___________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Doa pagi dan sore

Ya Allah......, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang, pajak, pembuat UU pajak dan kesewenang-wenangan manusia.

Ya Allah......ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim dan para penarik pajak serta pembuat UU pajak selain kebinasaan".

Amiiiiin
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________

Sunday, November 16, 2008

DIVERGEN POSITIF DI SEKTOR EMAS DAN MINYAK

MARKET UPDATE (MASIH WAVE 4 RALLY)
Kalau perkiraan saya benar maka market (untuk Dow) masih di wave 4 bear market rally. Wave 5 menurun masih belum terjadi. Saya masih berharap Dow akan mencapai level 10500, paling tidak 10000. Berarti sekitar 10% rally. Lihat Chart-1. Memang sangat volatile dan tidak langsung naik ke 10500.
Chart 1 (Klik Chart untuk memperbesar)

Bahwa pasar masih akan rally nampak di indeks S&P500 (SPX). Kalau dilihat Chart-2, SPX minggu lalu masih membuat level terendah baru di 818. Kemungkinan level 818 adalah akhir dari wave 3. SPX bisa rally sampai level 1050 – 1100. Sekitar 15% - 20% dari titik terendahnya sebelum kembali terkoreksi ke level 655 – wave 5.

Chart 2 (Klik Chart untuk memperbesar)

US DOLLAR AKAN TERKOREKSI
US dollar sudah menyelesaikan siklus 5 tahap Idiot Wave, dan sekarang masuk ke ABC correction wave. Kemungkinan wave B naik sudah selesai dengan terbentuknya double tops dengan wave 5 pada siklus sebelumnya (lihat Chart-3). Target berikutnya level 80 untuk indeks dollar atau koreksi sekitar 10%.

Saya tidak terlalu heran dengan koreksi ini. Kemarin kita lihat banyak kepanikan diberitakan di media massa Indonesia tentang keperkasaan dollar. Biasanya kalau beritanya sudah sampai ke media masa artinya ceritanya sudah berakhir. Dollar sudah tidak perkasa lagi.

Chart 3 (Klik Chart untuk memperbesar)


POSITIF DIVERGEN DI SEKTOR EMAS DAN MINYAK
Melihat bullish percentage pada masa secular bear market dan pada masa deleveraging nampaknya kurang ampuh untuk menentukan oversold. Pada waktu lalu, indikator bullih percentage ini saya gunakan, tetapi nampaknya gagal untuk menentukan titik balik sektor emas dan minyak. Untungnya trailing stop saya gunakan pada setiap trading. Jadi kerugian bisa dibatasi. Saya akan mempertimbangkannya lagi untuk lebih masak kalau mau menggunakan indikator bullish percentage lagi.

Tekanan jual dari forced liquidation, nampaknya sudah agak berkurang. Paling tidak gejalanya telah ditunjukkan oleh adanya positive divergence di sektor emas dan minyak. Saham saham emas (GDX) sudah membentuk higher low, tanda-tanda rally. Sedangkan emas masih menunjukkan pola trading yang sideways (lihat Chart-4). Relatif Strength pada keduanya nampak menguat. Ini adalah gejala akan adanya rally pada minggu-minggu mendatang.

Kalau dikaitkan dengan model mekanistik, bulan Desember biasanya adalah puncak permintaan delivery emas fisik. Jadi paper trading menjadi kurang dominan. Tekan dari delivery fisik emas ini yang akan mendorong harga emas naik karena secara fisik ada kelangkaan emas.



Chart 4 (Klik Chart untuk memperbesar)

Hal yang sama berlaku untuk sektor minyak (Chart-5). Hanya saja, harga minyak belum menunjukkan pola trading yang sideways. Tetapi membentur supportnya di $ 56. Relative Strength masih belum menunjukkan penguatan baik di sahamnya atau di minyak mentahnya. Bisa saja minyak jatuh ke level support berikutnya di $50. Untuk saham minyak, saya gunakan saham National Oil Vargo, NOV, sebuah perusahaan jasa minyak.

Saya akan lanjutkan dengan beberapa rekomendasi option call. Pada dasarnya masih sama dengan rekomendasi yang lalu yaitu MUR, NOV dan sekarang ditambah GDX. Sering-sering menengok trading alert dan portfolio EOWI. Kami akan update rekmendasi kami.


Chart 5 (Klik Chart untuk memperbesar)


Jakarta 16 November 2008.


Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Saturday, November 15, 2008

KRISMON 2008-2010 DAN FRACTIONAL RESERVE BANKING (II)

FRACTIONAL RESERVE BANKING DAN KRISIS EKONOMI

PENGANTAR
Kemarin saya membaca diinternet bahwa Russia mengalami krisis moneter. Bagaimana mungkin? Russia punya cadangan devisa lebih dari $550 milyar. Itu besar sekali. Agak lama juga mencernanya. Setelah menganalisa maka keluarlah beberapa kemungkinan yang terjadi. Berikut ini adalah suatu skenario yang bisa terjadi dan berpeluang melanda Indonesia serta mitra dagang US lainnya. Mungkin masih ada lagi skenario lain, tetapi menurut pendapat kami, skenario ini lah yang punya peluang besar untuk terjadi (dan sedang terjadi).

Sebagai pelajaran tambahan bagi yang belum terbiasa dengan sistem perbankan dan sistem moneter, situs EOWI menyediakan list situs Pelajaran dari Situs tetangga. Silahkan kunjungi untuk memperkuat pengetahuan anda. Pelajaran ini dalam video yang jenaka dan ringan. Gaya dan nuansa membawakannya sewarna dengan EOWI.


APA ITU FRACTIONAL RESERVE BANKING (FRB)
FRB adalah cara untuk menciptakan kredit yang berlipat ganda dari tabungan nasabah atau cadangan/kapital. Misalnya sebuah bank memiliki dana (bisa dari tabungan nasabah atau dari bank sentral) Rp 100 milyar. Bank ini boleh meminjamkan dana ini kepada orang lain dan menyisakannya hanya sebagian saja, misalnya 10%. Berarti Rp 90 milyar bisa dipinjamkan dan sisanya Rp 10 milyar dijadikan cadangan. Kita akan lihat dengan skala negara yang punya beberapa bank komersial. Tentu saja si peminjam (debitur) tidak akan menarik uangnya (hutangnya, kreditnya) dan membawanya ke rumah dan disimpan di bawah bantal. Melainkan disimpan di rekeningnya di bank. Oleh bank, uang yang Rp 90 milyar ini juga boleh dipinjamkan lagi sebanyak 90% yaitu Rp 81 milyar. Dan sisanya, 10% yaitu Rp 9 milyar dijadikan cadangan.

Hal yang sama terjadi dengan uang yang Rp 81 milyar ini, 90%nya boleh dipinjamkan lagi dan sisanya (Rp 8.1 milyar) dijadikan cadangan. Hal ini bisa terjadi seterusnya sehingga uang yang tadinya hanya Rp 100 milyar bisa menciptakan kredit sebesar Rp 900 milyar.

Sekarang coba pikirkan: kalau seandainya ada seorang debitur rugi Rp 100 milyar dan tidak bisa bayar, bangkrut, pailit. Otomatis uang deposit (kapital) awal yang Rp 100 milyar itu musnah, tidak bisa dibayar. Dan bank mempunyai equity yang negatif.

Ini yang terjadi di bank Northern Rock Inggris. Ketika nasabahnya mau mengambil depositnya, bank tidak punya uang sebanyak itu. Bank tidak solvent dan menjadi bangkrut.

Ingat-ingat hasil deduksi ini. Karena korollari ini akan kita gunakan untuk menerangkan terjadinya krisis.


LANGKAH MENUJU KRISIS
Langkah awal menuju krisis dimulai sejak masuknya dana asing ke suatu negara. Untuk krisis 2008 benihnya ditanam besar-besaran pada tahun 2002 sampai tahun 2007. The Fed menurunkan suku bunganya sampai 1% dan kredit dilonggarkan, liquiditas diglontorkan. Spekulan, investor pinjam uang dan berspekulasi. Kebanyakan yang dipinjam adalah US$, kemudian Yen dan Swiss frank. Karena sifat sistem FRB, maka dana yang bisa dipinjamkan sangat besar.

Dana ini mengalir ke negara-negara lain. Di suatu negara, aliran dana masuk bisa digambarkan seperti diagram di bawah ini. US$ masuk ke dalam ekonomi suatu negara. Kemudian bank sentral melakukan sterilisasi dengan membeli US$ dan mencetak uang lokal (rupiah, yuan, Singapore dollar, dsb). Uang lokal yang baru ini oleh bank komersial dipakai untuk menciptakan kredit yang berlipat ganda. Bayangkan bagaimana besarnya pencipkaan kredit ini kalau ditelusuri dari asalnya di US.



Bank Sentral, BI untuk Indonesia, akan menukarkan US$ ke treasury bond (TB) atau surat hutang US dan disimpan sebagai cadangan devisa. Jangan heran kalau cadangan devisa di seluruh dunia naik tidak karuan dalam kurun waktu yang pendek – 5 tahun, dari $ 1.5 trilliun menjadi hampir $ 7 trilliun.



Ekonomi negara yang bersangkutan menjadi marak. Ada yang ekonomi riilnya marak seperti Cina, Russia, Dubai, Abu Dhabi. Ada yang Cuma ekonomi makronya saja. Yang ekonomi riilnya marak seperti Cina, investasi di sektor riil cukup besar. Banyak pabrik-pabrik dibangun. Tetapi kalau dilihat secara cermat industri Cina masih berorientasi US dan Asing. Menurut teman saya, warga negara Cina, pabrik-pabrik di Cina kebanyakan hanya menerima order dari US. Kemudian barang-barang ini di beri label dan merek US, Seperti Lenovo, Dell, ToyRUs. Jadi tidak lain hanya perpanjangan tangan industri di US. Dengan kata lain, yang selama ini dikatakan bahwa US mengalami defisit perdagangan tidak 100% benar. Karena industri yang ada di Cina (negara yang mengalami surplus perdagangan) adalah perpanjangan industri di US (negara yang mengalami defisit perdagangan). Yang banyak untung adalah industri US juga. Sengaja saya beri penekanan pada kata ini, karena akan saya pakai untuk menerangkan bagaimana krisis di Russia yang notabene punya cadangan devisa lebih dari $ 550 milyar.

Untuk Indonesia, dana asing ini masuk ke sektor saham dan kredit perkebunan dan pertambangan. Memang bukan perpenjangan industri di US tetapi adalah pendukung industri dan konsumsi di US. Yang berbahaya adalah kreditnya.


AWAL DARI KRISIS
Awal dari krisis adalah dimulai dari kasus subprime. Ingat dengan sistem FRB, kerugian kecil bisa membangkrutkan bank. Ini adalah korollari hasil deduksi sebelumnya. Karena kerugian dari subprime, banyak bank di US mempunyai equity yang negatif. Karena sebagian reservenya musnah karena gagal bayar, maka kreditpun harus dikurangi untuk mempertahankan perbandingan cadangan vs kredit. Banyak kredit tidak diperpanjang. Dan kredit yang dananya disalurkan ke luar negri ditarik.

Terjadilah repatriasi US$. Proses repatriasi US$ di sebuah negara, seperti Indonesia misalnya, bisa digambarkan seperti yang terlihat pada diagram di bawah ini.



Gejalanya nampak dengan mengkerutnya sektor-sektor yang sebelumnya dimasuki dana asing. Bursa saham anjlok, jika sebelumnya bursa dimasuki dana asing. Kredit luar negri tidak diperpanjang. Ini dialami beberapa perusahaan.

Secara sederhana apa yang bisa terjadi, kira-kira sebagai berikut:

1. Repatriasi bisa berlangsung cepat dan lebih cepat dari pada kerja BI menukar US-TB nya. Sehingga terjadi kelangkaan US$. Harga US$ akan melonjak. Pemerintah akan mencoba mengerem proses ini. Spekulan lokal ikut ambil bagian dan membuat pemerintah semakin panik. BI juga lambat menarik rupiah, sehingga membuat rupiah semakin melemah.

2. Karena dana asing keluar, maka kredit yang diciptakan (berdasarkan azas FRB), juga harus dikurangi dan jumlahnya berlipat ganda. Ingat dana $ 100 juta yang masuk didepositkan bisa menciptakan $900 juta kredit, dan kalau dana ini keluar, maka $ 900 juta kredit juga harus ditarik.

3. Di Indonesia (atau Cina atau Russia) terjadi penarikan kredit secara besar-besaran. Repotnya kalau dana asing ini keluar dengan keuntungannya yang cukup besar. Secara aggregat bank-bank di negara yang bersangkutan akan mengalami negatif equity. Artinya equity nya tidak cukup untuk membayar deposit nasabahnya.

Kalau sdri Rina pada emailnya menganjurkan agar membiarkan uang anda di bank (sebaiknya bank pemerintah), kami di EOWI menganjurkan untuk mengambil dan mencairkan deposit anda sebelum bank nya di-rush. Bisa jadi anda tidak kebagian. Paniklah sebelum terjadi panik massal. Menaruh uang di bawah kasur lebih baik dari pada di bank pada saat seperti itu. Uang di bawah kasur resikonya adalah perampok dan pencuri. Alternatif lain adalah safe deposit box. Timbang-timbang saja lah.


KLIMAKS DARI KRISIS: PENYELAMATAN OLEH PEMERINTAH
Tahap berikutnya dari krisis adalah penyelamatan oleh pemerintah. Aturannya adalah pemerintah akan mengeluarkan surat hutang (SUN di Indonesia dan US-TB di US) dan menjualnya. Dalam keadaan krisis, dana asing banyak yang keluar dengan segala keuntungannya sehingga secara aggregat ekonomi negara tersebut (Indonesia, Russia, Cina) mengalami kerugian, maka untuk pasar swasta lokal agak sulit menampungnya (modal asing lebih sulit lagi), sehingga kemungkinan terbesar adalah bank sentral yang akan membeli. Tentu saja ini jual beli ecek-ecek. Pemerintah menjual dan badan pemerintah lainnya membeli. Dagelan bukan?



Bank sentral akan mencetak uang baru. Dan uang yang masih hangat dari mesin cetak ini dipakai untuk menasionalisasi bank-bank yang sekarat. Penambahan uang baru ke dalam ekonomi berarti inflasi.


KESIMPULAN
Secara kronologis krisis dengan gejala-gejala seperti berikut ini:

1. Investor asing meliquidasi posisinya. Harga saham, misalnya, turun. Kredit tidak diperpanjang.

2. Terjadi repatriasi dana asing (US$), sehingga US$ melonjak harganya dan mata uang lokal jeblok. Semua harga yang dispekulasikan akan punya potensi turun termasuk emas. Harga emas juga punya potensi (tidak selalu harus) melemah terhadap US$.

3. Krisis liquiditas bisa terjadi negara yang bersangkutan (Indonesia, Russia, Cina, dsb). Apalagi kalau dana asing tersebut keluar bersama keuntungannya yang besar akan membuat aggregat kapital awal (asli) di negara yang bersangkutan tersedot juga. Dalam kasus seperti ini krisis di negara yang bersangkutan akan lebih parah dari di US. Contohnya Iceland. Russia mungkin akan bernasib sama. Indonesia bagaimana? No comment. Yang pasti dana asing sudah keluar dari bursa saham lebih dulu dari dana lokal.

4. Pemerintah kemudian melakukan penyelamatan dengan mencetak uang baru. Inflasi semakin parah. Harga emas akan naik cepat. Pada saat ini harga rumah dan barang-barang tidak naik secepat harga emas.

Jadi kalau dilihat dari kronologis akibat dan gejala yang ditimbulkan dalam krisis kali ini maka, pertama kalau punya asset kertas (saham), harus diliquidasi ketika sudah ada tren menurun dan pindahkan dana ke US$ (mata uang yang dulu masuk sebagai carry trade). Kemudian dipindahkan ke emas pada saat ekonomi menjelang didominasi oleh reflasi atau penyelamatan-penyelamatan. Kita akan bahas hal ini di seri berikutnya, yang lingkupnya meliputi sistem di US.

RENUNGAN
Beberapa pembaca mengirimkan email dan komentar berupa doa. Doanya berupa doa agar saya cepat sembuh dan doa agar Imam Semar diberi petunjuk. EOWI mengucapkan terima kasih kepada pembaca atas doanya. Semoga anda juga diberi kesehatan dan petunjuk serta kewarasan oleh Allah. Ada satu lagi yang perlu kita minta kepada Allah, yaitu perlindungan terhadap hutang, akibat hutang dan tekanan hutang. Orang Islam diajari oleh nabinya doa pagi-sore yang salah satu isinya adalah minta perlindungan terhadap hutang dan tekanan hutang.

”Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.” Kata Abu Umamah radhiyallahu ’anhu: ”Setelah membaca do’a tersebut, Allah berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR Abu Dawud 4/353).

Kesewenang-wenangan manusia dalam konteks modern ini adalah sistem FRB. Bank telah berlaku sewenang-wenang dengan memutarkan deposit kita menjadi kredit yang jumlahnya berkali-kali lipat sehingga kalau ada kerugian kecil saja deposit kita, hasil kerja keringat kita dan tabungan hari tua kita bisa menguap dan tidak terbayarkan.

Sistem riba (usury) telah merambah disemua sektor ekonomi. Asal muasalnya adalah kredit dan uang fiat. Yang menarik adalah kaitan antara Yahudi dan riba. Lihat ayat dari Taurah mereka ini:

Deuteronomy 23:19 Janganlah engkau membungakan kepada saudaramu, baik uang maupun bahan makanan atau apapun yang dapat dibungakan.

Deuteronomy 23:20 Dari orang asing boleh engkau memungut bunga, tetapi dari saudaramu janganlah engkau memungut bunga--supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala usahamu di negeri yang engkau masuki untuk mendudukinya."


Dunia sudah didominasi oleh riba. Katakanlah riba artinya pembungaan hutang yang berlebihan. Sistem FRB memungkinkan hal ini. Dari deposit yang hanya Rp 100 juta bisa tercipta Rp 900 juta kredit. Kalau bunganya 10% saja, maka bank bisa memperoleh 90% per tahun dari bunga. Apa itu bukan riba? Apapun namanya, bank syariah atau apa saja, yang mempraktekkan FRB pada dasarnya riba. Yang menarik lagi ialah bahwa Quran tidak pernah menggunakan kata fulus (artinya uang fiat), toh bank-bank syariah tidak satupun yang menggantikan fulus (rupiah, dollar, ringgit, peso) dengan perak (dirham) atau emas (dinar). Kedua kata itu, dinar dan perak digunakan dalam Quran (dalam surah Yusuf dan Kahfi). Padahal fulus – baik itu rupiah, dollar atau euro adalah sarana riba. Siapapun yang membaca Quran mengetahui bahwa riba pertama bisa diampuni dan riba kedua kalinya masuk neraka selamanya. Hukuman untuk dosa yang sangat berat sekali. Herannya para ulama pengawas bank syariah apa tidak tahu?

Akhir dari tulisan ini kami minta pembaca untuk berdoa agar kita terhidar dari akibat riba, FRB dan krisis moneter yang akan datang. Di samping berdoa, kita juga harus berusaha dan melakukan tindakan yang waras. Artinya jangan membiarkan tabungan kita semua di bank kalau ada resiko bank akan di-rush. Pindahkan sebagian ke tempat lain. Sesunguhnya orang yang terpelihara adalah orang yang berpikir waras dan bertindak waras. Jangan percaya kepada pemerintah, karena pemerintah tidak kenal anda, dan mereka punya kepentingan sendiri. Sejarah membuktikan demikian.


Jakarta,15 November 2009

Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

KRISMON 2008-2010 DAN FRACTIONAL RESERVE BANKING (I)

EMAIL DARI RINA KEPADA PUBLIK


PENGANTAR
Baru-baru ini di internet tersebar email dari seorang bernama RINA. Beliau ini memberi saran apa yang harus dilakukan selama krisis ini. Bahkan beliau memberi nomer telponnya. EOWI melihat beberapa anjurannya bersifat paradoks dan berbahaya bagi kaum waras yang ingin mempertahankan nilai tabungannya. Oleh sebab itu EOWI ingin menbedah argumen sdri Rina ini dengan pisau logika dan ekonomi.

Pada kesempatan lain di situs sahabat EOWI yaitu Akal & Kehendak, serta Komunitas Embun Pagi, sahabat maya kami, sdr. Giyanto bercerita tentang Fractional Reserve Banking (FRB). EOWI menganjurkan untuk membacanya [link1 dan link2]. Tetapi rekan Giyanto ini agak tinggi ilmunya, jadi bagi pembaca EOWI yang masih pemula, mungkin agak sulit mengerti.

EOWI ingin menggunakan tulisan rekan maya Giyanto untuk mematahkan anjuran Rina. Maksudnya menurut teori FRB anjuran Rina sangat berbahaya bagi tabungan anda. Jadi kalau anda menerima email Rina sebaiknya anda membaca tulisan ini dan tulisan sahabat maya EOWI itu [link1 dan link2].

Kami akan bagi tulisan ini menjadi beberapa bagian, pada bagian ke dua, kami akan menerangkan suatu mekanisme krisis dari sudut FRB


EMAIL DARI RINA DAN KOMENTAR EOWI
Kita mulai dari emailnya Rina:

Teman2, agak serius dikit ya.
Sebetulnya ini agak telat, tapi sorry karena pikiranku kesita banget ama kerjaan. Barusan aja aku kepikiran untuk share ama kalian di milist ini. Aku sendiri juga kelimpungan jawab pertanyaan dari orang2 soal ini. Ini bukan nakut2in tapi kenyataan dan aku nulis ini supaya kalian tahu apa yang harus dilakukan. Aku kerja di bidang investasi dan keuangan dan aku dah tahu duluan tentang hal ini. Aku dah tahu dan ngerasain krisis ini dari awal tahun tapi kan belum ngefek ke real sector, berhubung sekarang udah menjalar dan kalian akan segera merasakannya maka aku tulis ini. Krisis ini bisa lebih buruk dari krisis 98, tapi kondisi ekonomi kita lebih kuat sekarang. Krisis yang sekarang asalnya dari luar bukan dari dalam negeri. So, aku minta kalian benar2 baca tulisan aku ampe selesai. Terserah kalian akan ikutin atau tidak, yang jelas aku punya license nasional dan pemahaman yang membuat tulisan aku di bawah ini suatu penjelasan dan saran yang bisa diikuti, bukan nakut2in. Bila ada pertanyaan bisa menghubungi aku di 08111834945, free of charge. Ini juga bukan iklan, gue ngga butuh. Please feel free. Tapi please jangan marah kalo gue ngga jawab karena kantor juga kacau abis.

Singkatnya gini deh:
Kondisi ekonomi:
1. Krisis keuangan di AS sangat sangat sangat parah. Tidak ada yang selamat. Ini sistem yang hancur.

2. Krisis itu telah menjalar ke seluruh dunia, sekali lagi tidak ada yang selamat. Kalo ada rumor yang mengatakan bahwa negara ini bakal kuat, bakal jadi pemimpin, jangan percaya.

3. Banyak negara sudah memasuki masa resesi, seperti Inggris dan Singapur. Sebenarnya banyak sekali negara sudah masuk resesi tapi secara definisi belum karena dalam definisi ekonomi suatu negara dinyatakan resesi bila pertumbuhan ekonominya negatif 2 kuartal berturut2. Jadi yang tinggal di Singapore , Inggris dan US benar2 harus melakukan perubahan cara hidup mulai sekarang.

4. Krisis ekonomi sudah menjalar ke sektor real artinya akan kita rasakan. Sekarang sebenarnya sudah tapi tidak banyak orang awam yang benar2 sadar dampaknya. Ekspor kita sudah melambat, harga2 komoditas kita sudah jatuh, eksportir2 kita sudah memecati karyawan, impor ilegal sudah masuk. Pertumbuhan ekonomi kita bisa negatif.

5. Sektor2 yang paling dulu terkena imbasnya adalah properti, manufaktur, pertambangan, perkebunan.. ..sebenarnya sekarang udah terasa. Jadi tahun depan jangan harapkan perusahaan kalian kasi bonus besar lagi atau kasi kenaikan gaji tinggi lagi,

Artinya : Semua orang, semua negara sedang dalam perang memperebutkan cash. Siapa yang punya cash nantinya punya kemampuan lebih untuk bertahan

Saran dari aku:
1. Gaji dan semua income jangan dibelikan investasi lagi. PEGANG CASH. Buat kalian yang pas2an sekali, aku saranin, akumulasi cash dalam bentuk hard cash yaitu rekening tabungan (yang bisa ditarik dengan ATM). So, gaji masuk jangan belanja apa2.

Komentar EOWI: kalau orang akan memperebutkan cash, maka seharusnya jangan memenyimpan di bank karena kalau bank juga perlu cash, maka anda tidak dapat. Mesin ATM akan tutup. Ini akan kami terangkan dengan teori FRB.

2. Barang2 tertier terutama yang bakal dibeli pake kredit nanti dulu deh, pegang cash dulu. Barang2 akan mahal, susu anak mahal...so, pegang cash.

Komentar EOWI: Pernyataan kontradiksi. Kalau barang-barang akan naik harganya maka sebaiknya tidak memegang cash, tetapi beli barang dan timbun!

3. Bila kalian dengar harga emas naik dan sebagainya, jangan tergiur. Emas memang naik, tapi sangat volatile. Contoh temanku, beli emas, niatnya mau jualan,....eh telat, sekarang turun lagi. Lagian percaya deh, sulit jualnya karena semua orang dalam kondisi pengin jualan. Kalian bisa beli kemungkinan besar susah jualnya

Komentar EOWI: Tidak benar bahwa emas tidak liquid (susah dijual). Emas sangat liquid, tetapi perak tidak liquid di Indonesia. Ditempat lain perak liquid. Bahkan saat ini kalau mau beli emas sulit, pemodal/investor besar tidak mau melepas emasnya. Karena emas adalah alat lindung nilai (hedging) di masa krisis.

4.Investasi tunda dulu deh. Kalo memang ada duit lebih deposito saat ini yang paling cocok, itu juga near to cash walaupun ada jatuh temponya. Nah untuk deposito aku saranin:

4.a. Masukkan ke bank yang aman, buat kalian aku sarankan kalo bisa bank pemerintah.

4.b Bunga penjaminan pemerintah hanya 10%. Artinya bila deposito kalian mendapat bunga di atas 10% maka uang kalian tidak akan dijamin oleh pemerintah. Bila, bank itu kolaps, maka uang kalian bisa saja hilang....lang lang. Terus nominal yang diganti hanya maksimal 2 M. Mungkin kalian tidak ada yang punya sebanyak itu tapi informasi ini bisa dishare ke bokap atau nyokap.

Komentar EOWI: Apa bank pemerintah aman? Uang anda bisa utuh, tetapi tidak dijamin bahwa tidak akan dibekukan. Dan ketika anda bisa mencairkannya, nilainya sudah turun. Sejarah Argentina tahun 2001 dan Indonesia tahun 1997 membuktikannya. Kami akan terangkan dalam konteks fractional reserve banking.

5. Jangan panik lalu ikut2an beli emas atau dollar. Dollar justru tinggi2nya. Udah Rp 10,000 an. Dollar yang tinggi ini karena investor asing menarik uangnya dari Indonesia , mereka kan butuh dollar supaya bisa dibawa ke negara mereka. Jadi bukan karena kondisi ekonomi kita yang jelek.

Komentar EOWI: Apakah turunnya eksport komoditi tidak akan memukul ekonomi Indonesia? Apakah kalau kredit macet di sektor komoditi, pertambangan dan properti tidak menggoyang ekonomi Indonesia?

Rumor:
1. Ekonomi Indonesia kuat, jauh lebih kuat daripada Singapore bahkan. Singapore sudah masuk resesi, 2 kuartal berturut2 -6%. Indonesia masih tumbuh 6%. Bila ada rumor yang mengatakan bahwa krisis kali ini disebabkan oleh pemerintah kita yang payah jangan percaya. Tim ekonomi kita sekarang ini tangguh. Cara mereka menanggulangi krisis sudah on track. BI mungkin membuat kebijakan yang mengejutkan tapi Menkeu tidak. I am objective di sini karena aku pelaku pasar bukan orang politik.

2. Jadi, bila ada rumor yang mengajak kalian menggulingkan pemerintah sekarang seperti zaman Soeharto, jangan terpancing.

3. Hutang luar negeri kita sangat2 kecil saat ini dan cadangan devisa kita jauh lebih kuat daripada tahun 97/98. Dulu hutang luar negeri kita 100% dan cadangan devisa kita nol. Saat ini kita juga tidak ada hubungan lagi dengan IMF. Semua hutang kita itu independent.

Komentar EOWI: Surat Hutang Negara (SUN) Indonesia tidak laku. Dulu bunga pinjaman IMF hanya 3% - 6%, dengan SUN bisa di atas 10%. Beban bunganya lebih berat. Pakistan dapat pinjaman dari IMF dengan bunga 6% - 6.5% [link:]. Ukrania dapat dengan bunga 4% [link]. Indonesia ini bodoh atau pinter sih?

Tindakan:
1. Selain menyediakan cash untuk keperluan kita dan keluarga, mulai sekarang belilah dan pakailah produk dalam negeri. Aku ngga sok idealis, ini ada logikanya. Logikanya gini. Sekarang semua negara butuh cash, istilahnya ngga ada yang beli dagangan mereka, semua negara maunya jualan produk mereka supaya dapat cash. Nah, ngapain coba kita ngasih rakyat negara lain pendapatan dengan membeli produk2 mereka? Rugi amat. So, pake semua produk lokal. Kita mulai dari diri kita sendiri. Belanja ke Singapore nya ntar dulu. Travelling ke Phuket nya ntar dulu. Beneran....

2. Produk impor yang menggiurkan sudah masuk menyerbu ke Indonesia . Itu sebenarnya dagangan negara2 lain yang tidak laku di USA karena USA dan negara2 kaya dan maju sudah bangkrut sehingga ngga minat lagi. Harga barang2 itu murah tapi sekali lagi, ngapain kasi makan negara lain sementara negara2 itu sudah tidak punya kapasitas lagi kasih makan kita. Ini bukan kondisi normal lagi ketika perdagangan antar negara terjadi karena saling membutuhkan, ini sih negara yang jualan udah ngga bisa timbal balik beli barang kita. Dong kan ? Lagian ati2, mereka masuk dengan barang2 palsu kaya telur palsu dari bahan kimia.Yang sudah masuk sih barang2 dari China karena ekspor mereka tidak terserap oleh US makanya dibuang ke Asia . Dan ingat walaupun ekonomi China masih tumbuh 10% dan cadangan valas merekan terbesar di dunia, duit mereka juga sudah banyak ketanam di AS sehingga mereka juga merasakan dampak krisis ini.

3. Sekarang udah ngga pada kondisinya deh ngributin masalah politik dan ideologi, so jangan terpancing.. ..amakan dulu perut.

Investasi;
1. Bagi kalian yang punya reksadana di saham, kalo nilai investasi kalian sudah di bawah 50%, biarkan saja, jangan dijual karena kalo kalian jual maka uang kalian benar2 akan tinggal dikit. Biarkan saja nanti balik lagi...tapi kali ini memang lama....minimal 2 tahun bahkan lebih. Sekali lagi ini krisis yang sangat besar, terbesar sepanjang masa ekonomi dunia modern.

Komentar EOWI: Seorang investor harus punya exit strategy, trailing stop misalnya. Kalau trailing stop anda adalah 50% (atau 40% atau 25% atau berapalah). Maka setelah lewat 50%, anda harus exit. Kami jadi ingat nasehat kami kepada beberapa email yang masuk. Ada di antaranya dari seorang ibu rumah tangga yang beli BUMI di Rp 7000 dan waktu itu harganya Rp 5600 (sudah rugi 20%). Saran kami, bahwa ekonomi akan memburuk dan saham akan jatuh. Dia bisa beli lagi dengan uang yang sama dan dapat lebih banyak. Kalau dia mau beli sekarang bisa dapat 5 kali lebih banyak. Bahkan kalau mau tunggu lagi bisa dapat 20 kali lebih banyak.

2. jangan beli asuransi dengan link lagi. Bila ada asuransi dengan link di dalamnya aku jamin hasil investasi kalian kecil sekali. Kalo belum lama belinya tanya ke agennya bisa tidak diswitch ke murni asuransi.

3. Kalo memang ada duit lebih, masukkan saja ke deposito. Sekarang yieldnya lagi tinggi tapi ingat penjelasan ku tentang deposito di atas.

Komentar EOWI: Ketika krismon bunga bank bisa ke 60%. Tingginya bunga bank menunjukkan sesuatu yang tidak beres. Bank kekurangan liquiditas. Hati-hati. Pengalaman paman saya di akhir dekade 1960, uangnya habis di bank Sinar Semesta yang memberi bunga 40% - 60%. Dalam keadaan krisis bank juga mengalami kesulitan untuk memberi kredit (susah cari untung). Bunga deposito yang tinggi artinya beban untuk bank tersebut. Anda harus bertanya, kenapa bank mau memberi bunga yang tinggi?


Rina

Begitulah email dari Rina dan komentar waras dari EOWI. Kita akan lanjutkan dengan suatu model Fractional Reserve Banking dan kaitannya dengan potensi krismon 2008-2010 di Indonesia.


Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Monday, November 10, 2008

OBAMA – SEMOGA ANDA BERUNTUNG

CHANGE HAS COME TO AMERICA
Kata Obama pada saat penerimaan hasil pemilihan presiden US "It's been a long time coming, but tonight... change has come to America”. Proses perubahan sudah berjalan lama, dan malam ini perubahan telah datang ke Amerika, begitu kira-kira artinya. Mungkin maksudnya bahwa akhirnya orang kulit hitam dengan keturunan setengah warga negara Kenya setengah warga negara US bisa jadi presiden US. Di koran-koran banyak cerita mengenai harapan-harapan perubahan dan perbaikan ekonomi dunia dimasa Obama. Di EOWI, kami tidak ada perbedaan yang mendasar antara Obama dan McCain, keduanya beraliran sosialis. Yang pasti pada saat pengumuman kemenangan Obama indeks Dow jatuh dan membuat rekord kejatuhan terdalam diantara semua perdagangan bursa di hari pengumuman pemenang pemilu US. Silahkan terjemahkan sendiri apa arti sambutan pasar ini dan bagaimana pandangan ke depannya. Yang pasti sambutan pasar lebih buruk dari periode pemilihan presiden the great depression 1932. Apakah ini berarti dunia akan menghadapi krisis ala 1932. Lain kali kita akan membandingkan kondisi menjelang kedua krisis ini.


DUNIA DALAM RESESI
Apa yang bisa diharapkan dari Obama kalau dunia mengalami resesi. Paling tidak saat ini sepuluh (10) dari 15 negara dengan GDP tertinggi di dunia mengalami resesi. Kesepuluh negara ini adalah 62.6% ekonomi (GDP) dunia. Kalau resesi, konsumsi berkurang, maka negara-negara mitra dagangnya akan juga terganggu. Tidak salah beberapa negara berkembang (emerging market) seperti Brazil sudah mengalami resesi. Indonesia, Malaysia dan negara ASEAN lainnya tinggal menunggu waktu saja.



DEFISIT MENGANCAM DAN KEMUNGKINAN SOLUSINYA
Banyak harapan yang digantungkan kepada presiden US terpilih Obama oleh dunia, bukan hanya US. Kami di EOWI tidak yakin Obama bisa berbuat banyak. EOWI punya premis (aksioma dasar) bahwa pemerintahan yang berguna adalah pemerintahan yang berfungsi sebagai penyedia jasa yang effektif dan tidak dipaksakan. Lebih dari itu, negara menjadi parasit, memperburuk situasi.

Kita akan fokus saja ke US. Obama akan dikasih selamat datang dengan defisit anggaran belanja negara di atas $ 1 triliun. Hitung saja kalau dirupiahkan. Bagaimana menutupnya?

-Menaikkan pajak
-Membuat hutang baru
-Bersama the Fed mencetak duit

Untuk menaikkan pajak, mungkin bisa mungkin juga tidak. Katanya Obama mau menaikkan pajak untuk orang-orang kaya. Maksudnya orang-orang yang mendanai kampanyenya. Kami pikir dia akan ingkar janji. Lyndon Johnson berjanji akan mengurangi keterlibatan US di Vietnam, nyatanya malah menambah pasukan US di Vietnam. Bush yang berjanji akan mengurangi defisit belanja negara ketika kampanye, malah menambah hutang negara US. Kita lihat saja, bagaimana Bush, Paulson dan Ben Bernanke menghabiskan dana penyelamatan bank-bank yang terkena kebekuan kredit. Dana itu dipakai untuk membayar dividen. Bakan ada yang lebih dari 25% dari dana penyelamatan itu dipakai untuk membayar dividen. Tentu saja yang pasti dapat banyak adalah senior preferred stock. Pokoknya yang pakai kata “senior” itu yang pasti dapat banyak.



Keputusan EOWI adalah menaikkan pajak secara riil tidak akan dilakukan Obama. Kalau ada maka sifatnya sandiwara saja. Lagi pula apa yang mau dipajaki? Negara dalam keadaan resesi. Kalau dipajaki akan makin parah.

Untuk membuat hutang baru, mungkin bisa mungkin juga tidak. Kita lihat lagi. Hutang negara (federal) US sudah mencapai $ 10.6 triliun. Sekitar $ 1 triliun ada di cadangan bank sentral Jepang. Sebagian lagi ada di negara petro dollar. Dan sekitar $ 3 triliun ada di sentral bank 4 negara berkembang, Cina, Brazil, Russia dan India (lihat tabel berikut).


Brazil yang punya cadangan devisa asing nya relatif terhadap GDP paling sedikit, sudah mengalami resesi. India mungkin tidak akan lama lagi menyusul. Negara-negara ini akan menggunakan cadangan devisanya untuk mempertahankan ekonominya. Apa lagi Cina. Pemimpin-pemimpin Cina tahu persis bahwa kesulitan hidup akan memicu kerusuhan. Itu fakta sejarah Cina. Apalagi bank sentralnya bukan bank swasta, melainkan bank pemerintah.

Selama ini defisit belanja dan perdagangan US disubsidi oleh Cina, India, Jepang Russia dan negara petro-dollar. Ketika tidak ada resesi, perdagangan berjalan lancar, defisit perdagangan tidak jadi soal. Penjual perlu pembeli. Dengan hutangpun boleh. Tetapi kalau tidak ada pembeli, apa untungnya memberi hutang kepada bukan calon pembeli? Memberi hutang pada bukan pembeli, tidak akan menggerakkan ekonomi negara kreditur. Oleh sebab itu dimasa depan (entah kapan) akan semakin sulit bagi US untuk memperoleh hutang dari masyarakat atau mitra dagangnya. Dengan kata lain yield treasury akan naik.

Tanda-tandanya sudah nampak. Chart-1 menunjukkan perkembangan cadangan devisa di bank-bank sentral dunia. Ini memang bukan dollar saja, melainkan juga pound sterling, yen, dan lain-lain. Cadangan internasional naik parabolik sejak dilepaskannya keterkaitan us dollar dengan emas pada tahun 1971 – 1973, artinya pengaruh US dollar cukup besar. Tetapi sejak 4 bulan lalu, trend ini sudah berbalik arah. Bank-bank sentral dunia tidak lagi meningkatkan cadangannya, malah berkurang – belum banyak sih. Sejak Agustus 2008, terjadi penurunan cadangan di bank-bank sentral di dunia. Cadangan devisa di bank sentral internasional turun dari $6.98 trilliun pada bulan Agustus 2008 ke $6.88 trilliun pada awal November 2008. Apakah ini merupakan suatu awal proses pembalikan arah. Atau hanya false alarm?


Chart 1 Cadangan devisa di bank-bank Internasional (sumber financialsense.com)
http://www.financialsense.com/editorials/salinasprice/2008/1106.html

Supaya lebih jelas, kita lihat dulu apa yang membentuk cadangan devisa (reserve). Yang disebut cadangan devisa adalah asset yang dimiliki bank sentral, kebanyakan dalam bentuk bond (asing), sebagai jaminan terhadap uang yang dikeluarkannya. Uang kertas digaransi dengan asset kertas lainnya. Kebanyakan adalah bond karena bond menghasilkan bunga. Cash ada tetapi tentunya tidak banyak. Akumulasi cadangan devisa ini bisa terjadi karena adanya perdagangan yang tidak seimbang, ada yang defisit dan ada yang surplus. Yang surplus akan mengakumulasi mata uang asing dari mitra dagangnya yang defisit. Dengan proses strilisasi akhirnya mata uang asing ini menjadi cadangan devisa.

Penurunan cadangan devisa internasional, bisa berarti banyak. Beberapa diantaranya ialah bank sentral dunia melepas assetnya yang berupa surat-surat obligasi asing yang selama ini diakumulasinya. Dengan demikian negara-negara seperti US, Inggris tidak bisa lagi mengandalkan mitra dagangnya untuk membiayai defisitnya. Mau tidak mau nantinya yang akan terjadi adalah monetesasi hutang. Artinya bank sentral (the Fed) akan menampung obligasi pemerintah (US) dan membayarnya dengan uang M0. Apakah kenaikan monetary base (M0) di US akhir-akhir ini (yang mencapai 40% y.o.y) karena sentimen negatif terhadap obligasi pemerintah US. Kami pikir masih belum. Yield obligasi pemerintah (US) masih rendah, artinya masih banyak peminatnya. Suatu saat –mungkin tidak lama lagi, nasib surat obligasi pemerintah US akan sama dengan surat obligasi Indonesia. Surat hutangnya tidak laku. Untuk bisa laku harus tinggi yieldnya. Dengan kata lain, harga surat-surat hutang negara akan turun.

Tidak bisa dielakkan lagi dalam kaitan menutupi defisit anggaran negaranya pemerintah US akan mencetak uang atau monetesasi hutang. Kalau surat hutang negara tidak laku, maka bank sentral akan membelinya dengan uang yang masih licin dari mesin cetak. Monetesasi hutang bukan hanya dari hutang baru, tetapi juga hutang lama yang jatuh tempo. Monetesasi hutang penting artinya, karena gaji pegawai pemerintah tidak bisa dibayar dengan bond. Jadi mau tidak mau, harus ada uang baru dari mesin cetak. Amerika tidak sendiri. Kita sebut saja satu persatu. Inggris (4.2% GDP), Prancis (1.6% GDP), Itali (2.5% GDP), Yunani (13% GDP), Spanyol (9% GDP), Australia (3% GDP). Monetesasi artinya perubahan kredit ke uang. Ini adalah inflasi.


DEFLASI ATAU INFLASI?
Baru-baru ini professor Nouriel Roubini dari Colombia University meramalkan adanya Stag-Deflation. Ekonomi yang stagnan dibarengi oleh deflasi. Kami tidak tahu apa maksudnya, karena kami tidak berlangganan news-letternya. Kalau deflasi seperti yang didefinisikan di mazhab ekonomi Austria, yaitu pertambahan jumlah uang yang beredar, maka monetesasi hutang adalah bersifat inflationary, bukan deflationary. Tetapi, walaupun inflationary, bisa saja harga-harga turun (gejala deflationary) karena terjadi penurunan permintaan dan masih tingginya kapasitas produksi (faktor pasar). Dalam penentuan harga barang, faktor supply-demand, capital realignment dan deleveraging lebih berpengaruh dari faktor inflasi (faktor moneter) itu sendiri sehingga gejala inflasi (harga-harga naik) tidak nampak. Ini yang disebut dengan inflasi tersembunyi. Suatu saat inflasi ini akan muncul dengan tidak tanggung-tanggung, karena sudah over-dosis.

Paul Volcker, mantan ketua the Fed yang dikenal sebagai pembunuh monster inflasi di dekade 1970an, menjadi advisor ekonomi Obama. Apakah Paul Volcker yang sekarang ini masih didengar omongannya? Entahlah. Yang pasti Obama mendukung atas gagasan penyelamatan sektor otomotif di Detroit. Suatu gagasan Marxist dan crony capitalist.

Minggu depan kita akan membicarakan mengenai trading di masa yang sangat volatile. Karena pada periode semacam ini perlu ketahanan mental dan harus tahu supaya jangan terkena whip-saw yang menyakitkan. Saya terkena beberapa kali dan membentur trailing stop.

Jakarta 10 November 2008.

Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.

Sunday, November 2, 2008

KEJAHATAN YANG SEMPURNA

Minggu ini kita tidak membahas mengenai pasar modal, karena tidak ada perubahan gerakan pasar dari apa yang telah dibicarakan sampai 3 minggu lalu. Pasar modal sedang pada fase counter rally Elliot wave 4. Oleh sebab itu EOWI akan menurunkan artikel selingan dengan topik yang juga selingan.

Beberapa pembaca mengirimkan email kepada EOWI dan menanyakan berapa jumlah anggota Imam Semar. Maksudnya, mereka tidak percaya bahwa Imam Semar adalah satu individu, melainkan banyak individu. Ini dikarenakan oleh bervariasinya tema artikel di EOWI. Dari mulai ekonomi makro, bedah saham, politik, sosial, antropologi, agama, sains. Kami akan membiarkan misteri ini berkembang. Dan untuk menambah kemisteriusan ini, kita akan membicarakan masalah yang lain lagi yaitu gabungan antara hukum, sains dan tindak kriminal. Mungkin pembaca akan bertanya-tanya lagi; apakah ada unsur polisi yang agak nyeleneh dalam Imam Semar? Biarkan lah pertanyaan ini tetap tak terjawab.

Sebelumnya EOWI mau membuat disclaimer: “tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai anjuran untuk melakukan kejahatan, tidak juga sebagai pengetahuan untuk melakukan kejahatan. Baik penegak hukum dan kriminal bisa membaca artikel ini dan masing-masing punya peluang untuk saling mengalahkan. Tulisan ini dimaksudkan sebagai bacaan hiburan saja.”

Tanpa disclaimer EOWI, secara hukum bisa dituduh membantu kejahatan. Padahal baik penegak hukum dan penjahat bisa membaca tulisan ini dan menggunakannya untuk saling mengalahkan. EOWI tidak berpihak kepada penjahat. Bahkan kami menganjurkan untuk tidak melakukan kejahatan karena kejahatan tidak membawa kemakmuran. Ada satu petuah dari orang yang kamu tuakan: “Don’t make the wicked prosper deceive you”. Jangan kekayaan dari kejahatan menipu anda.


PEMBUNUHAN YANG SEMPURNA – PERFECT CRIME
Fokus yang akan kita bahas kali ini adalah tindak kriminal yang sempurna lebih spesifik lagi, pembunuhan yang sempurna. Apa itu pembunuhan yang sempurna? Yaitu pembunuhan yang kasusnya tidak bisa bangun sehingga kasusnya tidak bisa diseret ke pengadilan. Dengan kata lain kejadian pembunuhan ada tetapi tidak bisa dibangun kasusnya.

Sebuah kasus pembunuhan sempurna haruslah pembunuhan tingkat-1, yaitu pembunuhan berencana. Pembunuhan tingkat-2 dan tingkat-3 atau man slaughter sulit dijadikan kasus pembunuhan yang sempurna karena semua tindakan harus direncanakan. Tanpa perencanaan yang matang, peluang untuk berantakan menjadi besar. Jadi pembunuhan sempurna, kasusnya harus pembunuhan tingkat-1 (pembunuhan berencana) dengan ancaman hukuman mati. Jadi bagi calon pelaku tindak kriminal ini harus sadar atas konsekwensi kegagalan mengakali penegak hukum.


SYARAT MEMBANGUN KASUS PEMBUNUHAN
Beberapa waktu lalu ada kasus pembunuhan dengan mutilasi di Indonesia . Walaupun sebagian besar tubuh korban telah ditemukan dan pelakunya sudah mengaku, polisi belum memproses kasus ini secara hukum dan masih mencari sisa bagian korban yang belum ditemukan, terutama kepala. Apa sih yang membuat polisi bisa membangun kasus pembunuhan untuk diproses secara hukum? Apakah pengakuan pelaku tidak cukup?

Syarat untuk membangun sebuah kasus pembunuhan tingkat-1 ada dua, saksi dan/atau barang bukti (mayat). Mayat dengan tanda-tanda dibunuh menjadi syarat cukup untuk memulai kasus pembunuhan. Saksi dan pengakuan akan mengarahkan kepada pelakunya. Tanpa mayat, secara hukum pidana kasus pembunuhan ini tidak bisa dibangun walaupun pelakunya sudah mengaku. Tanpa mayat (dan saksi), kasus ini tidak bisa mengesampingkan menjadi kasus orang hilang.

Pada dasarnya konsep pembunuhan yang sempurna adalah menggunakan kelemahan hukum ini. Oleh sebab itu sebuah pembunuhan dikatakan pembunuhan yang sempurna bila bisa melenyapkan mayatnya dan tidak boleh ada saksi. Hebatnya dalam kasus pembunuhan yang sempurna, jika si pelaku mengalami tekanan mental karena merasa berdosa dan akhirnya menyerahkan diri kepada penegak hukum dan mengaku, maka kasusnya tetap tidak bisa dibagun dan si pelaku tidak bisa dituntut.


MENGHILANGKAN BUKTI UTAMA
Suatu kasus yang terkenal di negri jiran, Malaysia, ialah pembunuhan seorang Mongolia bernama Altantuya Shaariibuu (fotonya di bawah). Pembunuhannya dikaitkan dengan affairnya dengan Najib Abdul Razak, deputi perdana mentri, seorang petinggi Malaysia. Gossipnya bahwa Razak dan istrinya terlibat sebagai dalang. Tentu saja ini gossip.

Yang saat ini dikenakan tuduhan adalah Najib Abdul Razak Baginda sebagai dalangnya, bukan Najib Abdul Razak deputi perdana mentri. Nama yang mirip. Dan yang dituduh sebagai pelaksananya adalah dua orang anggota polisi Malaysia.


Altantuya Shaariibuu – wanita cantik yang terlibat dalam perdagangan senjata dan kalangan elit politik di Malaisia.

Dalam pembunuhan ini, Altantuya Shaariibuu yang sudah jadi mayat diledakkan dengan C4 sehingga hancur berkeping-keping. Penghancuran mayat korban adalah usaha si pembunuh untuk menghilangkan bukti utama kasus pembunuhan yaitu mayat. Tanpa mayat, kasus pembunuhan tidak bisa dibangun. Sayangnya mayat Altantuya hanya hancur, tetapi tidak lenyap atau hilang. Kepingan-kepingan jasadnya masih bisa dipakai untuk indentifikasi. Jadi kasus ini masih bisa dibangun. Hancur dan lenyap/hilang berbeda. Polisi masih punya alasan untuk mencari siapa pembunuhanya.

Penghancuran mayat korban tidak sama dengan pelenyapan korban. Kalau kita bagi dalam beberapa tingkat kesirnaan, maka ada penyembunyian (dikubur), penghancuran (dimutilasi, diledakkan) dan dilenyapkan. Dalam pembunuhan yang sempurna, mayat harus dilenyapkan sehingga lenyap, hilang, sirna. Bagaimana caranya? Kremasi salah satunya. Tetapi kremasin ini sulit dilakukan kecuali ada incinerator. Ada cara yang lebih baik, yaitu dengan melarutkan mayat sehingga bisa dibuang ke saluran limbah.

Manusia terdiri dari protein dan lemak. Ada beberapa bahan kimia yang dengan mudah didapat yang bisa melenyapkan protein dan lemak. Salah satunya adalah caustic soda atau soda api, natrium hidroksida, NaOH. Natrium hidroksida atau NaOH ini dipakai sebagai pembuat sabun. Disamping itu juga bisa untuk mengupas cat duko, bahan pembersih oven di dapur atau menggunaan praktis lainnya. Oleh sebab mudah didapat di toko kimia.

NaOH adalah padatan berwarna putih dan bisa menyebabkan iritasi. Kalau dipegang akan terasa licin. Hal ini disebabkan karena terjadi reaksi antara NaOH dengan kulit menghasilkan senyawa semacam sabun. NaOH dengan reaksi ini mengiritasi kulit. NaOH dipakai sebagai salah satu kompenen bahan pembersih oven dan kompor di dapur karena kemampuannya untuk membersihkan lemak dan bahan-bahan yang berasal dari protein, yang kesemuanya ada dalam makanan.

Dua reaksi utama yang terjadi jika tubuh manusia (daging dan lemak) dengan NaOH:

(C11H22-COO)3-O3C3H6 + 3 NaOH + H2O ===> 3 C11H22-COONa + C3H6(OH)3
gliserin tri laurat (lemak) + NaOH + air ===> Na-laurat (sabun) + gliserin

(C15H30-COO)3-O3C3H6 + 3 NaOH + H2O ===> 3 C15H30-COONa + C3H6(OH)3
gliserin-palmitat (lemak) + NaOH + air ===> Na-palmitat (sabun) + gliserin

(C17H35-COO)3-O3C3H6 + 3 NaOH + H2O ===> 3 C17H35-COONa + C3H6(OH)3
gliserin-stearat (lemak) + NaOH + air ===> Na-stearat (sabun)+ gliserin

Protein =====> larut dalam NaOH

Pada dasarnya semua lemak, gliserin stearat, gliserin palmitat, gliserin laurat dan lain sebagainya, akan bereaksi dengan NaOH dan air menghasilkan sabun dan gliserin. Sedangkan protein dan bahan-bahan yang berdasarkan protein akan larut dalam larutan NaOH. Rambut yang katanya sulit hancur, akan larut karena rambut adalah protein. Reaksi ini bisa dipercepat pada suhu yang lebih tinggi.

Jadi pada dasarnya NaOH bisa melarutkan jasad manusia. Kecepatan pelarutannya mungkin perlu diuji terutama bagian-bagian seperti tulang. Untuk meyakinkan hal ini, seorang calon kriminal harus melakukan percobaan dulu. Untuk apa percaya pada situs EOWI walaupun EOWI pernah mecoba melakukan test terhadap kulit mati, rambut dan daging. Untuk tulang seharusnya bisa larut juga karena punya komponen protein juga. Tetapi ada kemungkinan reaksi dengan tulang ini lambat. Oleh sebab itu perlu dipersiapkan cara lain untuk melenyapkan tulang dan gigi.

Ada senyawa kimia lain yang lebih sangar, yaitu asam hidrofluorida, HF. Asam hidrofluorida, HF sebenarnya gas, dan dijual dalam bentuk larutan. Larutan ini bisa memakan hampir apa saja. Bahkan gelas/kaca juga dimakannya. Kalau kena kulit, akan merusak sampai ke dalam. Bahkan, menurut literatur, tulangpun, termasuk gigi akan dimakannya. HF akan mengekstraksi calsium (Ca) dari tulang. Kami pernah melihat bagaimana dalamnya luka akibat setetes larutan encer HF yang mengenai jari. Karena penanganan HF harus sangat hati-hati, maka senyawa ini digunakan sebagai bahan pamungkas (terakhir) pemusnah jasad jika tidak ada bahan lain. Jadi sebelum menggunakan HF dan juga NaOH, sebaiknya memahami cara penanganan bahan-bahan kimia ini.

Setelah barang bukti suduah menjadi larutan, bisa diglontorkan secara bertahap ke dalam saluran air limbah. Habis, musnah barang bukti yang bisa dipakai untuk membangun kasus kriminal.

Oh iya..., hampir lupa bagaimana dengan baju korban? Barang-barang ini bisa jadi barang bukti untuk membangun kasus pembunuhan. Kalau melenyapkan baju yang terbuat dari katun, [sellulosa - (C6H10O5)n] dan poliester sih mudah saja. Asam sulfat, H2SO4 akan menghancurkan katun dan poliester dengan cepat, sampai tak tersisa. Atau kalau malas membeli asam sulfat..... dibakar saja. - Wah kami di EOWI ini tidak punya bakat jadi penjahat, karena ada hal yang terlupakan (baju korban). Seorang penjahat yang akan melakukan kejahatan yang sempurna tidak boleh lupa tentang apa saja yang harus dilenyapkan dalam membuat rencana.

MENGURANGI RESIKO KESAKSIAN
Dalam kasus Altantuya, ada lagi kesalahan besar, yaitu pembunuhan Altantuya tidak dilakukan sendiri oleh yang berkepentingan. Tetapi dengan menyuruh orang lain. Ini meninggalkan saksi. Kalau saksi ini menyanyi, maka habislah sang dalang.

Dalam pembunuhan yang sempurna, kasus tidak bisa dibangun walaupun pelakunya menyerahkan diri dan mengaku. Ini bisa terjadi jika tidak ada saksi di samping tidak ada mayat. Mayat akibat pembunuhan dan saksi adalah jejak yang bisa dipakai untuk membangun kasus kriminal. Keduanya harus ditiadakan.

Siapa saja yang punya potensi menjadi saksi? Yang pasti adalah saksi langsung, yaitu jika tindak kejahatan itu dilihat orang lain. Dalam perencanaan pembunuhan yang sempurna, saksi langsung harus dihindari.

Berikutnya adalah saksi tidak langsung. Artinya bukan tindak pembunuhannya yang dilihat, tetapi hal-hal yang berkaitan dengan tindak kriminal itu sendiri. Misalnya pembelian bahan kimia, transportasi dan penyimpanannya. Misalnya kalau pelaku pembunuhan ini stress dan menyerahkan diri kepada penegak hukum dan mengaku semua yang dia lakukan secara detail, pada pembunuhan yang sempurna, seharusnya polisi tetap tidak bisa membangun kasus.

Misalnya hubungan dengan penjual bahan kimia. Ini tidak bisa dihindari. Tetapi mereka bisa dibuat lupa atau tidak memperhatikan. Selama cara membelinya tidak menyolok, maka tidak akan menimbulkan tanda tanya dan memicu guratan dalam ingatan.

Untuk menyimpan, NaOH atau HF, karena kedua bahan ini bukan bahan yang digunakan khalayak ramai secara umum, maka memiliki bahan-bahan ini selalu akan terpatri diingatan orang yang pernah tahu, kecuali jika pemiliknya seorang pemilik pabrik sabun. Jadi pilihannya ialah kalau mau terbuka harus menjadi produsen sabun dulu supaya orang lain tidak curiga. Atau harus tertutup, rahasia, tidak ada yang tahu dalam melakukan penyimpanan bahan kimia ini.


RENUNGAN
Pembunuhan adalah kejadian sebenarnya tidak perlu terjadi. Apakah itu dalam kasus peperangan ataupun pelenyapan lawan (politik, dagang, karir, dsb), menjaga aib dan lain sebagainya, pembunuhan tidak perlu terjadi. Apakah itu kasus Altantuya Shaariibuu atau Dedi Hamdun (suaminya Eva Arnaz, pensiunan artis komedi cinta) ataukah Munir. Mungkin membunuh sesamanya sudah menjadi bagian dari naluri manusia. Ah, pernyataan ini hanyalah sebuah dalih. Manusia bisa memilih untuk tidak membunuh. Mungkin membunuh karena manusia merasa terpojok dan terancam. Kasusnya Altantuya lebih condong pada kasus membantu atasan yang terpojok. Mungkin juga Dedi Hamdun dan Munir. Pelakunya bisa memilih untuk tidak melakukannya. Tetapi bukan itu pilihannya.

Mungkin para pelakunya dan dalangnya tidak pernah berpikir panjang, bahwa semua perbuatannya akan dimintai pertanggung jawaban nantinya. Atau mereka juga tidak pernah berpikir bahwa hal yang sama bisa terjadi pada mereka. Kalau demikian bagaimana rasanya. Ketika Sukarno memerintahkan untuk mengejar dan menghabisi Kahar Muzzakar dan Kartosuwiryo; dia (Sukarno) tidak merefleksikan bagaimana kalau posisi dia ditukar dengan lawannya. Diakhir hayatnya Sukarno diisolasi sampai mati. Suatu hal yang mungkin tidak terpikirkan ketika dia menumpas DI TII.

Banyak pelaku tindak kejahatan yang bisa lolos, baik itu karena kekuasaanya, kecerdikannya atau karena kebetulan. Tetapi apakah anda pikir akan lolos dalam arti yang sebenar-benarnya? Alam ini adil, artinya antara perbuatan dan hasilnya mempunyai keterkaitan. Ini adalah aksioma dasar dan bisa dibuktikan dengan prove by exhaustion. Adil artinya: hutang gigi dibayar gigi, hutang mata dibayar mata, hutang nyawa dibayar nyawa. Oleh sebab itu kalau anda tidak bersedia membayar apa yang anda lakukan maka jangan membunuh. Perlu diingat bahwa suatu kejahatan hanya bisa ditutupi oleh kejahatan lainnya. Oleh sebab itu hutang bisa menjadi semakin menumpuk jika ada usaha menutupinya. Hanya ada satu cara menangkalnya: jangan memulainya. Kalau sudah terjadi, sadarlah dan berhenti. Hari pertanggungan jawab pasti ada, secara aksioma. Oleh sebab itu pembunuhan yang sempurna itu tidak ada. Kejahatan yang sempurna itu tidak ada. Berhati-hatilah.
Jakarta 2 November, 2008


Disclaimer: tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai anjuran untuk melakukan kejahatan, tidak juga sebagai pengetahuan untuk melakukan kejahatan. Tulisan ini dimaksudkan sebagai bacaan hiburan saja.

Saturday, November 1, 2008

KATA BIJAK DAN SITIRAN UNTUK DIRENUNGKAN

UNTUK DI RENUNGKAN

Undang-Undang Penjaminan Simpanan/Deposit
Pernyataan di LPS:
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan dan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2008 tentang Besaran Nilai Simpanan yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan, sejak tanggal 13 Oktober 2008, nilai Simpanan yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank paling banyak Rp2.000.000.000,- (dua miliar rupiah).

Kesimpulan:
1. Pemerintah tidak menjamin nilai riil uang anda agar supaya tetap. Hanya nominalnya saja yang tetap. Zimbabwe, Bosnia, Jerman Weimar, Indonesia (tahun 1964-66) dan banyak negara di masa lalu telah membuktikannya.

2. Pemerintah tidak mengatakan bahwa deposit anda tidak akan dibekukan. Uang anda akan utuh di bank tetapi tidak bisa diambil kalau pemerintah memutuskan untuk dibekukan. Argentina telah membuktikannya.


Resep Kekuasaan dari Seorang Banker
Permit me to issue and control the money of a nation, and I care not who makes its laws. -- Mayer Amschel Rothschild, International Banker


Resep John Maynard Keynes Untuk Politikus
The best way to destroy the capitalist system is to debauch the currency. By a continuing process of inflation governments can confiscate, secretly and unobserved, an important part of the wealth of their citizens.-- John Maynard Keynes

Kalau ada pihak yang mau melakukan hedging terhadap mata uang, sebut mereka dengan nama yang buruk, yakni Spekulator seperti Index Speculator.


Arti Orang Bijak
Orang bijak pakai bensin bersubsidi
Sudah bayar pajak kok......, harus dapat fasilitas dan imbalan dong!!

Arti Ketahanan Ekonomi Dunia
"The fate of the world economy is now totally dependent on the growth of the U.S. economy, which is dependent on the stock market, whose growth is dependent on about 50 stocks, half of which have never reported any earnings."
(former Federal Reserve Chairman Paul Volcker, September 1999)


Makna Demokrasi
Hasil Pilkada DKI:
Pemilih Terdaftar: 5.719.285
Fauzi Bowo: 2.010.545 (35.1%)
Adang: 1.467.737 (25.7%)
Tidak Memilih: 2.241.003 (39.2%)
Pemenangnya Kursi Kosong. Kenapa Fauzi Bowo jadi gubernur?

Makna Keadilan
Gigi dibayar gigi
Mata dibayar mata
Hutang Nyawa dibayar nyawa,
Hutang Emas dibayar emas dengan jumlah sama
Hutang pencemaran nama baik dibayar dengan pencemaran nama baik

Tetapi.., pengADILan menetapkan bahwa TIME harus bayar Rp 1 triliyun kepada pak Harto untuk hutang pencemaran nama baik..., (mungkin peradilan harus ganti nama menjadi per-TIDAK-ADIL-an)

Demokrasi dan Pajak
Oman, Qatar, Kuwait, Arab Saudi punya persamaan bahwa disana tidak ada pajak dan tidak ada pemilihan umum.

Untuk warga negara US, mereka wajib membayar pajak US dimana saja mereka tinggal dan cari nafkah dan walaupun sudah menanggalkan kewarganegaraan US nya masih harus terus membayar pajak sampai 10 tahun.

QUOTES POLITIK DAN EKONOMI
Imam Semar
(pengelola Blog EOWI):
Democracy is a government by the people, of the people, to fool the people


Mark Twain
(a.k.a Samuel Langhorne Clemens humoris, satiris, pengajar dan penulis):
There are lies, damn lies and statistics


James Madison
(founding father dan presiden USA):
History records that the money changers have used every form of abuse, intrigue, deceit, and violent means possible, to maintain their control over governments, by controlling money and its issuance


Thomas Jefferson
(founding father dan presiden USA):
"I predict future happiness for Americans if they can prevent the government from wasting the labors of the people under the pretense of taking care of them and the issuing power (of money) should be taken from the banks and restored to the people, to whom it properly belongs"


Joseph Goebbels
(mentri propaganda Nazi):
If you tell a lie big enough and keep repeating it, people will eventually come to believe it. The lie can be maintained only for such time as the State can shield the people from the political, economic and/or military consequences of the lie. It thus becomes vitally important for the State to use all of its powers to repress dissent, for the truth is the mortal enemy of the lie, and thus by extension, the truth is the greatest enemy of the State.”


Imam Semar
(pengelola blog EOWI):
“Ada penipu kecil, penipu ulung, politikus dan Cut Zahara Fonna”

Disclaimer: Ekonomi (dan investasi) bukan sains dan tidak pernah dibuktikan secara eksperimen; tulisan ini dimaksudkan sebagai hiburan dan bukan sebagai anjuran berinvestasi oleh sebab itu penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang diakibatkan karena mengikuti informasi dari tulisan ini. Akan tetapi jika anda beruntung karena penggunaan informasi di tulisan ini, EOWI dengan suka hati kalau anda mentraktir EOWI makan-makan.