrain from “competitive devaluation” and to increasingly embrace market determined currencies.

“The G-20 made a vague pledge not to manipulate currencies much, but there was no mechanism to ensure that each country will not keep taking unilateral measures,” said Win Thin, global head of emerging markets strategy at Brown Brothers Harriman & Co. in New York. “It’s every man for himself.”

No ‘Teeth’
“Although what came out of the G-20 meeting was better than expected, it didn’t really have any teeth in it,” said
Kieran Curtis, a fund manager who helps oversee about $2 billion in emerging market debt at Aviva Investors in London. “There was still no framework laid out to deal with countries following an ultra-competitive exchange-rate policy.”

Pertumbuhan uang (+uang kwasi) mencapai 15% per tahunnya. Sama seperti Indonesia. Di Cina, dimana kredit masih mengucur dan masih membuat bubble di sektor perumahan masih terus terpompa. Dana panas masuk ke Indonesia membuat Bank Indonesia terpaksa membersihkannya, intervensi, katanya. Dan menurut berita biayanya mencapai Rp 26 trilliun untuk menjaga agar rupiah tidak menguat secara cepat. Padahal dana yang masuk jumlahnya hanya berkisar sekitar $ 5 milyar saja. (link).

Omong-omong perkara competitive devaluation,.... devaluasi secara umum, maksudnya menurunkan nilai mata uang, ada cerita sejarah dari Inggris yang menarik. Raja Inggris Henry I tahun 1124 menangkapi 94 banker-banker yang ada di Inggris. Mereka dipotong tangannya atau dikebiri untuk kesalahan mereka, yaitu menurunkan kadar perak yang ada di koin-koin yang disirkulasikannya. Dengan kata lain, kesalahan mereka adalah melakukan devaluasi poundsterling. Asyik juga kalau hukuman ini diterapkan dimasa sekarang. Banyak ketua-ketua bank sentral yang dikebiri sebagai hukuman bagi perbuatannya melakukan competitive devaluation.

Di Asia dan emerging market, para ketua bank-bank sentral disibukkan dengan competitive defaluation, sedangkan di benua lain, yaitu Amerika Serikat, pertumbuhan uang dan kredit selama ini masih negatif. Investor menunggu QE II (Quantitative Easing II), yang katanya akan membuat US dollar semakin merosot harganya. Kata orang bijak, para cowboy bisa membawa kuda ke sungai, tetapi cowboy-cowboy itu tidak bisa membuat kuda-kudanya minum. Kalau kuda-kuda itu enggan minum, maka percuma saja dibawa ke sungai. The Fed bisa membuat suku bunga rendah, serendah mungkin, tetapi the Fed tidak bisa memaksa orang untuk mengambil kredit untuk konsumsi atau untuk ekspansi perusahaan. The Fed tidak bisa memaksa orang untuk terus berbelanja dan berhenti menabung. Menurut jajak pendapat Gallup, menunjukkan bahwa rencana belanja kado hari Natal rakyat Amerika Serikat mengalami penurunan sebesar 20% dibandingkan 2 tahun lalu. Angka 20% ini cukup besar. Dan ini cermin dari belanja secara keseluruhan.




Chart 3


Jangan heran kalau kebutuhan minyak-olahan juga turun. Tingkat kebutuhan minyak (olahan) di Amerika Serikat turun mencapai titik yang sama dengan konsumsi tahun 1997 - 1999. Ini kemunduran selama 11 - 13 tahun (Chart-4). Kalau harga minyak saat ini masih bertengger di tingkat $80 per barrel adalah akibat ulah spekulator. Saya tidak heran kalau perusahaan tempat saya bekerja mengalami kesulitan untuk menjual assetnya dan mencari kerja di sektor ini tidak mudah 3-4 tahun lalu.



Chart 4


Ada cerita lain yang menarik yaitu Bank Sentral Berhenti Menjual Emas (link). Herannya, harga emas malah turun dari puncaknya di $1385 per oz. Kita mengharap bahwa harga emas akan naik, karena sumber-sumber yang menekan harga emas sudah berhenti melakukan tekanan. Untuk saya yang sering berpandangan negatif terhadap institusi pemerintah, menganggap berita ini sebagai indikasi kontrarian. Maksudnya, emas bukan akan naik, tetapi akan turun. Saya ingat suatu kejadian pada musim panas tahun 1999. Saya sedang di-relokasi dari Inggris ke Indonesia. Di dalam pesawat terbang, saya membaca koran Wall Street Journal yang dibagikan di pesawat. Isinya tentang pengumuman penjualan emas besar-besaran oleh Bank of England yang membuat harga emas anjlok ke level $250 per oz. Apakah selanjutnya harga emas turun? Malah sebaliknya. Tahun 1999 – 2000 adalah awal dari secular bull market untuk emas. Dalam kurun waktu 10 lebih sedikit, harga emas naik 5.5 kali lipat. Apakah berita tentang berhentinya bank-bank sentral menjual emasnya mengindikasikan harga emas akan turun? Entah lah......., saya hanya suka menduduki posisi kontrarian.

Pasar saham memble, tidak kemana-mana. Mungkin tidak semuanya benar, Nikkei sudah di level 9100an lagi dan indeks perbankan Amerika juga sudah turun banyak sejak 2 bulan terakhir ini. Hanya Indeks Dow dan S&P masih bertahan. Pemilihan umum di Amerika nampaknya tidak diacuhkan. Mungkin the Fed lebih menarik daripada pemilihan umum. Pasar masih menunggu pengumuman the Fed hari Rabu ini. Bisa saja saham akan rally 2% dan US dollar jatuh 1% dalam minggu ini. Setelah itu....... mungkin tidak kemana-mana atau US dollar akan rally dan saham akan jatuh.

Saya ada rencana untuk merubah format tulisan. Biasanya saya berusaha secara teratur mengisi blog ini setiap minggu. Tulisannya biasanya saya siapkan dalam minggu itu. Tetapi sekarang ini musim hujan dan Jakarta sering terjebak macet. Ini membuat saya sering capek ketika sampai di rumah. Oleh sebab itu, tulisan yang pendek tetapi lebih rutin akan bisa mempertahankan blog ini tetap ramai. Moga-moga hal ini mudah untuk dilaksanakan.

Sekian dulu......, jaga kesehatan fisik dan mental anda selama musim hujan ini. Macet bisa membuat tekanan darah anda naik, dan kesehatan anda menurun, kemudian menjadi flu atau yang lebih berat lagi, darah tinggi. Jangan lupa untuk membantu para penderita korban Merapi, tsunami di Sumatera Barat/Mentawai, dan juga orang-orang yang kurang beruntung di sekitar anda.


Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Monday, October 18, 2010

Bearish Triangle

Beberapa minggu ini, EOWI absen. Saya memang tidak sempat meng-update blog. Ada beberapa interview, kemudian ke Singapore untuk medical check-up, lalu ada 2 keponakan yang punya hajatan dan harus jadi “among-tamu”, dan karena kecapekan akhirnya ambruk juga. Kena flu. Rasanya badan lemas, persendian sakit dan lidah pahit. Sampai sekarang, lidah masih terasa pahit, walaupun minum gula atau makan coklat.

Kemarin seorang ipar sedang bikin pesta keluarga dan bakar steak. Dagingnya..., katanya harganya Rp 1.5 juta per kg. Saya heran juga, kok ada daging sebegitu mahalnya. Mungkin ini yang disebut Kobe Beef. Setahu saya daging sapi yang termahal yang pernah saya makan adalah wagiyo, yang harganya di sekitar Rp 500 ribu per kg. Saya tidak terlalu suka karena banyak lemaknya diantara serat-serat daging (otot)nya. Wagiyo kalau digoreng atau dipanggang akan mengeluarkan minyak/lemak seperti daging babi. Makan daging berlemak, kalau tidak pandai memasaknya akan bau. Misalnya, yang paling jelas adalah kambing. Kalau makan sup kambing yang dimasak dengan banyak lemaknya, maka rasanya seperti makan ksup di kandang kambing. Untuk sapi kasusnya hampir sama. Oleh sebab itu saya tidak suka wagiyo. Karena saya sedang sakit, saya tidak datang dalam acara makan-makan keluarga itu. Tetapi istri saya membawa, steak mentah pulang, untuk saya kalau sudah sehat dan bisa merasakan makanan (sekarang masih terasa pahit di lidah).

Selama beberapa minggu, market tidak banyak berubah arahnya, oleh sebab itu, saya pikir tidak postingpun tidak apa-apa. Tetapi, minggu ini mungkin angin balik di beberapa sektor mungkin bisa berhembus. Minggu mendatang posting mungkin agak singkat karena mau merapikan email dan blog. Itu yang akan saya jadikan prioritas. Saya yakin email saya sudah ada ribuan email yang belum dibaca.

Posting kali ini, saya lebih cenderung sebagai tutorial saja. Tetapi ada relevansinya dengan kondisi pasar saat ini. Judulnya adalah Bearish Triangle, dan sebagai contoh soalnya adalah sektor emas. Pengambilan contoh soal ini relevan untuk saat ini karena emas saat ini nampak overbought untuk siklus long termnya, kalau terjadi koreksi maka koreksinya akan cukup lama.

Pola segitiga, triangle price pattern dikenal dalam analisa teknikal. Bisa bersifat bullish, bisa juga bearish dan bisa juga tergantung pada trend utamanya.

Chart-1 adalah chart mingguan emas dari mulai tahun 1999 sampai 10ctober 2010 (1 minggu lalu). Di Chart-1 ini tertera 5 bullish triangle kecil dan 1 bearish triangle besar (segitiga III-IV-V atau segitiga 1-2-5). Suatu yang menarik ialah, setelah pola segitiga (price triangle) ini berakhir terjadi perubahan trend. Untuk yang diberi label bullish, trendnya naik. Dan untuk price triangle yang terakhir (III-IV-V) masih belum berlanjut.

5 segitiga kecil pada chart ini berbeda dengan segitiga besar (III-IV-V). Ke dua sisi atas segitiga-segitiga kecil ini satu mengarah ke atas dan satu lagi mengarah ke bawah. Sedangkan untuk segitiga besar (III-IV-V) kedua-duanya mengarah ke atas. Pola trading (price triangle) seperti ini disebut bearish triangle, karena bisa dijadikan patokan bahwa harga asset yang diperdagangkan nantinya akan jatuh. Dan jatuhnya secara umum di bawah “pivot point”.

Kalau segitiga besar (III-IV-V) maka ke 5 segitiga kecil ini sebenarnya tidak bisa disebut bullish triangle. Sebab pola berikutnya tidak selalu naik (bullsih) melainkan hanya melanjutkan tren utamanya. Karena trend utama dari emas sejak tahun 2000 adalah bullish, maka 5 segitiga ini disebut bullish triangle. Kalau trend utamanya bearish, maka pola berikutnya akan bearish.


Chart 1

Contoh lain dari bearish triangle bisa dilihat pada Chart-2 untuk Dow Industrial bulan Juli-Agustus 2010. Terlihat kedua sisi atas dan sisi bawah segitiga ini mengarah ke atas. Dan setelah keluar dari pola trading ini maka harga akan jatuh menembus “pivot-point”, walaupun hanya sedikit.


Chart 2

Kalau dikaitkan dengan prinsip Elliot Wave pada price triangle ini, biasanya harga perdagangan akan membentur sisi atas dan sisi bawah sebanyak 5 kali atau 7 kali atau 9 kali. Yang sering adalah 5 kali.

Contoh lain yang bisa saya peroleh adalah Chart untuk BP (Chart-3). Harga jatuh setelah wave ke 5.


Chart 3


Kalau sedang tidak di cari, saya sering melihat formasi bearish triangle yang cukup sempurna dan enak dilihat. Tetapi sekarang kok susah ketemunya. Lain kali kalau saya menemuinya lagi akan saya postingkan. Anda bisa mencari sendiri contoh-contohnya.

Secara teknikal bisa diterangkan kenapa setelah pola segitiga bearish ini harga asset akan jatuh. Intinya ada bahwa harga asset naik diantara dua batas (atas dan bawah) yang konvergen sehingga semakin lama semakin sempit dan akhirnya harga harus keluar dari kurungan batas atas dan bawahnya ini. Ketika keluar, kalau skenario naik artinya asset ini harus naik lebih tajam lagi dan bisa-bisa tergolong naik parabolik. Ini hanya bisa pada kasus mania yang kuat. Skenario kedua ialah harga nya jatuh. Artinya ada profit taking atau koreksi. Skenario ini adalah yang paling berpeluang. Sekitar 95% peluangnya harga akan jatuh setelah keluar dari pola trading segitiga ini.

Kembali pada Chart-1, pola segitiga III-IV-V dalam Elliot Wave dikenal sebagai ending diagonal. Setelah ini diharapkan adanya corrective wave, kemungkinan adalah zig-zag. Apakah bentuknya kompleks atau sederhana, waktu yang akan mengatakannya.

Kasus emas akan menarik sekali untuk membuktikan teori analisa teknikal. Bentuknya jelas. Sehingga sulit untuk menyangkalnya lagi. Diharapkan harga emas akan jatuh di bawah 670. Waktunya entah kapan. Entah 2 tahun entah 3 tahun. Kita tunggu saja.

Sekian dulu. Saya melihat US dollar sudah sangat bottom. Dari investor hanya 3% saja yang bullish. Perpindahan dari kubu bear ke kubu bull sedikit saja akan mempengaruhi harga banyak sekali. Demikian juga sebaliknya. Jadi permainan lebih volatile.

Sampai nanti, jaga kesehatan, asset dan investasi anda baik-baik. Saya masih flu nih.

Jakarta 15 Oktober 2010.


Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Monday, September 27, 2010

Selamat Jalan Alex – Salah Satu Email Terakhir Alex Supelli

Saya tidak pernah menyangka bahwa Alex Supelli, penerbang akrobatik yang baru-baru ini jatuh di Bandung Air Show 2010, adalah seorang yang mempunyai pengetahuan yang dalam mengenai agama Islam. Sosoknya yang gagah dan genteng, tentunya akan menjadi cobaan baginya. Nampaknya pandangan ini salah sama sekali.

Seminggu sebelum jatuhnya pesawat yang dipilotinya ia mengirimkan email kepada milis ITB75 yang isinya sangat mengesankan. Berikut ini adalah email yang dikirimkannya.

Catatan: Alex, termasuk yang jarang berkomentar di dalam milis. Emailnya ini cukup mengejutkan, apalagi isinya yang tak diduga.

Setelah email ini Alex menawarkan dan membagikan elektronic file Quran & Terjemahannya dalam format MS Word.


Menyambut dimulai nya Majelis Taklim ITB 75 di Bandung, saya jadi teringat lagi kepada catatan yang saya dapat dari sang Ayah.

Saya pernah bertanya, kalau mau mulai memahami kandungan isi Al Quran, dari mana kita mau mulai ? jumlah ayat AQ begitu banyak, apa ada methodanya ? Kok kayaknya susah bener.

Ayah tersenyum – beliau bilang AQ tidak untuk membuat kita susah – ambil yang mudah dan ambil pokok pokok pelajarannya dulu.

Al Quran diturunkan tidak untuk membuat susah

[QS 20:2] Kami tidak menurunkan Al Qur'an ini kepadamu agar kamu menjadi susah;

Ayahku bilang belajar AQ harus dengan akal – Allah akan murka jika kita tidak gunakan Akal. Lakukan dengan sabar dan selalu mohon doa. Menggunakan akal dan berdoa adalah inti mempelajari AQ.

[QS 10:100] Dan tidak ada seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.

[QS 20:114] Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al Qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan."

Al Quran di turunkan bagi orang orang yang mempunyai Akal:

[QS 12:111] Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

Kenapa ? Karena hanya orang yang berakallah yang mau mengambil pelajaran dr Al Quran:

[QS 14:52] (Al Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.

Dan hanya orang2 yang berakallah dan orang orang yang dikehendaki NYA lah yg akan diberi ilmu dan bisa mengambil pelajaran:

[QS 2:269] Allah menganugerahkan al hikmah (kepahaman yang dalam tentang Al Qur'an dan As Sunah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugerahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).

Kitab diturunkan untuk orang orang yang takwa dan yang terpilih adalah karunia Allah yang amat besar:

[QS 35:32] Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar:

Nah, apa itu akal ? Bagaimana “Akal” versi AQ (versi Allah)?

[QS 3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

[QS 3:191] (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Untuk itu ingatlah selalu untu ber-Dzikir,selalu ingat Allah, at any time:

[QS 33:41] Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (ingat lah Allah), zikir (ingatlah Allah) yang sebanyak-banyaknya.

Agar kita selalu ingat bahwa kita harus selalu bertakwa:

[QS 2:63] Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertakwa".

Kemudian ayah menambahkan , nah dengan basis Akal dan Doa ini, kita harus bisa membedakan mana ayat pokok pelajaran (ayat mudah) dan mana ayat ayat yang sebenarnya bisa menyesatkan dan hanya akan jadi sumber perselisihan dan debat berkepanjangan (menimbulkan fitnah dan mencari-cari takwilnya):

Ayat ada 2 jenis Ayat Ayat sulit dan Ayat mudah:

[QS 3:7] Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat itulah pokok-pokok isi Al Qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

Pemahaman Al Quran harus mudah untuk orang lain dan untuk diri sendiri - Ayat2 sulit karena AQ banyak mengandung perumpamaaan:

[QS 2:26] Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: "Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?" Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik.

[QS 17:89] Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Qur'an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari (nya).

[QS 18:54] Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Qur'an ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.

[QS 39:27] Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Qur'an ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran.

Jadi kata ayahku : untuk mulai – masuk dulu kepada pokok pokok ajaran AQ – nah apa itu pokok pokok pelajaran AQ ? Hari sudah menjelang siang – ayah ku bilang- besok kita teruskan – sekarang kamu harus pergi sekolah (selagi aku kecil – ayahku selalu membangunkan ku menjelang subuh- kemudian memberi aku pelajaran pelajaran dasar agama yang sampai saat ini aku syukuri – walaupun sulit benar untuk menjalankannya ---- semoga beliau mendapat tempat terbaik disisi NYA).

Wassalam
Alex


Selamat jalan Alex temanku ….. Saya hanya sempat mengenalmu lebih baik dari tulisanmu terakhir ini. Sebuah teladan dan hikmah baik tentang bagaimana mendidik anak. Semoga Allah memberimu tempat yang jauh lebih baik di sana dari pada di dunia ini ..... dan pada saat kami menggunakan metodologimu, metodologimu itu menjadi amal jariah. Dan semoga amal jariahmu ini selalu terus mengisi pundi-pundi pahalamu walaupun engkau sudah pergi dari kefanaan dunia.

Selamat Jalan Tuti Dewi………

Masyarakat hukum dan pasar modal hari Sabtu lalu pada pukul 5 sore telah kehilangan seorang yang telah meletakkan dasar-dasar legal due diligent di Indonesia. Tuti Dewi Hadinoto telah dipanggil sang Pencipta untuk kembali kepadaNya. Tentu saja bukan hanya law firm Hadinoto-Hadiputranto & Partner, masyarakat hukum dan pasar modal saja, tetapi juga teman-teman dan keluarganya sangat kehilangan atas kepergiannya.

Sebelumnya tidak banyak tanda-tanda yang bisa dibaca sebagai salam perpisahan. Bahkan minggu lalu dia masih memberi saya coklat oleh-oleh dari Canada. Hanya saja menjelang lebaran, dia memasang tempat wudhu di dekat teras belakang rumahnya. “Untuk orang-orang wudhu kalau mau sholat”, katanya. Agak aneh juga, karena lebaran tinggal beberapa hari lagi disamping itu nampaknya tidak ada rencana untuk sholat tarawih berjamaah dan pengajian di rumahnya, dan sampai lepas lebaran memang tidak ada acara sholat tarawih dan pengajian di rumahnya. Baru kemarin kita disadarkan bahwa ada sekitar 100 orang lebih melakukan sholat jenazah dan sholat dzuhur berjamaah di rumahnya.

Kepergiannya juga sangat mendadak. Takdir dan panggilan sang Pencipta bisa datang dari berbagai jalan, bahkan jalan yang sangat tidak lazim. Hair-spray telah menjadi pencetus ashma yang tidak bisa tertolong. Tragis, tetapi itulah kehendak sang Pencipta.

Bagi kerabat dan teman dekatnya, Tuti Dewi dikenal sebagai orang yang punya perhatian terhadap kerabat teman dekatnya dan dermawan. Penggunaan bahasa yang descriptive dan mengena dengan volume suara yang tinggi menjadi cirinya sebagai penekanan dalam memberikan perhatiannya. Kata-katanya yang tidak saya lupakan: “Eeeeh…penyakit jangan dipiara. Check tuh supaya nggak makin parah. Bisa mati mendadak nanti”. Begitu dia cara memberikan perhatiannya kepada saya seraya menawarkan apartemennya di Singapura untuk digunakan untuk tinggal selama melakukan cek kesehatan. Sudah hampir 3 tahun, setiap 3 bulan saya menjadi pelanggan apartemennya di Singapura. Tidak hanya itu, beberapa kali ticket pesawat saya mengalami upgrade dari kelas ekonomi ke kelas bisnis, secara diam-diam dan baru saya ketahui ketika hendak boarding. Tentunya karena pak Hadinoto dan ibu Tuti. Begitulah perhatiannya. Dan sebenarnya minggu ini saya juga akan ke Singapura lagi.

Saya tidak bisa menghitung berapa banyak kenalan yang telah mendapatkan kemudahan seperti ini, langsung atau tidak langsung, tentunya saya bukan hanya satu-satunya. Allah yang telah memberikan kelebihan rizki financial baginya, dan ia tidak segan-segan untuk berbagi dengan kenalan, kerabat-kerabat dekat dan jauhnya serta orang-orang di sekitarnya yang memerlukan.
Ini adalah pandangan dari seseorang kenalan, teman, dan saudara katut. Selamat jalan Tuti Dewi……..

Semoga Allah memberi pengampunan untuk semua kesalahan-kesalahannya, serta memberi tempat yang lebih baik dari dunia ini bagi teman, sahabat dan saudara kami ini…………selamat jalan…… Semoga di hari akhir nanti, orang-orang yang pernah kau didik, kau bantu dan kemudian menjadi orang yang saleh akan berkata: "Kami adalah hasil amal jariah Tuti Dewi."

Tuesday, September 7, 2010

Market Update: 7 September 2010

Ternyata Bursa New York minggu lalu mengikuti jalur Alt 2 (Chart-1) pada Market Update minggu lalu. Pada hari Jumat tanggal 3 September 2010 lalu, S&P 500 ditutup pada level 1104.51, cukup ideal untuk wave-2 (2/3 dari wave 1). Walaupun demikian tidak tertutup untuk naik sekali lagi menentuh Fib 0.791 (sqrt 0.625). Peluang untuk naik ke level yang lebih tinggi dari level itu kecil.


Chart 1


Wave 3 ini diharapkan akan membawa S&P 500 secara langsung dan cepat ke level yang idealnya 980 – 950. Dan bukan tidak mungkin ke 905 (fib 2.66 w-1). Saya cenderung untuk mengatakan 905 karena akan lebih mudah untuk mencapai target ideal Minor wave 5 yang juga Intermediate wave 1 (S&P 500 = 790). Kita lihat saja perkembangannya nanti.

Setelah M5 (Minor Wave 5), akan dilanjutkan dengan bear market counter rally Intermediate wave 2 yang kemungkinan bisa agak kompleks, tetapi bisa juga sederhana. Kemungkinan targetnya adalah 1050an. Crash yang sebenarnya, baru akan terjadi setelah wave I2 selesai.


Chart 2

Perdagangan Internasional Melesu
Nampaknya perdagangan internasional mulai mengalami kelesuan lagi. Baltic Dry Indeks, yang merupakan indeks ongkos pengapalan bulk, menampakkan gejala melesu dengan adanya lower high dan lower low (Chart-3). Saat ini hanya mencapai level 2005.




Chart 3


Harga minyakpun sudah setahun lebih hanya bergerak pada kisaran $70 - $85 per barrel. Konsumsi minyak bisa dijadikan sebagai indikator kegiatan manusia, tidak menampakkan aktifitas yang meningkat. Demikian juga tembaga yang juga merupakan indikator kegiatan ekonomi, nampak kurang bersemangat. Harganya bergerak pada kirasan trend mendatar. Jadi secara umum, aktifitas ekonomi global tidaklah marak.



Chart 4



Chart 5


Kreditpun di US masih mengkerut, sehingga US dollar dalam beberapa minggu lagi diharapkan akan menguat. Dalam EW, indeks US dollar sudah memulai minor wave 3, dan sedang menyelesaikan minuette wave 2. Kalau w-2 ini selesai maka rally akan berlanjut. Target ideal minor wave 3 adalah 103.


Chart 6


Bull Market Di Sektor Otomotif India?
Walaupun secara global ekonomi tidak marak, tetapi secara lokal, di beberapa negara menunjukkan adanya kehidupan. India, Taiwan dan Jepang masuk dalam radar perhatian saya. Kemungkinan ada “trade of the decade” yang bisa dimainkan di ketiga negara ini. Saya akan mengumpulkan data-data untuk artikel EOWI yang akan datang mengenai peluang-peluang di negara ini. Seperti pada tahun 2003, saya mulai mencanangkan trade of the decade untuk emas bahan komoditi dan perak. (Catatan: bull market di sektor emas masih belum selesai, tetapi akan ada koreksi sebelum rally kembali).

Beberapa hari lalu saya membaca mengenai India. Pertama adalah tentang pertumbuhan ekonominya yang 8.8%. Angka ini adalah wow, mengagumkan!!! (link) Dan pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor juga cukup tinggi, 10 - 15%. Wow juga!!. (link)
Pertumbuhan penjualan mobil bisa terhambat jika prasaranya tidak menunjang. Dan ada berita yang cukup menarik. Menteri transportasi India baru-baru ini mencanangkan suatu program bahwa India akan membangun jalan sepanjang 20 km per hari!!!! (link). Untuk jangka panjang, akan menguntungkan bagi industri otomotif. India yang mempunyai jaringan jalan raya ke 3 terbesar di dunia, akan memperluas jaringannya dan dengan penduduk terbesar ke 2 di dunia, pertumbuhan kelas menengah, semuanya akan menunjang argumen bullish untuk sektor otomotif India.



Chart 7

Walaupun demikian, EOWI tidak menganjurkan untuk meluruk dan memborong saham Tata Motor (TTM). Saya lebih suka buy on weakness. Kumpulkan ketika terjadi koreksi besar-besaran.

Untuk Taiwan, saya hanya melihat bahwa tingkat mengangguran menurun. Hal ini bisa diartikan bahwa konsumsi akan meningkat. Ini akan menjadi dasar bagi pertumbuhan ekonomi yang asli, bukan pertumbuhan ekonomi yang ditunjang kredit. Saya masih belum memperoleh saham/sektor apa yang bisa dijadikan objek investasi.

Jepang mungkin pada fasa terakhir dari secular bear marketnya yang sudah berlangsung selama 21 tahun.. Yang saya maksud dengan fasa akhir disini bisa berarti 1 tahun atau 3 tahun. Akan tetapi saya mengharapkan pada dekade ini pasar Jepang akan berbalik arah. Gejala ini saya perhatikan ketika saya menonton National Geography. Baju-baju anak-anak mudanya tidak berwarna-warna, melainkan hanya biru tua, abu-abu atau hitam. Gloomy color. Biasanya gejala seperti ini muncul di akhir bear market.

Lagi pula investment manager saya di Singapura, sebulan lalu mengatakan bahwa investasinya dan investasi rekan-rekannya di Jepang sudah nol. Dengan kata lain Jepang sudah ditinggalkan oleh fund manager asing. Jika mereka masuk kembali ke Jepang, bisa ditebak, bursa saham Jepang akan marak.

Untuk Jepang, saya menyukai sektor robotik. Alasannya ialah: dengan demografi yang menua, Jepang harus bisa kompetitif. Misalnya, saat ini produksi tv flat screen sebesar 1 juta unit per bulannya, bisa ditangani oleh 15-20 orang saja. Robot-robot yang melakukannya, sedangkan orang-orangnya hanya mengawasi di ruang kontrol.

Beberapa waktu lalu, di National Geography juga ditayangkan berita dokumenter mengenai robot yang bisa membantu orang-orang tua untuk berjalan, mengangkat barang-barang yang berat, dan sebagainya. Lagi-lagi tentang robot yang membantu kehidupan orang yang sudah lemah secara fisik. Teknologi robot akan membuat opini mereka yang ketakutan terhadap demografi menua obsolete. Kita lihat saja.

Sekian dulu, cerita tentang India, Taiwan dan Jepang akan kita lanjutkan di lain waktu.

Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.